Sejumlah Gerai Alfamart Tutup Sepanjang 2025, Ini Alasannya

Banyak gerai Alfamart tutup di tahun 2025, karena nilai sewa bangunan yang meningkat tajam. Selain itu, pemilik bangunan yang enggan menyewakan lagi tempat ke pihak Alfamart juga menjadi penyebabnya.

Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Solihin, menyatakan bahwa penutupan gerai tersebut tidak disengaja. "Kita tutup gerai lumayan banyak karena tahun lalu juga di tahun 2025," kata dia.

Solihin menjelaskan bahwa nilai sewa bangunan yang meningkat tajam membuat pihak Alfamart sulit untuk mempertahankan beberapa gerai. Penyebab lainnya adalah pemilik bangunan yang enggan menyewakan lagi tempat ke pihak Alfamart.

Namun, Solihin berbicara bahwa penutupan gerai tersebut tidak disengaja dan pihak Alfamart tidak memusingkan hal itu. Sebaliknya, mereka berhasil menambah 1.081 gerai selama Januari-Desember 2025. Jumlah total gerai Alfamart saat ini mencapai 21.120 gerai dengan 170 ribuan karyawan.

Sementara itu, pihak Alfamart telah resmi membuka satu gerai mereka di luar negeri, yakni di Bangladesh pada 27 Januari 2026. Mereka juga menargetkan membuka 100 gerai di Asia dan 800 gerai di dalam negeri sendiri.

Namun, pembukaan gerai baru itu disebut tidak akan berkonsentrasi di area Jakarta atau kawasan sekitarnya. "Saya pasti bisa pastikan di luar Jakarta ya, di luar [Jakarta]. Jakarta ada, tapi kecil lah. Kebanyakan wilayah timur, wilayah tengah [Indonesia]," kata Solihin.
 
Gue rasa ini masuk akal banget, nilai sewa bangunan yang naik sangat mempengaruhi bisnis gerai Alfamart. Saya khawatir kalau pihak Alfamart tidak bisa menyesuaikan diri dengan kemudian ini... tapi gue juga senang sekali ya, 1.081 gerai tambah itu banyak banget! 🤩📈
 
Aku pikir ini masalahnya yang bingung banget, bikin kita semua penasaran apa sumbernya dari kenaikan sewa bangunan yang begitu cepat? Sepertinya banyak pemilik bangunan yang nggak mau menyewakan lagi tempat ke Alfamart. Padahal di masa lalu, Alfamart udah jadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari kita. Sekarang sudah mulai terasa bahwa ini bukan masalah kecil lagi, tapi yang bisa dilakukan apa aja? 🤔
 
Gue penasaran gini, bagaimana caranya Alfamart bisa sukses mempertahankan 21.120 gerai di seluruh negeri? Mungkin karena mereka punya strategi yang tepat dalam menentukan lokasi dan pilihan pasarmu yang tepat, kalau tidak, gue pikir mereka akan kalah sama besar dengan 7-Eleven atau lain-lain ya! 🤔📈
 
Aku pikir itu bagus banget kalau Alfamart tidak kembali membuka banyak gerai di Jakarta. Banyak orang lagi yang ngerasa tergoda untuk membuka bisnis di luar daerah ini, tapi tiba-tibanya semuanya bingung. Aku senang melihat Alfamart berusaha untuk mengembangkan bisnis mereka ke wilayah lain, tapi aku juga khawatir kalau tidak ada seseorang yang mau bantu membantu mereka dalam hal ini. Tapi aku percaya bahwa mereka akan bisa mencapai target mereka.
 
Maaf sih, tapi nggak bisa duduk diam nanti gini, di Jakarta banyak tempat yang lumayan murah banget kayaknya, jadi wajar banget Alfamart mau berpindah ke luar kota... Bangun lebih cepet dan hemat biaya, emang kalau mau jaga 21.120 gerai nggak bisa jaga semua aja 😐
 
Makasih broo, kabar gembira banget dengen Alfamart ngerasa siap-siap aja kalo ingin tutup gerai. Maksudnya, nilai sewa bangunan semakin tinggi, sehingga pihak Alfamart harus ngatur-ngatur. Saya rasa kalau mau bertahan jangka panjang, pihak Alfamart perlu jujur dulu, siapa yang ngerasa siap-siap, langsung tutup gerai aja. Tapi sepertinya pihak Alfamart tidak ingin ngerasa 'mengeluh' tentang ini.
 
Gue penasaran sih apa punya pihak Alfamart di tahun 2025-2026? Mau kita cek asalnya terus apakah itu benar atau tidak? 🤔 Nah, ternyata banyak gerai Alfamart tutup karena nilai sewa bangunan yang naik. Tapi siapa tahu kisah ini bagus untuk memperhatikan nilai sewa bangunan yang ada di Indonesia dan bagaimana caranya kita bisa mengaturnya agar tidak terlalu tinggi? Dan juga gue penasaran sih apa punya pihak Alfamart itu nanti akan membuka 800 gerai di dalam negeri sendiri. Apakah itu benar atau hanya janji yang dibuat? 🤷‍♂️ Gue curiously.
 
Gue pikir kalau Alfamart ini nggak punya rencana apa-apa, cuma mau tertangkap pas value sewanya naik 🤦‍♂️. Gue juga penasaran kenapa mereka punya target 800 gerai di dalam negeri, tapi kemudian bilang gak akan berkonsentrasi di Jakarta? Mungkin karena Jakarta sih udah banyak gerai Alfamart ini dulu, jadi mau ke mana lagi? 🤔 Gue rasa ini cuma permainan untuk meningkatkan nilai sewanya aja, pas gue sedang sibuk belanja 🛍️.
 
Saya pikir pengisian gerai Alfamart yang banyak itu juga membuat konsumen seperti aku kurang nyaman, kalau ga ada stok di gerai terdekat 😊. Mungkin pihak Alfamart harus lihat kembali strategi bisnis mereka, kayaknya tidak cuma fokus pada meningkatkan jumlah gerai saja, tapi juga kualitas layanan dan pelayanan yang lebih baik 🤔.
 
Aku rasa ini tidak terlalu mengejutkan sih kalau gerai Alfamart tutup banyak. Kalau mau tahu benar apa yang tertangkap oleh Alfamart, mungkin harus lihat nilai sewanya dulu. Tapi, aku rasa solusi dari Solihin ini sepele banget... "Tidak disengaja" itu nggak jelas sih. Apa sih makna itu? Kalau tujuannya buat menutup gerai yang nggak susah, maka kalau ada peluang buka lagi, apa lho?
 
Saya jadi penasaran apa yang bikin Alfamart ingin membuka gerai ke luar negeri, gak perlu lagi khusus di Jakarta. Bangladeshi sih jauh banget kan? Bisa dibilang Alfamart udah jauh dari target market mereka sendiri. Mereknya udah sangat kuat di Indonesia, kenapa harus mengejar konsenasi ke luar negeri?
 
Tadi saya liat kabar bahwa banyak gerai Alfamart tutup aja di tahun 2025. Hmm, sepertinya nilai sewa bangunan yang naik sangat berpengaruh. Jika memang begitu, gak bisa disangka lagi. Mungkin ini bukan keputusan dari pihak Alfamart sendiri, tapi juga dari pemilik bangunan yang enggan menyewakan lagi tempat ke Alfamart. Tapi sebenarnya, Solihin katakan bahwa penutupan gerai itu tidak disengaja, aja.

Saya penasaran dengan rencana pihak Alfamart untuk membuka 100 gerai di Asia dan 800 gerai di dalam negeri sendiri. Wajar banget kalau mereka fokus pada wilayah timur dan tengah Indonesia, jadi gak perlu khawatir keseimbangan. Saya harap pihak Alfamart bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik.
 
Aku pikir kalau Alfamart harusnya lebih bijak memilih tempat sewa bangunan, tapi ternyata mereka tidak bisa menyesuaikan diri dengan nilai sewanya yang naik terus. Sayangnya, banyak gerai mereka yang tutup, tapi aku senang melihat mereka berhasil menambahkan gerai lainnya! 1.081 gerai kayak gini sih cukup banyak ya 🤯. Tapi aku rasa solusi terbaiknya adalah mereka harus lebih fokus dalam memilih tempat sewa bangunan yang sesuai dengan nilai jualannya. Jadi, tidak ada gerai yang tutup lagi, kan? 😅
 
Aku rasa nilai sewa bangunan yang naik cepat naik juga harus diwaspadai kalau mau tetap mempertahankan banyak gerai Alfamart. Tapi, sepertinya pihak Alfamart sudah berusaha dengan membuka banyak gerai baru dan totalnya masih cukup banyak. Aku curious siapa yang akan menjadi kunci kesuksesan mereka di luar negeri kayaknya... bangladesh itu bagus ya 😊
 
Wahhhhh, kabar gembira banget! Alfamart masih bisa bertahan dan bahkan membuka gerai baru di luar negeri, yakni Bangladesh 😍! Saya rasa Solihin-solihin itu benar-benar profesional, dia juga bilang bahwa penutupan gerai itu tidak disengaja, tapi jadi lebih baik dari sebelumnya 🤔. Tapi saya rasa, apa yang penting adalah Alfamart masih bisa bertahan dan meningkatkan jumlah gerai-gerainya, itu sudah bagus sekali 💯! Saya yakin Solihin akan membuat keputusan yang tepat untuk menghadapi perkembangan pasar yang cepat 🚀.
 
kembali
Top