Saudi akan Periksa Kesehatan Acak Jemaah Haji, Bisa Dipulangkan

Pihak Arab Saudi akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara acak di bandara kedatangan jemaah haji Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf. Hal ini dilakukan sebagai respons atas evaluasi pemerintah Saudi terhadap tingginya angka kematian jemaah haji asal Indonesia pada musim haji sebelumnya.

Dalam acara media briefing penyelenggaraan haji, Gus Irfan mengatakan bahwa pihak Saudi akan melakukan pemeriksaan secara acak di bandara kedatangan untuk memastikan kesehatan jemaah. Jika dalam pemeriksaan jemaah haji Indonesia memiliki kesehatan yang kurang memadai, nantinya jemaah akan dipulangkan ke negeri asalnya.

Menurut Gus Irfan, ini adalah langkah yang diambil untuk meningkatkan standar kesehatan jemaah haji dan mengurangi angka kematian. Pihak pemerintah Indonesia juga akan melakukan seleksi kesehatan jemaah sejak di dalam negeri untuk memastikan bahwa hanya orang yang siap dan memiliki kesehatan yang memadai yang berangkat ke Saudi.

Dengan demikian, menurut Gus Irfan, ini adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas haji dan mengurangi risiko kematian. Pihak pemerintah tidak ingin terjadi hal seperti ini lagi di masa depan.
 
Pikiran saya saat baca news ini ๐Ÿค”, kalau kita bandingin dengan apa yang sudah dilakukan Indonesia sendiri, memang kurang ajaib kan? Nanti kita harus tunggu sampai orang Saudi buat pemeriksaan kesehatan di bandara, tapi kita sudah lama harus melakukan seleksi sejak di dalam negeri, gak?

Saya rasa lebih baik jika pemerintah Indonesia langsung bertanggung jawab dan tidak bergantung pada negara lain untuk hal-hal seperti ini. Kalau masih ada kesempatan lagi orang kematian, itu gak enak ya... ๐Ÿค•
 
Gue pikir ini kayaknya bagus banget, pemeriksaan sebelum jemaah kirim ke arab saudi. Sebelumnya banyak yang wafat karena kurang siap, ya? Jadi pihak Saudi nggak bisa bertanggung jawab lagi jika ada yang mati, kan? Mereka harusnya sudah siap dulu sejak di dalam negeri, bukan di bandara. Ini penting banget agar jemaah Indonesia bisa berangkat dengan aman ke arab saudi.
 
aku senang sekali kalau pihak arab saudi mau melakukan langkah ini, sebenarnya kami juga khawatir dengan keamanan jemaah haji kita, tapi aku rasa ini adalah langkah yang tepat untuk memastikan kesehatan jemaah haji kita. aku harap pemeriksaan di bandara kedatangan ini bisa membantu mengurangi angka kematian jemaah haji kita, dan aku juga senang kalau pihak pemerintah indonesia already melakukan seleksi kesehatan sejak di dalam negeri ๐Ÿ˜Š.
 
Gak sabar banget sih nih.. Pemeriksaan kesehatan yang random di bandara kedatangan nanggung, tapi gini kok pihak Saudi butuh tahu siapa-apaan kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia kan? Sebaiknya buat seleksi kesehatan sejak di dalam negeri aja, sehingga tidak ada yang dipulangkan ke luar. Aku rasa ini caranya yang tepat untuk mengurangi angka kematian, tapi siapa tahu nanti ada yang salah tempat? Gak perlu khawatir banget sih..
 
Mana mau sih kalau mereka lakukan pemeriksaan kesehatan sebelum jemaah pulang ke negeri? Mereka harus punya logika, kan? Angka kematian itu bisa berkurang drastis karena tidak ada lagi orang yang mati karena penyakit ringan yang bisa diobati di rumah. Dan kalau orang tersebut dipulangkan, maka itu bukan solusi sama sekali! Mereka harus mau tahu siapa saja yang tidak siap untuk melakukan haji, biar bisa segera pulang ke negeri dan tidak ada lagi kematian.

Dan kalau pemeriksaan ini di lakukan sejak di dalam negeri, maka itu juga jadi langkah yang tepat! Kalau kita sudah tahu siapa saja yang kurang siap, maka kita bisa memastikan bahwa mereka tidak akan menjadi korban penyakit ringan. Maksudnya, kalau kamu tidak memiliki kebugaran yang baik sebelum melakukan haji, maka kamu harus pulang ke negeri dulu, biar jadi nyaman saat haji. Kalau jadi di luar negeri, itu bisa berakibat fatal!
 
aku pikir gak masuk akal nih, Saudi memeriksa jemaah kita secara acak di bandara. ini bukan cuma tentang kesehatan aja, tapi juga tentang privasi dan kebebasan perjalanan kita. apa sih yang mau mereka pastikan? kalau pun ada yang kurang nyaman saat dipemeriksa, nanti apa yang harus dilakukan? kayaknya ini langkah yang salah dan tidak jelas. kita harus mempertahankan hak-hak kita sebagai warga negara Indonesia ๐Ÿ™„
 
Pemakaian swab COVID-19 di bandara, kayaknya memang benar-benar perlu diperhatikan ๐Ÿ˜Š. Semoga ini bisa mengurangi risiko kematian bagi jemaah haji Indonesia nanti. Tapi, siapa tahu nggak ada masalah dengan pemeriksaan kesehatan yang di lakukan di bandara, kayakanya ada masalah dengan orang-orang yang tidak mau dirawat atau perlu dirawat ๐Ÿ˜. Pemerintah Indonesia harus terus berhati-hati dan melakukan evaluasi yang lebih baik lagi nanti, biar jadi haji itu aman dan nyaman untuk kita ๐Ÿ™
 
Gue pikir giliran kita sebagai penghuni negeri nge-check kesehatan diri sendiri sebelum naik ke luar negeri. Seperti nggantung ngerasa sakit, ngedaftarkan diri sendiri di rumah sakit, atau bahkan ngganti pas pakaian walaupun cuma sekedar penyesuaian. Jadi, pemeriksaan kesehatan secara acak di bandara kedatangan jemaah haji Indonesia bukan hal yang aneh lagi.
 
Gue pikir aksi Saudi ini kayak cari-cari, kan? Mereka sudah punya pasokan yang luas banget untuk pembersihan dan perlindungan kesehatan jemaah haji, apa kebutuhan mereka masih memerlukan acuan seperti ini? Tapi aku setuju, kematian jemaah haji Indonesia sebelumnya ternyata sudah bikin peristiwa yang bikin rasa sedih dan marah. Mungkin aksi ini juga bisa membuat para umat haji Indonesia lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan mereka selama musim haji.
 
Pernah rasanya ngerasa ketakutan saat tahu ada konfirmasi kematian jemaah haji asal Indonesia... tapi sekarang udah ada langkah yang diambil oleh pemerintah Saudi, dan juga kita dari Indonesia, untuk memastikan kesehatan jemaah. Saya rasa ini bukan tentang kekurangan, tapi tentang penambahan. Kita harus selalu siap dan waspada, tapi sekarang kita punya langkah yang bisa mencegah hal-hal tidak diinginkan... ๐Ÿคž
 
Gue pikir ni kebijakan itu tidak bisa salah! Kita harus berhati-hati saat kecanduan umrah, karena gue sendiri pun pernah bingung sama hal itu ๐Ÿ˜…. Nah, pemeriksaan kesehatan di bandara itu sangat wajib banget, kalau gak ada yang sibuk dan tidak siap, dia harus pulang lagi ke negeri asalnya. Gue rasa ini langkah besar dari pemerintah Saudi untuk meningkatkan standar kesehatan jemaah haji. Dan juga kita harus berterima kasih karena pemerintah Indonesia yang sudah melakukan seleksi sejak di dalam negeri, sehingga kita tidak perlu khawatir sama sekali ๐Ÿ™. Semoga pemeriksaan ini bisa mencegah kematian dan membuat haji menjadi lebih aman dan menyenangkan ๐Ÿ’ช.
 
MAAF GA JADI TIDAK INGINKAN NGAKIK DENGAN HAL YANG SUDAH KASIH KABAR DEH!!! ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ SELAMA INI GA PERLU BANYAK NYARI PENYEBUTAN ATAU NYA, GA HENTI NGINAKIK! ๐Ÿ˜’ APA YA GA PERLU TADI? MELIHAT PEMERIKSAAN KESEHAATAN DI BANDARA KEDATANGAN JEMAHHH... WAJIBGA YA! ๐Ÿคช PERTANYAAN SAMA SAYA GA PERLU NYA, NGELUAPNYA MAAF YA!
 
Saya pikir ini sudah waktunya kita mulai berdiskusi tentang hal ini... ๐Ÿค” Mengeruk beban pada jemaah haji sendiri mungkin tidaklah efektif. Sebaiknya pihak Saudi dan Indonesia bisa bekerja sama lebih baik lagi, seperti melakukan seleksi kesehatan sejak di dalam negeri, nanti baru orang yang disebutkan masuk ke bandara. Saya ingin melihat bagaimana ini akan berjalan dan apakah sudah ada rencana untuk menyelamatkan jiwa kita sendiri dulu? ๐Ÿ™
 
Aku pikir ini penanganan yang wajar dari Saudi, karena sebenarnya banyak yang meninggal selama musim haji tahun-tahun lalu. Aku senang juga bahwa pihak Indonesia sudah melakukan seleksi kesehatan sejak di dalam negeri, tapi aku rasa lebih baik lagi kalau mereka bisa melakukannya di tempat pertama, yaitu Saudi itu sendiri. Nah, ini pemeriksaan kesehatan acak di bandara kedatangan yang jelas memberikan kepastian bahwa orang-orang yang tidak seimbang dengan lingkunganSaudi itulah yang dipulangkan.
 
oh iya, kalau nanti gak bisa datang ke saudi karena kesehatannya, itu buat apa sih? kita pasti masih harus membayar uang haji dan gak ada jadwal kembali nanti. apalagi di saudi ini biaya haji sangat mahal banget!
 
saya rasa pemeriksaan kesehatan secara acak di bandara kedatangan itu keren banget! kita harus punya jaminan bahwa semua jemaah haji yang datang ke arab saudi dalam kondisi yang baik dan siap untuk melakukan ibadah. nanti kalau ada orang yang tidak siap, gak perlu lagi jamaah haji yang lelah dan susah karena kesehatannya, kan? selain itu, pemeriksaan sebelumnya di negeri juga harusnya tidak boleh! semoga pihak saudi bisa membuat standar kesehatan jemaah haji yang lebih baik dari sebelumnya! ๐Ÿ˜Š
 
Saya pikir ini gampang-gamping banget ya... Mereka cuma nanti buat 'pengecekan' secara acak di bandara, tapi siapa tahu nggak ada yang masukin masalah? Apalagi kalau kita kenal, 'pengecekan' itu serasa lebih mirip dengan penangkapan dari korban teror. Tapi mungkin ini bisa jadi langkah yang tepat untuk meningkatkan kesehatan jemaah haji, tapi siapa tahu nggak ada yang salah dengan pemeriksaan yang sedemikian rupa... ๐Ÿ˜’
 
iya aja, kalau sampe ke bandara sebelumnye udah dipaksa tes kesehatan... jadi kalau nanti udah di bandara lagi pasti udah ok, sih... mungkin ini buat mendingin banyak orang yang terkena masalah kesehatan saat haji... tapi juga kayaknya harus ada kebijakan yang pasti untuk memastikan semua pilgrim ok banget sebelum pulang...
 
Aku pikir ini kayaknya bisa diterima, tapi aku sedikit khawatir kalau aku harus tunggu lama di bandara sebelum aku bisa masuk ke dalam haji. Bagaimana kalau aku sudah siap dan mau berangkat? Aku rasa ini bisa meningkatkan kesehatan kita, tapi juga kayaknya membuat prosesnya lebih lambat.
 
kembali
Top