Saksi Ungkap Permintaan Dapodik dari Konsultan Era Nadiem

Gogot Suharwoto, Direktur Jenderal Paudasmen Kemenkidbud Ristek, mengungkapkan bahwa saat terdakwa Ibrahim Arief meminta akses ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik), ia langsung menolak permintaan tersebut. Menurut Gogot, Dapodik merupakan data pribadi yang tidak boleh dikirimkan kepada siapa pun.

"Di 2020, Ibam meminta akses ke Dapodik," kata Gogot saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. "Saya tolak permintaannya karena Dapodik itu adalah data pribadi."

Gogot menjelaskan bahwa Dapodik merupakan sistem pendataan nasional yang berfungsi menghimpun data sekolah, peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan secara daring. Data tersebut menjadi rujukan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan pendidikan nasional.

"Gagasan tentang Belajar.id sebenarnya untuk melakukan uji coba akun Belajar.id yang sekarang digunakan," kata Gogot. "Jadi, saat itu saya tolak permintaannya karena Dapodik itu adalah data pribadi."
 
Kalau ibu tahu, saya rasa makin jajak uji coba Belajar.id juga tidak masalah kan? Tapi apa yang membuat ibam kaget sih kalau ibam langsung bisa akses ke Dapodik aja? Saya pikir itu karena Dapodik diawali dengan 'r' ya? ๐Ÿ˜‚ Biasanya akses ke Dapodik harus ada proses yang lebih ketat, tapi jadi nggak terlalu jelas sih. Saya rasa ibam memang minta akses ke Dapodik karena mau mengamati bagaimana Belajar.id beroperasi. Tapi toh apa bedanya kalau ibam bisa melihat langsung aja? ๐Ÿค”
 
Wah, nggak percaya aja sih. Kalau Ibam meminta akses ke Dapodik tahun 2020, kenapa beliau tidak sabar-sabar saat ini? Beliau harusnya punya rencana yang lebih baik dari sebelumnya. Dan apa dengan Belajar.id itu? Nggak ada salahnya kalau beberapa orang coba uji coba akunnya, kan? Tolol banget sih kalau Gogot langsung menolak permintaan Ibam tanpa sabar-sabar.
 
Aku pikir ini juga terjadi dengan banyak orang lain, kalau kita punya data penting tapi ada orang yang mau minta akses ke data tersebut, pasti kita akan ragu-ragu. Aku setuju dengan Gogot, Dapodik adalah data pribadi yang tidak boleh dikirimkan secara bebas. Mungkin Ibam itu ingin akses ke data tersebut untuk tujuan apa lagi? Belajar.id kan udah ada, jadiapa lagi minta akses ke Dapodik? ๐Ÿค”๐Ÿ“Š
 
Gogot lagi-lagi ngekspos hal-hal yang salah. Lalu kenapa Belajar.id bisa akses ke Dapodik? Maksudnya apa? Apa sih mereka ingin apa dengan data pendidikan kita? Membuatku curiga, mungkin ada sesuatu yang tidak diungkapkan... apa kebenaran dari Belajar.id ini benar-benar buat kemajuan pendidikan atau hanya sekedar pengepungan data pribadi?
 
Apa kah kisah ini bisa dipikirkan dari sudut pandang Gogot, ya? ๐Ÿค” Data Dapodik itu sangat penting dan tidak boleh dikirimkan ke siapa pun! ๐Ÿšซ

Maksudnya, Belajar.id itu buat uji coba aja, tapi Gogot nggak bisa dipaksa aja untuk memberikan akses ke Dapodik. ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ Mungkin karena data yang ada di Dapodik itu sangat sensitif, ya? ๐Ÿคฏ

Atau mungkin itu cara pemerintah ingin melindungi privasi pendidik kita? ๐Ÿ˜Š Gogot nggak bisa salah kan, dia baru Direktur Jenderal Paudasmen Kemenkidbud Ristek! ๐Ÿ‘
 
wahhh omong gogot ini jadi makin sering aja sih, apa kegunaan Dapodik kalau nggak dikirimkan? kayaknya ada something yang salah dengan Belajar.id, tapi aja tidak ada proof yang jelas banget... gimana caranya untuk melindungi data pribadi di era digital ini?
 
Wahhh, kabar gembira deh! Akhirnya siapa yang tahu di balik kebijakan kemenangan itu siap-siap dengan data pribadi kita ๐Ÿคฉ. Gogot Suharwoto ini benar-benar pintar banget, tolak permintaan Ibrahim Arief karena Dapodik adalah data pribadi, tapi siapa tahu nanti giliran kita ya ๐Ÿ˜‚. Belajar.id itu gampang kok, jangan lupa bahwa sistem pendataan nasional yang berfungsi menghimpun data sekolah dan peserta didik, itu seperti kekuatan rakyat Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ. Dapodik itu penting banget dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan pendidikan nasional, jadi kita harus waspada terhadap data pribadinya ๐Ÿค”.
 
Gampang banget dia meminta akses ke Dapodik, tapi beliau langsung ditolak oleh Gogot ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Aku pikir perlu diingat kalau data Dapodik itu sangat penting dan tidak bisa dikirimkan ke siapa pun ๐Ÿ’ป. Aku senang melihat Gogot berani menolak permintaan Ibam, karena itu adalah tindakan yang benar-benar profesional ๐Ÿ™. Beliau harus dihargai atas keberanian itu! ๐Ÿ‘
 
ini kejadian di belakang layar... ๐Ÿคซ jadi Ibrahim Arief meminta akses ke dapodik kalau tidak salah dia itu nanti bisa lihat siapa yang ada di sekolah mana dan apa lagi. tapi gogot tidak ingin dia lihat itu karena dapodik adalah data pribadi ya ๐Ÿ˜’. kayaknya ibam itu membutuhkan informasi yang penting untuk apa? mungkin dia ingin berinvestasi di sekolah2 atau somanya. tapi gogot jujur dia tidak ingin memberikan akses ke dapodik ke orang lain. kalau benar dia itu jadi korup siapa tahu.
 
Aku pikir Ibam memang salah, ya! Tolak akses ke Dapodik itu bukan mainan. Aku punya teman yang kerja di Kemenkidbud, dia bilang kalau data Dapodik ini sangat sensitif banget, bisa jadi dipake untuk keperluan kontrak, atau apa-apa lagi. Tolak akses ke Dapodik itu wajib, bukan mainan. Saya sanging puas kalau Ibam tidak kirimkan Dapodik ke Belajar.id, mungkin dia berkeputusan yang tepat dulu.
 
Gogot Suharwoto kan sangat berani ya? Tolak permintaan Ibrahim Arief untuk akses ke Dapodik. Maksudnya, tidak boleh membagikan data pribadi kita kepada orang lain, apalagi kalau ada yang ingin menggunakannya untuk tujuan yang tidak jelas. Belajar.id itu kan salah satu contoh aplikasi yang menggunakan Dapodik. Tapi, Gogot tetepa berani menolak permintaan Ibrahim Arief. Mungkin karena Gogot penasaran dengan gagasan tentang Belajar.id atau hanya ingin melindungi data pribadi kita. Saya suka Gogot ini, dia benar-benar peduli dengan keamanan data kita ๐Ÿค”๐Ÿ’ป
 
Aku pikir ibam itu malas ngerasa bosan dengar keterbatasan akses ke dapodik ๐Ÿค”. Malah dia cari cara bikin Belajar.id untuk bisa mengakses data itu ๐Ÿ“Š. Aku yakin ini salah tujuan, kalau gogot suharwoto udah tolak permintaannya maka ada yang lain yang salah ๐Ÿšซ. Kita harus waspada dengar informasi apa lagi yang bocor dari dapodik ๐Ÿคฅ.
 
kembali
Top