Pantai Jimbaran, salah satu destinasi wisata populer di Bali, dilanda kerusakan parah akibat angin kencang yang terjadi pada dini hari Kamis (8/1). Menurut Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Komang Agus Dharmayana, peristiwa ini menimbulkan kerusakan materiil pada beberapa kafe di area Cafe 9.
Kafe-kafe tersebut adalah Kafe Nyoman, Kafe Lia, Kafe Denas, Kafe Bayang, Kafe Bambu, dan Kafe Jimbaran Beach. "Kerusakan yang terjadi bersifat materiil, dan hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa," kata Kompol I Komang Agus Dharmayana.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jimbaran melakukan koordinasi dengan pengelola kafe serta aparat desa setempat untuk memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Sementara itu, wilayah Denpasar dilanda banjir akibat hujan deras. Sejumlah titik tergenang air, seperti Jalan Bumiayu di Sanur dan Jalan Danau Tamblingan.
Selain itu, beberapa wilayah lain juga terdampak genangan air, seperti Renon, Sumerta Kelod, Dauh Puri Kauh, Dauh Puri Klod, Serangan, dan Panjer. "Lokasi di Jalan Tukad Irawadi sendiri, air menggenang hingga masuk ke dalam rumah warga karena area rumah lebih rendah dari jalan," kata Kompol I Komang Agus Dharmayana.
Jadi, pihak berwenang sedang melakukan upaya pembersihan dan penanganan kerusakan parah akibat angin kencang yang terjadi di pantai Jimbaran.
Kafe-kafe tersebut adalah Kafe Nyoman, Kafe Lia, Kafe Denas, Kafe Bayang, Kafe Bambu, dan Kafe Jimbaran Beach. "Kerusakan yang terjadi bersifat materiil, dan hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa," kata Kompol I Komang Agus Dharmayana.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jimbaran melakukan koordinasi dengan pengelola kafe serta aparat desa setempat untuk memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Sementara itu, wilayah Denpasar dilanda banjir akibat hujan deras. Sejumlah titik tergenang air, seperti Jalan Bumiayu di Sanur dan Jalan Danau Tamblingan.
Selain itu, beberapa wilayah lain juga terdampak genangan air, seperti Renon, Sumerta Kelod, Dauh Puri Kauh, Dauh Puri Klod, Serangan, dan Panjer. "Lokasi di Jalan Tukad Irawadi sendiri, air menggenang hingga masuk ke dalam rumah warga karena area rumah lebih rendah dari jalan," kata Kompol I Komang Agus Dharmayana.
Jadi, pihak berwenang sedang melakukan upaya pembersihan dan penanganan kerusakan parah akibat angin kencang yang terjadi di pantai Jimbaran.