Hari ini kita mengingat peristiwa penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, yaitu hari guru nasional dan hari PGRI. 25 November dipilih sebagai hari untuk merayakan dedikasi dan peran para guru di Indonesia.
Dengan lebih teliti lagi, perbedaan antara dua peringatan ini adalah bahwa hari PGRI memiliki sejarah yang panjang sejak ditemukannya organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November tahun 1945. Meskipun begitu, hari PGRI diperingati sejak awal perjuangan kemerdekaan. Sedangkan Hari Guru Nasional baru ditetapkan pada tahun 1994.
Hal yang paling penting dari hari ini adalah penghargaan terhadap para guru dan dedikasinya dalam memajukan pendidikan Indonesia. Bahkan Ki Hajar Dewantara, salah satu tokoh pendidikan Indonesia asal Yogyakarta tersebut dianugerahi gelar Bapak Pendidikan Nasional atas kontribusinya.
Dengan demikian, kita tidak bisa berlebihan menyatakan rasa terima kasih kepada para guru yang telah bekerja keras untuk memajukan pendidikan nasional.
Dengan lebih teliti lagi, perbedaan antara dua peringatan ini adalah bahwa hari PGRI memiliki sejarah yang panjang sejak ditemukannya organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November tahun 1945. Meskipun begitu, hari PGRI diperingati sejak awal perjuangan kemerdekaan. Sedangkan Hari Guru Nasional baru ditetapkan pada tahun 1994.
Hal yang paling penting dari hari ini adalah penghargaan terhadap para guru dan dedikasinya dalam memajukan pendidikan Indonesia. Bahkan Ki Hajar Dewantara, salah satu tokoh pendidikan Indonesia asal Yogyakarta tersebut dianugerahi gelar Bapak Pendidikan Nasional atas kontribusinya.
Dengan demikian, kita tidak bisa berlebihan menyatakan rasa terima kasih kepada para guru yang telah bekerja keras untuk memajukan pendidikan nasional.