RUPSLB BTN Menetapkan Didyk Choiroel sebagai Komisaris, Penyesuaian Susunan Pengurus Berujung pada Kemampuan Industri Perbankan.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), diputuskan untuk mengangkat Didyk Choiroel sebagai Komisaris baru perusahaan. Hal ini ditempuh setelah pemegang saham memilih penyesuaian susunan komisaris yang berujung pada kemampuan dan kepatutan perusahaan.
Penyesuaian pengurus ini telah disepakati oleh Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. Menurut dia, perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan sinergi antar fungsi dengan tujuan meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan strategis.
Pembahasan penyesuaian susunan komisaris juga telah disepakati oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui penilaian uji kemampuan dan kepatutan. Seluruh perubahan ini juga memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Nixon, penyesuaian pengurus akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan nasional. Sementara itu, Didyk Choiroel yang baru saja dinyatakan sebagai Komisaris BTN juga percaya bahwa keputusan pemegang saham ini akan mampu meningkatkan peran Bank Tabungan Negara dalam mempercepat pertumbuhan nasional.
Dengan demikian, susunan komisaris baru BTN adalah:
* Komisaris Utama: Suryo Utomo
* Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
* Komisaris: Fahri Hamzah
* Komisaris: Didyk Choiroel
* Komisaris Independen: Ida Nuryanti
* Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
* Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), diputuskan untuk mengangkat Didyk Choiroel sebagai Komisaris baru perusahaan. Hal ini ditempuh setelah pemegang saham memilih penyesuaian susunan komisaris yang berujung pada kemampuan dan kepatutan perusahaan.
Penyesuaian pengurus ini telah disepakati oleh Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. Menurut dia, perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan sinergi antar fungsi dengan tujuan meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan strategis.
Pembahasan penyesuaian susunan komisaris juga telah disepakati oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui penilaian uji kemampuan dan kepatutan. Seluruh perubahan ini juga memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Nixon, penyesuaian pengurus akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan nasional. Sementara itu, Didyk Choiroel yang baru saja dinyatakan sebagai Komisaris BTN juga percaya bahwa keputusan pemegang saham ini akan mampu meningkatkan peran Bank Tabungan Negara dalam mempercepat pertumbuhan nasional.
Dengan demikian, susunan komisaris baru BTN adalah:
* Komisaris Utama: Suryo Utomo
* Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
* Komisaris: Fahri Hamzah
* Komisaris: Didyk Choiroel
* Komisaris Independen: Ida Nuryanti
* Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
* Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit