Kasus Chromebook Penuang Dugaan Korupsi Nadiem Anwar Makarim: Ganis Bongkar Pertemuan dengan Google
Dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook, saksi utama mengakui adanya pertemuan pimpinan Google dengan terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Ganis Samoedra Murharyono, Strategic Partner Manager Google for Education, menjadi saksi yang menonjol dalam kesaksiannya.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja menteri guna membahas tindak lanjut kerja sama Google for Education. Saksi ini menyatakan bahwa pimpinan Google yang menemui Nadiem adalah Colin Marson, Head Of Education Asia Pacific, dan Putri Ratu Alam, Head Public Policy dan Government Relations.
Ganis menyebut pertemuan tersebut berlangsung pada beberapa kesempatan. "Ada. Setahu saya adalah Colin Marson dan Ibu Putri Alam," ujar Ganis menjawab pertanyaan jaksa.
Colin Marson dan Bu Putri Ratu Alam melobi bertemu dengan Nadiem, menurut Jaksa. Pertemuan itu kemudian dilanjutkan dengan pertemuan lain di luar kementerian, dimana Ganis meminta koordinasi dengan seseorang bernama Ibrahim Arief atau Ibam.
Dalam pertemuan lanjutan itu, Ganis menyebut telah dibicarakan langkah survei atau due diligence ke sekolah-sekolah yang menggunakan Chromebook. Dia juga mengakui adanya penyerahan spesifikasi teknis terkait penggunaan Chrome OS.
"Gaduhnya, ada spesifikasi teknis betul," ucap dia.
Dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook, saksi utama mengakui adanya pertemuan pimpinan Google dengan terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Ganis Samoedra Murharyono, Strategic Partner Manager Google for Education, menjadi saksi yang menonjol dalam kesaksiannya.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja menteri guna membahas tindak lanjut kerja sama Google for Education. Saksi ini menyatakan bahwa pimpinan Google yang menemui Nadiem adalah Colin Marson, Head Of Education Asia Pacific, dan Putri Ratu Alam, Head Public Policy dan Government Relations.
Ganis menyebut pertemuan tersebut berlangsung pada beberapa kesempatan. "Ada. Setahu saya adalah Colin Marson dan Ibu Putri Alam," ujar Ganis menjawab pertanyaan jaksa.
Colin Marson dan Bu Putri Ratu Alam melobi bertemu dengan Nadiem, menurut Jaksa. Pertemuan itu kemudian dilanjutkan dengan pertemuan lain di luar kementerian, dimana Ganis meminta koordinasi dengan seseorang bernama Ibrahim Arief atau Ibam.
Dalam pertemuan lanjutan itu, Ganis menyebut telah dibicarakan langkah survei atau due diligence ke sekolah-sekolah yang menggunakan Chromebook. Dia juga mengakui adanya penyerahan spesifikasi teknis terkait penggunaan Chrome OS.
"Gaduhnya, ada spesifikasi teknis betul," ucap dia.