Presiden RI Prabowo Subianto telah menyerahkan bonus untuk atlet peraih medali di SEA Games 2025. Ia berpesan agar penghargaan kepada pahlawan olahraga harus dihargai secara nyata, bukan hanya dengan ucapan terima kasih.
Kontingen Indonesia berhasil meraih 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu di SEA Games 2025, sehingga menjadi runner-up. Ini melebihi target dari Kemenpora RI yakni 80 emas dan posisi tiga besar.
Pemerintah memberikan bonus kepada para atlet sebagai bentuk penghargaan. Untuk perorangan, penerima medali emas mendapat Rp1 miliar, lalu perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta. Sedangkan untuk atlet ganda, penerima medali emas diberi Rp800 juta, medali perak Rp252 juta, dan medali perunggu Rp126 juta.
Bonus juga diterima oleh pelatih. Perorangan/ganda menerima Rp300 juta untuk emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu. Sedangkan, pelatih beregu mendapat Rp400 juta untuk emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan kepada atlet tidak boleh berhenti pada ucapan terima kasih semata. Jerih payah mereka yang mengharumkan nama bangsa harus dihormati dan dihargai secara nyata. "Jangan hanya terima kasih, gampang terima kasih, tapi kita benar-benar hormati, hargai jerih payah Saudara," ujar Prabowo.
Demikian pula, Presiden juga mengingatkan agar perjuangan atlet di ajang apa pun layak diberi penghargaan nyata. Ia berharap bahwa bonus yang diterima oleh atlet dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berjuang dan mencapai kesuksesan lebih lanjut.
Kontingen Indonesia berhasil meraih 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu di SEA Games 2025, sehingga menjadi runner-up. Ini melebihi target dari Kemenpora RI yakni 80 emas dan posisi tiga besar.
Pemerintah memberikan bonus kepada para atlet sebagai bentuk penghargaan. Untuk perorangan, penerima medali emas mendapat Rp1 miliar, lalu perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta. Sedangkan untuk atlet ganda, penerima medali emas diberi Rp800 juta, medali perak Rp252 juta, dan medali perunggu Rp126 juta.
Bonus juga diterima oleh pelatih. Perorangan/ganda menerima Rp300 juta untuk emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu. Sedangkan, pelatih beregu mendapat Rp400 juta untuk emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan kepada atlet tidak boleh berhenti pada ucapan terima kasih semata. Jerih payah mereka yang mengharumkan nama bangsa harus dihormati dan dihargai secara nyata. "Jangan hanya terima kasih, gampang terima kasih, tapi kita benar-benar hormati, hargai jerih payah Saudara," ujar Prabowo.
Demikian pula, Presiden juga mengingatkan agar perjuangan atlet di ajang apa pun layak diberi penghargaan nyata. Ia berharap bahwa bonus yang diterima oleh atlet dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berjuang dan mencapai kesuksesan lebih lanjut.