Saham DADA kembali mengalami pergerakan tiba-tiba, kali ini meleset dari Rp67 menjadi Rp60. Meski demikian, saham emiten properti tersebut hanya naik sebesar 20 persen dari level Rp50 hingga Rp60. Pergerakan ini terjadi setelah struktur pemegang saham Dada mengalami perubahan yang signifikan.
Dulu, kepemilikan saham terkonsentrasi pada satu pemegang saham mayoritas dengan porsi di atas 66 persen. Namun, ketika diberitakan bahwa PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) bakal diakuisisi The Vanguard Group AS, persentase kepemilikan pemegang saham besar turun ke kisaran 58 persen.
Pada Oktober-November 2025, jumlah saham yang dimiliki pemegang saham besar juga turun signifikan dari sekitar 4,35 miliar saham menjadi 2,2 miliar saham. Persentasenya anjlok menjadi sekitar 29,6 persen. Sementara itu, porsi kepemilikan publik melonjak menjadi lebih dari 70 persen.
Lonjakan tersebut juga diiringi peningkatan jumlah pemegang saham ritel, dari puluhan ribu pada September menjadi lebih dari 70 ribu pada Oktober-November. Namun, pergerakan tiba-tiba saham DADA kali ini berbeda dengan sebelumnya, ketika emiten tersebut sempat terbang dari Rp8 hingga ke level tertingginya Rp178 per saham.
Dulu, kepemilikan saham terkonsentrasi pada satu pemegang saham mayoritas dengan porsi di atas 66 persen. Namun, ketika diberitakan bahwa PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) bakal diakuisisi The Vanguard Group AS, persentase kepemilikan pemegang saham besar turun ke kisaran 58 persen.
Pada Oktober-November 2025, jumlah saham yang dimiliki pemegang saham besar juga turun signifikan dari sekitar 4,35 miliar saham menjadi 2,2 miliar saham. Persentasenya anjlok menjadi sekitar 29,6 persen. Sementara itu, porsi kepemilikan publik melonjak menjadi lebih dari 70 persen.
Lonjakan tersebut juga diiringi peningkatan jumlah pemegang saham ritel, dari puluhan ribu pada September menjadi lebih dari 70 ribu pada Oktober-November. Namun, pergerakan tiba-tiba saham DADA kali ini berbeda dengan sebelumnya, ketika emiten tersebut sempat terbang dari Rp8 hingga ke level tertingginya Rp178 per saham.