Saham Bank BUMN Ijo Royo-royo, Berkah Danantara & BPJS?

Dilansir dari berbagai sumber, saham-saham bank BUMN mulai menunjukkan tanda-tandanya kembali. Apakah hal ini disebabkan oleh investasi big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK yang telah mengalir ke pasar?

Pada perdagangan kemarin Rabu (4/2/2026), saham-saham bank BUMN mulai menunjukkan tanda-nya. Lima saham bank BUMN yang kompak, yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), mulai menghijau.

Saham BBTN melonjak paling signifikan, yaitu lebih dari 9% sehari. Diikuti saham BRIS yang terbang 8%, saham BMRI naik hampir 4%, BBRI juga menguat hampir 2%, sementara BBNI paling buncit dengan kenaikan kurang dari 1%. Pemulihan yang cepat juga tercermin dari pergerakan mingguan yang kompak hijau.

Kami menilai kemungkinan besar, saham-saham bank BUMN ini didukung oleh money flow dari sejumlah big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK. Sebelumnya, Danantara sudah menyebutkan komitmen untuk investasi di saham Indonesia secara bertahap selama enam bulan, ini sudah dimulai sejak Desember tahun lalu.

Namun, kami tidak bisa menerka apakah saham-saham bank BUMN jelas diakumulasi Danantara -BPJS TK atau tidak. Namun, kita bisa mendeteksi berdasarkan broker yang kemungkinan menjadi motor investasi mereka. Ada empat sekuritas yang punya afiliasi dengan saham-saham bank BUMN, yaitu Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, dan Bahana Sekuritas.

Dari empat broker itu, kami menemukan nilai akumulasi beli cukup besar yang terjadi sepanjang 28 Januari - 4 Februari 2026 ke saham-saham bank BUMN. Contohnya adalah saham BBRI diakumulasi broker DX Rp189,5 miliar, OD Rp 77 miliar, CC Rp69,8 miliar, dan NI Rp 67,5 miliar.
 
aku pikir ini salah satu contoh bagaimana investasi di pasar modal bisa mempengaruhi performa saham-saham bank BUMN πŸ“ˆ. tapi yang paling aku penasaran adalah bagaimana seberapa besar kontribusi dari big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK. apakah mereka benar-benar memiliki komitmen untuk investasi di pasar modal ini? atau apa lagi yang membuat saham-saham bank BUMN bisa menunjukkan tanda-nya πŸ€‘. aku berharap ada laporan lebih lanjut tentang hal ini agar kita bisa memahami jelas bagaimana kebijakan investor berpengaruh terhadap pasar modal di Indonesia πŸ’Έ.
 
Kira-kira kalau mereka beli banyak di awal, siapa tahu saham-saham bank BUMN itu akan naik gitu aja... tapi apa yang penting adalah mereka ada investor yang yakin, kan? πŸ€”

Saya pikir big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK memang salah satu faktor yang membuat saham-saham bank BUMN mulai menunjukkan tanda-nya. Tapi apa yang jelasnya sih, tidak ada jawabannya di sini... πŸ€·β€β™‚οΈ

Mengenai pergerakan mingguan yang kompak hijau, saya pikir itu karena banyak investor yang membeli saham-saham bank BUMN di awal tahun ini. Dan sekarang mereka mulai menjualnya, sehingga saham-saham bank BUMN bisa naik... tapi siapa tahu, mungkin ada lagi faktor lain yang tidak kita ketahui... πŸ€”

Saya juga penasaran mengenai apa yang akan dilakukan investor-investor lain di masa depan. Apakah mereka akan terus membeli saham-saham bank BUMN atau mencari investasi lain? πŸ€‘
 
Saya pikir ini gampang banget, siapa yang tidak kenal big fund lokal seperti Danantara nih? Mereka pasti memilih saham-saham bank BUMN karena mereka dianggap stabil dan aman. Saya juga penasaran apa yang terjadi dengan investor kecil-kecilan yang biasanya sulit untuk mendapatkan profit dari saham-saham ini 😐. Tapi kalau bisa mendapatkan investasi dari big fund lokal, toh pasti berbeda kan? Mungkin mereka bisa membantu saham-saham bank BUMN tumbuh lebih cepat πŸ€‘.
 
Sekarang ini kalau lihat grafik saham bank BUMN itu jadi hijau ya 🌿. Aku pikir mungkin ini disebabkan karena investasi dari big fund lokal kayak Danantara dan BPJS TK yang mulai berinvestasi di pasar ini. Tapi aku rasa perlu diperhatikan juga siapa broker yang digunakan, karna ada beberapa broker yang afiliasi dengan saham-saham bank BUMN itu. Aku pikir perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar tahu siapa sebenarnya yang mendukung saham-saham bank BUMN ini πŸ€”.
 
aku pikir ini sangat baik, saham-saham bank BUMN mulai menunjukkan tanda-nya, semoga bisa memberikan keuntungan bagi investor yang terlibat. aku juga penasaran tentang apa yang menyebabkan big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK mengalir ke pasar, tapi aku berharap tidak ada masalah dengan harga saham 😊
 
Sudah waktunya para investor mengejar pasar! πŸ“ˆπŸ‘ Saham-saham bank BUMN mulai kembali hijau, itu pasti karena uang besar dari big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK yang mengalir ke pasar. Semoga ini bisa memberikan peluang investasi yang bagus bagi kita semua! πŸ€‘πŸ’° #SahamBankBUMN #Investasi #Pasarmaju
 
Aku pikir ini kenapa saham-saham bank BUMN mulai mengejar lagi πŸ€‘. Mungkin karena banyak big fund lokal yang terusinvestasi di sana, kayaknya bisa membuat harga naik kembali πŸ’Έ. Tapi aku masih kurang jelas tentang hal ini, moga bisa ada penjelasan lebih lanjut dari broker atau ahli investasi di sana πŸ˜…. Aku setuju kalau penting untuk memeriksa nilai akumulasi beli di broker sebelum melakukan investasi πŸ“Š.
 
aku pikir ini tanda bahwa investor asing mulai terlibat di pasar saham kita. mereka biasanya memilih perusahaan yang stabil dan memiliki potensi untuk berkembang. bank-bank BUMN itu memiliki visi jangka panjang dan sudah memiliki kekayaan warisan dari pemerintah, sehingga mereka bisa berinvestasi dengan aman. tapi aku khawatir investor asing ini mungkin tidak semua baik. kita harus waspada agar mereka tidak membeli perusahaan-perusahaan yang sudah terlalu besar atau bahkan kuasa.
 
Hmm mungkin aja investasi big fund lokal yang bikin saham-saham bank BUMN menunjukkan tanda-tandanya kembali πŸ€‘. Aku pikir kalau sebelumnya ada pernyataan dari Danantara tentang komitmen mereka untuk investasi di saham Indonesia, itu juga pasti berdampak. Tapi aku masih ragu-ragu apakah ada hubungan antara big fund lokal dan kenaikan saham-saham bank BUMN. Mungkin perlu dilakukan penelitian lebih lanjut πŸ€”
 
Aku pikir kalau ini karena banyak orang suka investasi di pasar modal ya, gampangnya bisa jadi investor big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK mau beli saham bank BUMN ini. Tapi aku juga pikir ada yang jujur, sih, karenanya saham-saham bank BUMN ini mulai menghijau dari awal tahun 2026. Mungkin perlu diawasi agar tidak terjadi spekulasi yang berlebihan ya
 
aku penasaran kapa asal asalnya big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK mau invest di pasar saham, kayaknya ada yang tahu deh πŸ€‘. aku pikir kalau ini bisa jadi awal dari sesuatu yang baik, karena banyak orang yang suka melabur tapi belum punya keberanian untuk mulai 😊. tapi kira-kira kenapa asal asalnya mereka mau invest di pasar saham?
 
Gue pikir kalau ini tanda-tandanya pasarnya pulih dari kembali terus-terusan di masa lalu. Tapi gue khawatir tentang efeknya nanti kapan mana? Kita harus hati-hati, ya! Jangan sampai kita salah fokus dan malah kaget saat saham-saham ini melonjak lagi 😊
 
Sama-sama, gue pikir ini bikin kita ngobrol tentang dampak investasi besar ke pasar modal. Kalau kita lihat, ada perubahan signifikan di pasar saham bank BUMN. Tapi, apa yang buat kita yakin bahwa investasi dari big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK benar-benar menyebabkan perubahan ini? Kita harus lihat lebih dekat siapa broker yang melakukan investasi besar-besaran dan bagaimana strategi mereka. Jika ada kecurangan atau manipulasi pasar, kita harus segera mengawal agar tidak terjadi kejahatan lagi! πŸ€”πŸ’°
 
πŸ€” Pertanyaan yang cukup menarik ini, ternyata saham-saham bank BUMN mulai menunjukkan tanda-tandanya kembali, apakah investasi big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK memang salah satu penyebabnya? 😊

Pertama-tama kita harus memahami bahwa peningkatan harga saham sering kali disebabkan oleh beberapa faktor, seperti permintaan yang meningkat, kekurangan penawaran, atau bahkan investasi dari big fund. πŸ“ˆ

Dalam kasus ini, saya berpendapat bahwa investasi dari big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK memang salah satu penyebab peningkatan harga saham saham-saham bank BUMN. Namun, kita juga harus mempertimbangkan faktor lain seperti kondisi ekonomi yang stabil, kebijakan moneter yang baik, atau bahkan perubahan dalam politika pemerintah yang dapat mempengaruhi permintaan investor. 🌎

Saya juga ingin menekankan bahwa ada beberapa broker yang memiliki afiliasi dengan saham-saham bank BUMN, seperti Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, dan Bahana Sekuritas. Mereka mungkin menjadi motor investasi bagi big fund lokal tersebut. πŸ“Š

Namun, yang perlu diingat adalah bahwa tidak ada satu penyebab saja yang dapat menjelaskan peningkatan harga saham saham-saham bank BUMN. Kita harus mempertimbangkan semua faktor yang terkait dan melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat kesimpulan. πŸ€”
 
πŸ€” Nah kalau lihat sinyal yang keluar, aku pikir bisa ada korelasi antara investasi big fund lokal seperti Danantara dan BPJS TK dengan peningkatan saham-saham bank BUMN. Investasi mereka memang sudah mulai diluncurkan sejak Desember lalu, jadi mungkin hasilnya sudah dimulai terasap πŸ”„. Tapi yang penting, saham-saham bank BUMN itu memang mulai menunjukkan sinyal positif, seperti BBNI yang kurang naik tapi masih bisa jalan 😐. Yang penting, investor harus tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi lagi πŸ’Έ.
 
Aku pikir kalau semuanya hanya mainan investasi tuh πŸ€‘. Saat ini pasar saham Indonesia masih banyak yang kalah, tapi giliran lagi? Aku pikir besar-besannya dari big fund lokal tuh hanya mainkan teka-teki. Siapa nanti tahu apa yang benar dan apa yang salah πŸ€”. Aku lebih suka berinvestasi di usaha kecil-kecilan sendiri daripada bergantung pada sekuritas besar πŸ’Έ.
 
kembali
Top