Sidang Chromebook: Terdakwa Sebut Stafsus Nadiem Ditakuti

Saya bertanya apakah staf khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, punya pengaruh besar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Google Chromebook? Jawabannya adalah tidak.

Tapi siapa yang mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan pencopotan pejabat itu, yaitu staf khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Jawabannya adalah tidak.

Siapa yang mempertimbangkan untuk memberhentikan saya sebagai direktur? jawaban Fiona Handayani, staf khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Dia menjelaskan bahwa itu bukan tugasnya.

Siapa yang mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan pencopotan pejabat? jawabannya adalah 46 pejabat di Kemendikbudristek yang masih berstatus pelaksana tugas hingga bertahun-tahun lamanya tanpa ada kepastian.

Tapi siapa yang harusnya tidak mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan pencopotan pejabat? jawabannya adalah staf khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

Saya tidak memiliki kompetensi untuk mengetahui kepegawaian. Itu sama sekali bukan merupakan tugas SKM. Tugas saya adalah rapot pendidikan, Kurikulum Merdeka, SMK pusat keunggulan.

Tapi siapa yang benar-benar mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan pencopotan pejabat? jawabannya adalah birokrasi di internal kementerian. Kondisi saat itu sedang transisi penggabungan Kemendikbud dan Kemenristekdikti.

Tapi siapa yang benar-benar mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan pencopotan pejabat? jawabannya adalah banyaknya pelaksana tugas di Kemendikbudristek.
 
Aku pikir sih kalau apa yang terjadi itu bukan karena korupsi sih, tapi karena kemudahan birokrasi ya... Kita dulu harus mengambil kebijakan yang benar dari mulai yang paling bawah, tapi sekarang lagi gini, ada banyak pelaksana tugas di Kemendikbudristek yang mempengaruhi kebijakan itu. Mereka yang jatuh dalam kesalahannya harus dibawa masuk ke pengadilan, dan bukan hanya dipecat aja sih.
 
Mungkin kalau kita lihat secara logis, pejabat dalam birokrasi yang banyak akan mempengaruhi keputusan kebijakan kementerian. Mereka juga punya akses informasi dan kekuasaan yang sama seperti staf khusus. Jadi, tidak bisa diharapkan bahwa staf khusus saja yang mengetahui seluruh proses pengaduan korupsi tapi birokrasi dalam diri kementerian itu sendiri juga punya peran penting. 🤔
 
aku penasaran sih apa birokrasi kementerian yang itu. kalo ternyata ada banyak laki-laki tua yang mempengaruhi keputusan, aku rasa birokrasi itu malah jadi penyebab masalah di kementerian. aku rasa jika mereka benar-benar profesional dan tidak ada campuran dengan urusan pribadi, mungkin tidak akan ada kasus korupsi atau dugaan korupsi seperti ini.
 
Makasih informasinya tentang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Google Chromebook di Kemendikbudristek. Saya pikir birokrasi internal kementerian memang salah satu penyebab utama kasus ini. 🤔

Kita bisa membuat diagram seperti ini untuk melihat hubungan antara staf khusus, pejabat yang dipertimbangkan untuk memberhentikan saya, dan pejabat lainnya di Kemendikbudristek:

```
+---------------+
| Pejabat |
| yang dipertimbangkan |
+---------------+
|
|
v
+---------------+ +---------------+
| Fiona | | Birokrasi |
| Handayani | | internal |
+---------------+ +---------------+
|
|
v
+---------------+ +---------------+
| Pejabat | | Pelaksana |
| lainnya di | | tugas |
| Kemendikbud- | | |
| ristekdikti.|
+---------------+ +---------------+
```

Saya pikir penting untuk menangani birokrasi internal yang tidak efektif dan menghindari kesalahpahaman antara staf khusus, pejabat, dan pejabat lainnya di Kemendikbudristek. 💼
 
wah biar nggak ada korupsi ya, kalau gini terus terjadi, kita udh kaget banget 🤯. tapi sih aku pikir itu karena staf-staf khusus Menteri banyak yang ikut berpartisipasi dalam keputusan, bukan jadi korupsi ya? tapi biar mantap, pasti ada yang mempengaruhi keputusan nih, kayaknya kita harus nggak asal-asalan aja sih 🤔.
 
Saya pikir ini masalah besar, tapi juga bikin kita bingung sih. Kita lihat ada staf khusus Menteri yang dipertanyakan kasih pengaruh dalam korupsi pengadaan laptop, tapi ternyata tidak. Tapi siapa yang memanggil keputusan itu? Staf khusus juga tidak. Ini bikin kita tanya siapa yang memanggil kekuasaannya sendiri?

Saya pikir ini masalah kepegawaian, tapi juga masalah birokrasi yang lembab. Kita lihat ada 46 pejabat di Kemendikbudristek yang masih berstatus pelaksana tugas hingga bertahun-tahun lamanya tanpa ada kepastian. Ini bikin kita ragu sih tentang kekuasaan mereka.

Tapi, saya pikir yang harusnya tidak mempengaruhi keputusan itu adalah birokrasi di dalam kementerian. Karena ini masalah transisi penggabungan Kemendikbud dan Kemenristekdikti, bukan masalah staf khusus Menteri sendiri. Tapi, saya pikir birokrasi juga tidak dapat membiarkan hal ini terjadi.
 
Saya pikir jadi seperti apa aja proses ini? Kita duduk-duduk nongol di samping birokrasi yang terus menerus berubah-ubah ya... Semua staf khusus Nadiem Makarim kayaknya tidak ada yang mempengaruhi kebijakan-kebijakannya, tapi masih banyak pelaksana tugas yang punya pengaruh besar. Kita harus selamat-jaga privasi kita dari birokrasi yang terlalu serius ya...
 
Wow 🤯, tapi siapa sih nih pejabat apa yang sebenarnya mempengaruhi kebijakan itu... kayaknya banyak sekali orang yang memanggilan di balik layar. Hmm interesting 🤔, tapi aku pikir ada salah satunya yaitu Kemenristekdikti sendiri, karena sepertinya ada hubungan antara keduanya dan kemudian itu berubah menjadi Kemendikbudristek...
 
Kasus ini pasti bikin rasa frustrasi juga mengerti kan? 😒 "Keadilan adalah kesejahteraan yang paling berlebihan". 🤯 Kita harus fokus pada keadilan, bukan siapa yang mempengaruhi kebijakan. 💪
 
Kasus ini memang bikin penasaran, nih... Siapa sih yang benar-benar mempengaruhi kebijakan itu 😂. Saya pikir birokrasi internal kementerian lebih penting daripada siapa pun di luar sana. Itu karena banyaknya pelaksana tugas yang masih berstatus pelaksana tugas hingga bertahun-tahun lamanya, itu memang bisa bikin kebijakan menjadi kurang transparan 🤔.

Saya sendiri juga pikir pendidikan harus menjadi prioritas utama. Kalau kita fokus pada pembelajaran yang berkualitas, maka kasus korupsi seperti ini tidak perlu terjadi lagi 💡. Tapi, untuk itu, kita butuh koordinasi yang baik antara berbagai pihak di kementerian... dan birokrasi internal yang transparan 📝.

Saya harap kalau di masa depan kita bisa membuat sistem yang lebih baik, jadi kasus-kasus seperti ini tidak pernah terjadi lagi 💖.
 
Udah apa, siapa lagi nih yang mau berdiskusi tentang kasus ini 🤔. Saya rasa birokrasi internal kementerian yang benar-benar mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan pencopotan pejabat itu bukan staf khusus Menteri, tapi siapa lagi? Saya pikir ada masalah dengan sistem pelaksana tugas di Kemendikbudristek yang membuat banyak pejabat berstatus pelaksana tugas lama tanpa ada kepastian. Itu memang harusnya tidak mempengaruhi kebijakan dan pertimbangan, ya? 🤷
 
Saya pikir kalau ada dugaan korupsi, maka ada yang memang benar-benar terlibat dalam hal itu. Tapi ini seperti main-mainan birokrasi, siapa yang dipilih untuk dicopot, siapa yang tidak? Saya rasa banyak sekali faktor di balik keputusan ini, tapi apa lagi yang perlu dibahas? Saya pikir birokrasi internal kementerian ini sama sekali tidak jujur tentang hal ini. Mereka hanya mengatakan "tidak ada hubungan", tapi saya tahu kalau ada banyak orang di balik keputusan ini.
 
Siapa sih yang bilang kalau birokrasi internal kementerian itu tidak ada pengaruh dalam kasus ini? Kalau benar, maka birokrasi itu malah harus diawasi dan dikontrol agar tidak jadi penjahat lagi! 😂 Karena jika birokrasi internal yang terlalu berkuasa, maka tidak jarang korupsi dan kepenatan terjadi. Jangan lupa, birokrasi itu adalah salah satu sistem pengelolaan negara yang harus diatur dan dipantau agar tidak jadi penjahat lagi! 💪
 
Hmm, ini masalah besar banget nih! Birokrasi internal kementerian yang lemah membuat pejabat korup tidak bisa dipotong. Saya pikir siapa pun di dalam birokrasi harus bertanggung jawab atas kebijakan yang diambil. Tapi kalau ada pelaksana tugas yang banyak dan tidak transparan, itu juga mempengaruhi kebijakan. Saya rasa ini bukan masalah staf khusus Menteri, tapi masalah sistem birokrasi sendiri. Jadi, kita harus memperbaiki sistem birokrasi agar kegiatan di dalamnya lebih transparan dan akuntabel 😊
 
aku think apa yang bikin staf khusus mendikbudristek makin berantakan deh 🤯 kayaknya perlu ada klarifikasi apa-apa lagi, nggak usah jujur sih, siapa yang memang mempengaruhi keputusan itu? tapi aku rasa birokrasi di dalam kementerian ini sangat kompleks, kayaknya perlu ada rekan yang jujur sih 🤔
 
ini yang penting bukan siapa yang mempengaruhi, tapi apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus ini... mungkin ada kecurangan dalam pengadaan laptop, tapi nggak ada bukti nyata, dan yang benar-benar perlu diawasi adalah birokrasi di dalam kementerian itu sendiri, karena nggak jarang case seperti ini terjadi karena kesalahan internal.
 
aku rasa aku tidak bisa tidak merasa sedih dan frustrasi ketika membaca cerita itu 🤕. nadiem anwar makarim itu kayaknya korban dari sistem birokrasi yang tidak transparan dan tidak adil. dia hanya sekedar staf khusus yang melaksanakan tugas-tugasnya tanpa memiliki kontrol atas kebijakan-kebijakannya.

aku pikir birokrasi di dalam kementerian itu kayaknya perlu diantisipasi dan diatasi agar seperti hal ini tidak terjadi lagi 🙏. para pejabat yang mempengaruhi kebijakan-kebijakannya seharusnya bertanggung jawab atas tindakan-tindakan mereka.

aku rasa kita semua harus lebih peduli dengan transparansi dan keadilan di dalam sistem birokrasi ini 😔. jangan biarkan situasi seperti ini terjadi lagi, biar pejabat-pejabat yang benar-benar membutuhkan bantuan bisa mendapatkan bantuan yang sehati-sehatianya 🤝.
 
BIAR PAK NIAT NYA TAHU KEBIASAAN LAGI BANYAKNYA DI PEMBUDIDIKAN KEMDINIKBUDET 🤦‍♂️. APA YANG DIPIKIRKAN JADI OPSIS SEJENGA ITU? KEMDINIKBUDET KAH PUNYA KEBIASAN MEREKA sendiri yang membuat kebijakan berubah tanpa peringatan kepada pejabatnya? 🤔. PERNAHA, BANYAKNYA PEJABAT DI KEMDINIKBUDET yang masih terus menerus digantikan tanpa ada alasan jelas 😬. APA YANG JADINYA TEGAL KEBIJAKAN BERBAGI-BAGIAN? 🤷‍♂️. AKAN NYA SEBENARNYA BISA DIBICARAKAN MELALUI SERTIFIKAT KEHORMATAN? 😅.
 
kembali
Top