Sembilan Pengadaan Fiktif Demi Target Bisnis di Telkom Bikin Negara Boncos Rp 464,9 M

Pengadaan fiktif yang dilakukan oleh PT Telkom dalam beberapa tahun terakhir adalah contoh modus korupsi yang sangat kasar. Sejumlah perusahaan, termasuk anak perusahaan Telkom, telah berusaha untuk mencapai target bisnis dengan cara menggunakan sistem pengadaan palsu.

Pengadaan fiktif ini melibatkan pembuatan proyek palsu yang kemudian dicatat sebagai pemenuhan target bisnis. Contohnya adalah kerja sama Telkom dengan PT Japa Melindo Pratama, yang mengaku kekurangan modal untuk pengadaan material dan diakui oleh Telkom untuk memberikan pembiayaan kepada perusahaan tersebut melalui PT MDR Indonesia sebagai mitra pelaksana. Namun, Telkom bukan lembaga pembiayaan sehingga membuat skema tersebut ilegal.

Dari skema ini, Telkom mencairkan Rp 55 miliar untuk pengadaan material pada PT Japa Melindo, namun perusahaan tidak dapat mengembalikan dana tersebut. Kerugian negara dari proyek ini mencapai Rp 113.986.104.600.

Modus serupa juga terjadi dengan kerja sama fiktif dengan PT Ata Energi. Telkom membuat kontrak pengadaan yang diakui sebagai pemenuhan target bisnis, namun perusahaan tidak dapat membayar kembali pembiayaan yang diterima dari Direktur Utama August Hoth Mercyon Purba.

Dalam skema ini, PT Ata Energi gagal melunasi Rp 113.986.104.600, meningkatkan kerugian negara menjadi Rp 464.9 miliar selama 2016-2019.

Sementara itu, para terdakwa didakwa memperkaya diri sendiri atau korporasi dengan total nilai Rp 464.9 miliar. Para terdakwa melibatkan beberapa individu dari internal dan eksternal Telkom, termasuk Direktur Utama PT Japa Melindo, Direktur Utama PT Ata Energi, seorang pengendali PT Fortuna Aneka Sarana dan PT Bika Pratama Adisentosa.

Keberadaan modus korupsi yang melibatkan pembuatan proyek palsu ini menandakan terdapat korupsi besar-besaran di perusahaan telekomunikasi.
 
aku pikir kayaknya kriminalitas ini bukan hanya tentang korupsi, tapi juga tentang ketidaktransparansi dan kurangnya kontrol internal di Telkom. jadi, salah satu yang menjadi target utama bukanlah hanya korupsi, tapi juga tentang bagaimana cara untuk mengubah sistem yang tidak transparan itu agar bisa lebih baik nanti.

aku rasa penting buat kita berusaha membantu masyarakat Indonesia untuk terbiasa dengan transparansi dalam pengadaan dan bisnis. jadi, kalau ada perusahaan yang terlibat dalam skema korupsi, mereka harus dihukum, tapi juga harus ada contoh bagi mereka yang ingin melakukan hal yang benar.

aku pikir ini adalah kesempatan besar buat kita berinventar dan menciptakan sistem baru yang lebih baik. jadi, mari kita fokus pada bagaimana cara untuk meningkatkan transparansi dan kejujuran di bisnis dan pengadaan nanti. ๐Ÿ˜Š
 
ini kalau pengadaan fiktif Telkom bikin kerugian negara begitu besar, nggak bisa dibiarkan sembari biar saja orang-orang yang berkenan dengan system korupsi terus punya keuntungan. salah satu contoh di atas PT Japa Melindo dan PT Ata Energi kayaknya harus dihukum lebih keras, karena jumlah kerugian negara yang besar itu. apa pun tujuan mereka sih hanya nge-pangsa uang negara aja, nggak ada tujuan yang baik-baik.
 
๐Ÿ™„ Makasih kalau telur jaga ditemukan, kayaknya korupsi di telekom itu gak akan main-main lagi ๐Ÿ˜’. Siap-siap aja kerugian negara dari proyek-proyek palsu ini, siapa tahu gak ada lagi skema yang serupa ya? ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
Aku pikir ini bikin bangga sekali pemerintah Indonesia banget, khususnya kantor keuangan yang punya kemampuan untuk menangkap kasus-kasus korupsi yang melibatkan perusahaan besar like Telkom. Aku rasa ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia untuk tidak melakukan hal yang sama lagi. Tetapi, aku masih penasaran, siapa yang terakhir tahu kontrak pengadaan palsu itu? Apakah ada yang benar-benar salah sasaran atau apakah ada yang hanya ingin memanfaatkan kesempatan? Aku harap di masa depan, korupsi ini bisa diminimalkan sehingga kita semua bisa merasa aman dan yakin dengan sistem keuangan kita ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Sudah waktunya PT Telkom untuk mengakui kegagalan dalam pengelolaan biaya dan memastikan bahwa semua proyek yang dilakukan tidak hanya berfokus pada target bisnis, tapi juga benar-benar perlu dan dapat dipenuhi dengan cara yang sah. Skema fiktif ini bukan hanya korupsi, tapi juga mengancam kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan telekomunikasi. Kita harus menunggu untuk melihat bagaimana PT Telkom akan mengatasi masalah ini dan memperbaiki sistem pengelolaannya ๐Ÿ’ก๐Ÿ‘
 
Aku jelas bingung banget sama modus korupsi ini ya... Bagaimana bisa perusahaan besar seperti Telkom bisa melakukan hal seperti ini? Semua bukti sudah terbuka, tapi masih banyak orang yang tidak percaya bahwa Telkom dan anak-anaknya bisa melakukan hal ini. Aku rasa ini adalah contoh dari sistem korupsi yang ada di Indonesia yang memungkinkan hal-hal semacam ini terjadi. Tapi kenapa lagi? Apakah kita semua tidak peduli dengan kebenaran? Apakah kita semua hanya ingin menutup mata dan berlari? Aku jadi merasa sangat frustrasi dan marah, tapi aku juga sadar bahwa aku harus tetap tenang dan cari solusi yang tepat. Tapi aku nggak bisa tidak merasa sedih dan kecewa dengan hal ini... Ini adalah contoh dari bagaimana sistem korupsi dapat mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan. ๐Ÿคฏ๐Ÿ˜ก
 
Pokoknya, kejahatan ini bikin kita bangga dengan pihak kepolisian yang sudah menangkap banyak pejabat yang jujur-jujur korupsi ini. Tapi, kita harus ingat bahwa korupsi ini bukan hanya tentang pejabat-pejabat saja, tapi juga tentang sistem yang lemah dan tidak efektif. Kita perlu memperbaiki sistem ini agar tidak ada lagi kejahatan seperti ini terjadi di masa depan. ๐Ÿค•๐Ÿ’ก
 
Wah, kalau lihat skema fiktif Telkom itu pasti bikin penasaran sih... Tapi sayangnya yang bikin penasaran bukan karena ingin tahu bagaimana cara kerjanya, tapi karena siapa-siapa yang ikut terlibat di dalam modus korupsi ini. Kalau perusahaan tidak bisa mengembalikan uang negara itu, berarti orang-orang yang terdakwa pasti punya koneksi yang kuat dengan pemerintah atau something... Tapi jangan bikin sih penasaran tentang koneksi yang ada di balik skema ini. Yang jelas, skema ini bisa mengguncang perhatian kita semua dan membuat kita berpikir, apakah ada orang lain yang ikut terlibat dalam modus korupsi seperti ini? ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Wow ๐Ÿคฏ, kayaknya korupsi di Indonesia serius banget! 55 miliar rupiah yang dibelanjai oleh Telkom untuk proyek palsu itu, padahal tidak ada proyek sebenarnya, itu sama saja dengan mencuri negara. Dan kerugian negara dari proyek ini mencapai Rp 113.986.104.600, itu tidak bisa dipernahkan! Modus korupsi seperti ini harus dihentikan dengan cepat dan tegas ๐Ÿšซ.
 
Wah, bikin kekecewa banget sih! Proyek Telkom yang bukan ada tujunya hasilnya kaya gini... Rp 468 miliar kerugian negara! Siapa yang mau bekerja dengan proyek palsu? Itu nggak bijak dan tidak adil. Selama ini, kita already kenal tentang korupsi besar-besaran di negara ini, tapi kabar-kabar seperti ini masih bikin rasa tidak nyaman. Kita harap insiden seperti ini bisa jadi pelajaran bagi semua orang yang berusaha bisnis di Indonesia ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ๐Ÿ’ธ
 
aku sedih banget ketahuin skema korupsi yang dilakukan oleh telkom, rasanya membuat banyak korban dan kerugian bagi negara ๐Ÿค•. skema ini memang sangat kasar, kalau punya modal orang lain sengaja diambil tanpa harus membayar kembali ๐Ÿ˜ก. tapi apa yang bisa kita lakukan? hanya duduk diam dan menunggu hukuman dari pihak yang berwenang? aku rasa lebih baik jika semua orang tahu tentang skema ini, agar bisa membantu mencegah kejahatan seperti ini terjadi lagi di masa depan ๐Ÿ’ก.
 
Haha, serius nih... Telkom kayaknya punya banyak pengalaman dalam membuat proyek palsu ๐Ÿคฃ. Bayangin aja, mereka bikin proyek palsu dan kemudian dicatat sebagai proyek asli ๐Ÿ˜‚. Sementara itu, korupsi yang dialami negara ini masih terus berlanjut... Makasih Telkom sudah bisa membuat kerugian negara menjadi Rp 464,9 miliar ๐Ÿค‘. Siapa bilang Telkom tidak punya kecerdasan? Haha ๐Ÿ˜‚.
 
Gue pikir kalau PT Telkom harus lebih transparan dalam pengadaannya, gak bisa dipungut dana yang banyak dengan cara seperti ini ๐Ÿค‘. Bisa jadi ada lagi perusahaan yang terlibat dalam skema korupsi ini dan saya tidak ingin melihat perusahaan-perusahaan kecil di Indonesia yang harus mengalami kerugian karena ini ๐Ÿ˜”. Gue sarapan dengan ide agar PT Telkom harus lebih bertransparan dalam pengadaannya sehingga masyarakat bisa yakin bahwa dana yang digunakan untuk proyek-proyek mereka adalah dari sumber yang sah ๐Ÿ“.
 
Gue pikir gini, kalau korupsi seperti ini bisa terjadi di telkom, maka tentunya ada kesalahan dalam sistem pengelolaan yang harus dibahas dan diperbaiki. Gue rasa ini bukan hanya korupsi perusahaan saja, tapi juga kekurangan kompetensi yang dimiliki oleh beberapa individu yang terlibat dalam skema tersebut. Yang penting adalah negara ini membutuhkan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi dalam pengelolaan sumber daya, sehingga kita bisa menghindari hal seperti ini di masa depan ๐Ÿ˜Š
 
Pokoknya, siapa tahu apa yang terjadi dengan dana tersebut? ๐Ÿค” PT Telkom memang sudah banyak berusaha untuk mencapai target bisnis, tapi cara mereka yang tidak jelas punya masalah besar banget. Kalau bukan modus korupsi, apa lagi yang bisa dipikirkan dari hal ini? ๐Ÿค‘ Mereka bikin proyek palsu dan kemudian dicatat sebagai pengadaan yang sah, kayaknya kalau tidak ada pengecekan lebih lanjut, siapa tahu apa yang terjadi dengan uang tersebut.
 
Pernah pikir apa yang dibawa oleh pemangku kepentingan saja, gak sih? Kalau dilihat dari kerugian negara itu begitu besar, tapi siapa lagi yang ada di baliknya? Mungkin tidak ada bukti pasti, tapi apa jadi kalau kita tebak-tebak? Mungkin ada beberapa perusahaan lain yang juga ikut main dalam skema ini, tapi gak bisa dilihat karena canggihnya sistem keamanan Telkom. Saya udah tahu kalau korupsi sering terjadi di bisnis, tapi ini benar-benar membuat saya bingung...
 
Wow ๐Ÿ˜ฎ, kalau begitu sistem pengadaan yang terbuka itu sudah dipalsukan oleh beberapa perusahaan termasuk anak perusahaan Telkom. Membayangkan aset negara yang banyak hilang karena kesalahan ini sangat mengkhawatirkan. Informasi ini harus dibawa ke pihak yang berwenang dan diinvestigasi lebih lanjut agar tidak terulang lagi.
 
iya aja, aku pikir modus korupsi yang dilakukan oleh Telkom ini bukan cuma kasar aja, tapi jauh lebih buruk! aku sudah bayar tagihan bulanan aku sendiri dan lagi lagi akhirnya aku tidak bisa membayar karena aku punya hutang dari biaya pengadaan material palsu yang aku terima dari PT Japa Melindo Pratama!

aku rasa ini sangat kasar sekali, tapi aku pikir aku harus mengungkapkan hal ini agar orang lain juga tahu tentang modus korupsi ini. dan aku pikir ini bukan cuma Telkom yang masalahnya, tapi banyak perusahaan lain yang juga melakukan hal ini. aku sudah kehabisan uang untuk membayar tagihan teleponku sendiri! ๐Ÿคฏ
 
kembali
Top