Sekjen Demokrat: Ambang Batas Parlemen untuk Penyederhanaan Partai

Sekjen Demokrat Herman Khaeron mengakui ambang batas parlemen masih diperlukan sebagai bagian dari penyederhanaan partai. Menurutnya, urgensinya masih ada karena partai dan fraksinya belum menentukan. Sementara itu, besaran angka ambang batas parlemen hanya harus dibicarakan pembuat undang-undang yakni legislatif bersama eksekutif.
 
Aku pikir ambang batas parlemen lagi menjadi isu di kalangan orang. Kalau ambang batas 500 orang di parlemen, sih aku rasa masih terlalu banyak biar ada kemungkinan kepentingan partai, ya? Tapi sama-sama aja, apa yang penting adalah partai dan fraksinya bisa menentukan urgensinya. Saya paham kalau ambang batas diinginkan untuk menyederhanakan proses pemilihan anggota parlemen, tapi aku khawatir kalau ada ambang batas yang terlalu ketat, maka akan sulit dilakukan koalisi antar partai dan fraksi. Kalo kita bicara dengan legislatif bersama eksekutif, mungkin kita bisa menemukan solusi yang lebih baik untuk ini aja 🤔 [link ke artikel](https://www.kompas.com/read/2023/02/20/1920/712010/mengenai-ambang-batas-perwakilan-dalam-parlemen)
 
"Kesalahpahaman sering kali muncul ketika kita berbicara tentang konsep yang sama, tapi tidak sepenuhnya memahami maknanya 💡" Kita harus lebih teliti dalam membicarakan ambang batas parlemen. Pertanyaannya, bagaimana caranya untuk mencapai kesepakatan antara partai dan legislatif? Mungkin ambang batas yang tepat adalah satu-satunya jalan keluar dari kesalahpahaman ini. Saya rasa kunci di sini adalah mendorong kerja sama yang lebih baik antara pihak-pihak berkepentingan. "Bilanglah apa yang harus dilakukan, bukan apa yang tidak bisa dilakukan" - Albert Einstein 🤔
 
Pertanyaan ambang batas parlemen ini masih terlalu banyak diskusi ga 🤔... Aku pikir kalau sudah ada partai yang besar dan kuat, maka ambang batas parlemen pun tidak perlu lagi dibicarakan, kan? 🙅‍♂️ Sekjen Herman Khaeron benar-benar cerdas banget, tapi aku rasa dia terlalu banyak fokus pada aspek penyederhanaan partai, kayaknya ada yang diabaikan yah... Kalau ambang batas parlemen tidak ada, maka bagaimana caranya mencegah partai besar yang bisa mengontrol semua? 🤝 Saya bayangkan kalau terjadi hal seperti itu, partai-partai lainnya akan merasa kehilangan kebebasan, kan? #DemokrasiSejati #PenyederhanaanPartai #AmbangBatasParlemen
 
Ambang batas parlemen itu masih penting banget, jangan diakui langsung sepele. Nah, Herman Khaeron aja bilang ambang batas itu perlu sebagai bagian dari penyederhanaan partai, tapi nggak bisa salah, di Indonesia ini sudah lama kita punya partai-partai yang kompleks banget. Kalau tidak ada ambang batas, siapa nanti yang jadi kunci utama di parlemen? Aku rasa urgensinya masih ada, tapi kalau kita sederhanakan saja, nggak bakal efektif, kan?

Sekarang, aku pengen lihat pembicaraan ini dilanjutkan lebih lanjut, karena ngerasa ambang batas parlemen ini masih perlu dipertimbangkan. Kalau hanya dibicarakan oleh legislatif bersama eksekutif saja, itu nggak cukup, perlu diimplementasikan juga di prakteknya. Nah, aku rasa ada yang harus meninjau kembali aturan ini, supaya tidak salah arah.
 
Sekjen Demokrat Herman Khaeron benar2 kira ambang batas parlemen masih penting banget buat penyederhanaan partai. Tapi, aku pikir kebersipannya masih bisa diadaptasi untuk masalahnya apa? Ambang batas itu jadi bukan satu-satunya solusi deh. Aku rasa perlu ada strategi lain juga.

Aku think, kalau ambang batas itu hanya dibicarakan pembuat undang-undang (lebih spesifik, parlemen), itu agak seraya, ya? Kalau gini, aku khawatir ambang batas itu bisa jadi semacam 'tampungan' aja. Nah, partai dan fraksinya sudah banyak masalahnya sendiri, apalagi kalau dihitung besarnya kekuasaan.

Aku rasa solusi yang lebih baik, aku kira perlu ada strategi lain untuk memenuhi ambang batas itu, misalnya dengan cara 'penataan' anggota parlemen. Dengan jadwal pemilu yang rutin, misalnya setiap 5 tahun, atau sistem 'penempatan' anggota parlemen di posisi tertentu. Nah, kalau gini, ambang batas itu bisa jadi benar-benar efektif dan tidak lagi menjadi 'tampungan'.
 
🌱 aku pikir ambang batas parlemen itu penting banget ya, tapi aku rasa kapan-kapan kita harus ngerasa nyaman juga dengan cara kerja yang lebih fleksibel. aku tidak paham kenapa masih perlu urgensi tentang hal ini, karena aku pikir sudah lumayan jelas apa yang dimaksud ambang batas parlemen. tapi aku setuju bahwa keduanya harus dibicarakan bersama-sama, karena kalau keduanya terlalu serius, mungkin tidak akan selesai dengan baik. 🤔 aku rasa kita harus fokus pada hal lain, seperti kebersihan udara di Jakarta, yang benar-benar membuat aku khawatir. 🌪️
 
🤔 Ambang batas parlemen ini kayaknya perlu dipertimbangkan lagi, tapi gak bisa juga jadi terlalu besar kan kalau partai makin lemah? Sebenarnya sumber daya yang ada di dalam partai itu bisa digunakan untuk hal lain seperti kegiatan sosial atau pendidikan anak-anak 😊. Dan aku pikir ini bisa menjadi peluang untuk memperkuat partai secara internal, jangan cuma fokus pada eksternal aja kayak gini 🤝. Semoga bisa membuat perubahan yang positif, terutama bagi generasi muda yang ingin berpartisipasi dalam politik 💪
 
Sekjen Demokrat Herman Khaeron bilang ambang batas parlemen masih diperlukan tapi aku pikir kalau sudah pernah ada dia apa yang terjadi? 🤔 Aku suka konsep penyederhanaan partai tapi ambang batas parlemen itu kayak ngeluhin masalah yang sama seperti partai ini udah lama, aku rasa di masa depan kita harus lebih inovatif banget! 💡 Kemudian Herman bilang urgensinya masih ada tapi aku ragu, kalau partai dan fraksinya belum menentukan itu apa kegunaan ambang batas parlemen? 🤷‍♂️ Aku pikir ini bukan tentang ambang batas parlemen tapi tentang keterampilan mengelola partai yang baik.
 
Gue penasaran banget sama konsep ambang batas parlemen nih... gue tahu parlemen di Indonesia sudah ada ambang batas tapi gue nggak paham apa maksudnya sih. Herman Khaeron bilang bahwa ambang batas masih dibutuhkan karena partai dan fraksinya belum menentukan, tapi gue masih ragu nih... apakah itu berarti kita harus membuat aturan yang lebih ketat untuk parlemen supaya mereka tidak terlalu bebas?

Gue juga penasaran banget sama besarnya ambang batas parlemen. Herman bilang bahwa hanya legislatif bersama eksekutif yang bisa membicarakan besarnya ambang batas, tapi gue nggak paham sih... apa arti itu? Apakah itu berarti kita harus membuat aturan yang lebih fleksibel untuk parlemen supaya mereka bisa berekspresi dengan lebih bebas?

Gue rasa gila nih... ambang batas parlemen! gue still need more info 😂
 
kembali
Top