Saham DADA Tiba-tiba ARA dari Gocap ke Rp60, Ada Apa?

Saham DADA kembali mengalami pergerakan tiba-tiba, kali ini meleset dari Rp67 menjadi Rp60. Meski demikian, saham emiten properti tersebut hanya naik sebesar 20 persen dari level Rp50 hingga Rp60. Pergerakan ini terjadi setelah struktur pemegang saham Dada mengalami perubahan yang signifikan.

Dulu, kepemilikan saham terkonsentrasi pada satu pemegang saham mayoritas dengan porsi di atas 66 persen. Namun, ketika diberitakan bahwa PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) bakal diakuisisi The Vanguard Group AS, persentase kepemilikan pemegang saham besar turun ke kisaran 58 persen.

Pada Oktober-November 2025, jumlah saham yang dimiliki pemegang saham besar juga turun signifikan dari sekitar 4,35 miliar saham menjadi 2,2 miliar saham. Persentasenya anjlok menjadi sekitar 29,6 persen. Sementara itu, porsi kepemilikan publik melonjak menjadi lebih dari 70 persen.

Lonjakan tersebut juga diiringi peningkatan jumlah pemegang saham ritel, dari puluhan ribu pada September menjadi lebih dari 70 ribu pada Oktober-November. Namun, pergerakan tiba-tiba saham DADA kali ini berbeda dengan sebelumnya, ketika emiten tersebut sempat terbang dari Rp8 hingga ke level tertingginya Rp178 per saham.
 
😊 Saat lihat pergerakan tiba-tiba saham DADA kembali meleset, aku pikir kayak nanti kisah sahamnya akan jadi dongeng bagi penggemar saham! πŸ˜… Tapi serius, aku rasa perubahan kepemilikan saham yang signifikan ini juga bisa dijadikan pelajaran. Bila kita lihat, sebelumnya saham DADA sempat naik hingga tinggi, tapi kemudian jatuh. Nah, kini ada pemegang saham baru dan kepemilikan publik melonjak. Aku rasa kisah ini bisa mengajarkan kita untuk tidak terlalu berharap pada keuntungan singkat-singat, tapi lebih fokus pada strategi panjang jangka waktu. πŸ€”
 
Gue pikir ini arti saham properti jadi pasaran? πŸ€” Saya lihat persentase kepemilikan publik naik 70%, itu artinya banyak orang mau membeli saham properti, tapi sebenarnya apa yang terjadi dengan harga saham nih? πŸ“ˆ Dulu pergerakan saham tiba-tiba dan bisa naik hingga Rp178, tapi kali ini kena mundur dari Rp67 ke Rp60. Saya rasa ini artinya investor-investor mulai khawatir tentang kemungkinan saham properti akan jatuh lagi 😬
 
Hei, nggak bisa diprediksi ya apa itu arti dari lonjakan saham DADA kali ini... Sebenarnya bisa jadi karena mereka terlihat lebih stabil dan aman setelah struktur pemegang saham berubah... Tapi kalau diingat sebelumnya punya level tertinggi Rp178, nanti siapa yang tahu kapan lagi gak nyaman? πŸ˜… Mungkin porsi kepemilikan publik juga bantu-bantu ini, sih...
 
Wah, gak jadi sengaja kok saham DADA naik 20 persen kalau tidak ada perubahan kepemilikan pemegang saham. Saya pikir itu gak akan terjadi kalau satu pemegang saham besar aja punya kekuasaan 66 persen. Sekarang jadi lebih fair kok, publik juga bisa mendapatkan bagian dari saham yang makin banyak. Tapi, saya curios banget apa reaksi pemegang saham besar kalau saham DADA ini terus naik?
 
Aku pikir penurunan harga saham DADA itu nggak cuma penurunan harga aja, tapi juga penurunan kepercayaan investor pada emiten itu πŸ€”. Kalau sebelumnya saham DADA naik naik, tapi kali ini turun tiba-tiba ya... Mungkin karena perubahan kepemilikan saham yang signifikan? Atau mungkin karena ada isu-isu lain yang tidak terliput di news itu πŸ“°. Aku jadi penasaran apa penyebabnya dan bagaimana emiten DADA akan mengatasi hal ini πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
πŸ˜” Saat lihat pergerakan saham DADA yang tiba-tiba lepas, aku rasanya sedih sangat. Pemegang saham besar yang awalnya memiliki banyak saham kini justru kehilangan banyaknya. Aku harap pemegang saham dapat tetap sabar dan tidak terlalu khawatir. πŸ˜“ Pergerakan ini pasti akan berdampak pada semua pihak, termasuk investor kecil yang semoga dapat mendapatkan kembali investasi mereka nanti. 🀞 Aku rasa harus diingat bahwa pasar saham adalah hal yang tidak terkendali dan terus berubah-ubah, jadi kita harus selalu siap untuk menghadapi situasi seperti ini. πŸ’ͺ
 
Aku pikir kalau gini bisa terjadi, tapi seru banget ngobrol tentang saham DADA ya πŸ˜‚. Aku kenal orang yang punya saham DADA, dia konsisten jualin dan jualin, tapi kali ini dia malah beli lagi 🀣. Aku bayangkan kalau dia ngerasa gugup karena pergerakan sahamnya yang anjlok, tapi sayangnya dia masih bisa melaburkan dana-annya dengan saham yang berpotensi besar πŸ’Έ. Saya rasa peningkatan jumlah pemegang saham ritel juga bikin semangat untuk investasi, tapi aku tidak tahu kalau itu benar-benar efektif atau bukan πŸ€”. Aku hanya ingin menunggu lama-lama untuk melihat apa yang akan terjadi dengan saham DADA nanti 😊.
 
Saya pungut pendapat bahwa pergerakan saham DADA kali ini terjadi karena banyaknya pembelajaran dari pergerakan sebelumnya, ternyata kalah. Sekarang punya pemegang saham baru yang lebih berhati-hati, sih... 🀣 Maksudnya, di Indonesia kita sudah tahu kalau DADA itu emiten properti yang seru banget! πŸ’Έ Jadi, semua ini just a game, kira-kira.
 
Gini lagi ya... siapa yang bisa pastikan apa-apa nanti? Salah satu pemegang saham besar bakal mengambil alih, tapi kemudian apa? Kalau harga saham mulai turun, siapa yang mau membeli lagi? Jadi, apa renyahnya ini? πŸ€”
 
Gue suka banget kopi kacang! Kenapa gak bisa menemukan kopi kacang yang enak di Jakarta? Gue coba kafe-kafe di Depok, Tangerang, dan masih rasanya tidak enak. Mungkin karena gue biasa-biasa aja... πŸ˜‚ Dan lalu, apa lagi yang terjadi dengan saham-saham Indonesia? Gue suka banget menonton film-film lucu, seperti "Kung Fu Panda"! Gimana kalau kita buat film Indonesia tentang kucing-kucing jadian?! 🐱πŸ’₯
 
Merasa kaget banget kalau saham DADA kembali mengalami pergerakan tiba-tiba seperti ini 🀯. Pertama kali aku mendengar, saham DADA naik sekali dari Rp50 hingga Rp60, dan aku pikir itu bagus-bagus aja, tapi lalu aku lihat sahamnya jatuh lagi ke Rp60, padahal sebelumnya pergerakannya ya aja 20 persen. Lalu aku coba ngujilah di aplikasi investasi aku, dan ternyata ada perubahan signifikan di struktur pemegang saham DADA. Sebelumnya, semua sahamnya dimiliki oleh satu orang atau dua orang saja dengan porsi lebih dari 66 persen, tapi sekarang sudah dipagi oleh berbagai investor, termasuk asing, seperti Vanguard Group AS 🌎. Aku pikir itu baik-baik aja, karena akan memberikan kebijaksanaan bagi investor, tapi ternyata pergerakan sahamnya ini juga mempengaruhi harga saham DADA. Aku harap pergerakan tiba-tiba ini tidak terjadi lagi, karena aku punya rencana untuk berinvestasi di emiten properti lain 🀞.
 
Hahaha, ternyata saham DADA gak bisa menikmati kemewahan lagi, kan? 🀣 Kalo sebelumnya dia naik-naik seperti orang gila, kini dia jatuhin langsung like drama di TV! πŸ˜‚ 70 persen kelebihan publik, sih kalau gak salah itu artinya semua orang ingin jadi pemegang saham DADA, tapi ternyata tidak semua bisa, kayaknya perlu dipikirkan lagi strategi investasi, hehe.
 
Gue rasa pergerakan saham DADA kali ini agak aneh banget πŸ€”. Biasanya, saat pemegang saham besar kalah porsi, sahamnya akan jatuh drastis. Tapi, kali ini punya pengejutan, ya! Setelah berkurang drastis, sahamnya malah naik 20 persen lagi πŸ’Έ. Mungkin karena ada investor baru yang masuk dan ingin mendapatkan keuntungan dari saham properti yang diakui sebagai emiten terbaik πŸ’πŸ“ˆ.

Gue juga senang sekali melihat persentase kepemilikan publik naik drastis, yaitu lebih dari 70 persen πŸ’ͺ. Ini berarti rakyat lebih banyak yang memiliki saham dan bisa mendapatkan keuntungan dari investasi mereka 🀝. Semoga saham DADA terus naik dan membawa keuntungan bagi pemegang sahamnya 😊.
 
Gue pikir itu karena banyak pemegang saham kecil yang membeli saham Dada akhir-akhir ini πŸ€‘. Mereka pasti tidak mau kalah dengan pemegang saham besar, jadi mereka ikut naik sahamnya. Tapi gue still ragu, apa ada sesuatu yang salah di balik pergerakan ini? Misalnya, apakah ada masalah keuangan yang membuat pemegang saham besar harus menjual sahamnya banyak-banyak? Atau mungkin mereka hanya ingin jual saham Dada untuk memperbarui portofolio mereka. Gue juga penasaran, apa reaksi dari investor lain terhadap pergerakan ini? πŸ€”
 
kembali
Top