Rute KRL Stasiun Jatake dan Cara Cek Kedatangan Kereta

Stasiun Jatake, yang baru saja resmi menjadi pemberhentian KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung, menawarkan akses lebih mudah bagi masyarakat Pagedangan dan sekitarnya menuju pusat aktivitas ekonomi dengan waktu tempuh yang lebih efisien. Pengembangan Stasiun Jatake ini menggunakan skema creative financing antara KAI dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land) dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Menurut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, pembangunan Stasiun Jatake dibangun untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh dan meningkatnya kebutuhan transportasi publik seiring pengembangan kawasan Serpong, BSD, dan sekitarnya.

Stasiun Jatake memiliki kapasitas layanan sampai 20.000 penumpang per hari dan diharapkan membantu menurunkan kepadatan penumpang di Stasiun Rawabuntu dan Cisauk yang melonjak pemberangkatan harian. Demografi Kabupaten Tangerang, yaitu 3,46 juta jiwa dengan 67,8 persen di antaranya adalah usia produktif, juga turut mendorong kebutuhan akan perjalanan harian dari Tangerang menuju Jakarta.

Rute KRL Stasiun Jatake menjadi bagian perjalanan KRL dari Tanah Abang - Rangkasbitung. Dengan adanya Stasiun Jatake, KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung kini akan berhenti di 20 stasiun.

Penumpang yang ingin mengetahui jadwal pemberangkatan KRL di Stasiun Jatake dapat mengakses laman situs resmi KAI Commuter. Cara cek jadwal kedatangan KRL di Stasiun Jatake pada rute Tanah Abang - Rangkasbitung adalah sebagai berikut:

* Buka laman jadwal kereta di situs KAI Commuter pada tautan https://kci.id/perjalanan-krl/jadwal-kereta
* Pilih "Tanah Abang" atau "Rangkasbitung"
* Tentukan rentang waktu perjalanan KRL pada kolom "Dari" dan "Sampai", lalu klik "Lihat"
* Pilih salah satu opsi keberangkatan menuju Rangkasbitung atau Tanah Abang sesuai stasiun awal keberangkatan yang dipilih
* Lihat pada kolom "Jatake" untuk melihat jam kedatangan kereta.
 
Maksudnya, apakah benar-benar kita membutuhkan lebih banyak transportasi umum di sekitar Serpong dan BSD? Saya masih penasaran dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) ini, bagaimana caranya kalau beberapa stasiun punya kecepatan lalu lintas yang beda? ๐Ÿค” Mungkin ini salah satu cara agar transportasi umum lebih efisien... tapi apakah ada sisi lain dari hal ini yang perlu kita pertimbangkan? ๐Ÿ˜
 
Mau nanti mau siapa sih yang cakap ya? Stasiun Jatake ini bikin jadi pilihan transportasi yang lebih baik buat kalangan Pagedangan, tapi siapa nggak tahu betapa seringnya jam KRL di stasiun lain itu juga padat lho! ๐Ÿคฃ

Tapi, aku pikir konsep Transit Oriented Development (TOD) ini benar-benar bikin kawasan Serpong dan BSD lebih menarik, ya? Aku harap ada fasilitas makanan dan kerajinan lokal di sekitar stasiun ini supaya tidak hanya mobil yang ikut bergerak, tapi juga pengguna transportasi umum yang bisa menikmati keindahan alam kawasan itu. ๐ŸŒณ

Dan siapa sih yang nggak suka dengan ide creative financing ini? Sepertinya KAI dan Sinar Mas Land punya strategi yang bagus untuk mengembangkan infrastruktur transportasi di Indonesia. Aku harap ada kebijakan yang lebih baik lagi supaya kita semua bisa menikmati akses transportasi yang lebih mudah dan efisien, termasuk biaya tiket yang tidak terlalu mahal loh! ๐Ÿ’ธ
 
Wah, gue suka banget sama kembangkan Stasiun Jatake ni, tapi kalau harus salah satu hal yang paling mengesankan, itu penggunaan konsep Transit Oriented Development (TOD) di sini! Gue jadi merasa lebih senang dan nyaman saat berpikir tentang bagaimana kualitas hidup masyarakat sekitar akan meningkat setelah adanya stasiun ini ๐Ÿš‚๐Ÿ—๏ธ

Dan, siapa yang tidak suka sama akses yang lebih mudah menuju pusat ekonomi? Gue yakin kalau itu bisa membantu menurunkan kepadatan penumpang di Stasiun Rawabuntu dan Cisauk, dan tidak akan membuat kereta menjadi lemes ๐Ÿšซ๐Ÿ’จ

Tapi, gue rasa ada satu hal yang harus dipertimbangkan, yaitu bagaimana efisiensi pengelolaan stasiun ini? Gue harap bahwa KAI bisa memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat untuk penumpang di Stasiun Jatake, karena itu adalah aspek yang sangat penting dalam pengembangan transportasi ๐Ÿš—๐Ÿ•’
 
Aku pikir Stasiun Jatake ini sangat keren banget! ๐Ÿคฉ Prosesnya cukup sederhana, gampang aja cek jadwal pemberangkatan KRL di situs resmi KAI Commuter, dan langsung tahu jam kedatangan kereta. Nah, kalau aku bisa ke Stasiun Jatake nanti, aku akan pakai KRL dari Tanah Abang-Rangkasbitung, pasti lebih efisien aja daripada naik taksi atau ojek online. Aku juga senang melihat konsep Transit Oriented Development (TOD) yang digunakan untuk pembangunan Stasiun Jatake ini, itu akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar Stasiun Jatake. Tunggu aja sampai Stasiun Jatake resmi beroperasi, aku pasti akan jalan-jalan ke sana! ๐Ÿš‚๐Ÿ’จ
 
Pokoknya kalau ini Stasiun Jatake siapa tahu nanti jadi keterbangunan paralell dengan Stasiun Rawabuntu, Cisauk dan lain-lain, apa artinya? Bayangkan aja nanti ada 2-3 stasiun yang serupa di sekitar Tangerang, berapa aja biayanya? ๐Ÿ˜’
 
Keren banget ya! Stasiun Jatake ini kayaknya akan membantu banyak orang di Pagedangan, especially mereka yang bekerja di Jakarta. Biar tidak perlu jauh-jauh ke Rawabuntu atau Cisauk untuk ngumpulin transportasi. Stasiun ini juga bakal memberikan kesempatan bagi masyarakat Tangerang untuk bergerak lebih maju, ya!
 
aku pikir kayak gue Stasiun Jatake ini nanti bakalan lebih padat banget sih, apalagi kalau ada banyak pekerja kampus yang harus pergi ke Jakarta setiap hari. aku already merasa lelah bgt sih ketika harus naik KRL 2 kali ya, dari Tanah Abang ke Cisauk dan kemudian dari Cisauk ke Rangkasbitung. tapi kayak gue dengerin, Stasiun Jatake ini bakalan jadi solusinya banget! aku senang sekali kalau bisa naik KRL tanpa harus lewat Stasiun Rawabuntu lagi, waktu tempuhnya seharusnya lebih cepat dan tidak bosan banget. aku juga harap ada fasilitas makanan dan minuman yang lebih lengkap di Stasiun Jatake ini, biar siapa pun punya kebutuhan bisa menikmati bekal-nya sambil menunggu kereta.
 
Aku pikir konsep Transit Oriented Development (TOD) ini sangat keren banget! Kalau aku tidak salah, Stasiun Jatake ini menjadi salah satu stasiun KRL yang paling modern dan efisien di Indonesia, kan? ๐Ÿคฉ

Aku senang melihat bahwa KAI dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land) bekerja sama untuk membuat proyek ini, karena itu menunjukkan bahwa ada kerja sama yang baik antara pemerintah dan industri, ya! ๐Ÿ’ผ

Dan aku juga suka banget dengan skema creative financing yang digunakan, karena itu menunjukkan bahwa pemerintah siap berinvestasi dalam infrastruktur yang akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kan? ๐Ÿš€

Aku harap Stasiun Jatake ini bisa menjadi contoh bagi proyek-proyek lain di Indonesia yang ingin meningkatkan mobilitas dan kenyamanan masyarakat, ya! ๐Ÿ˜Š
 
๐Ÿค” Mungkin nanti Stasiun Jatake jadi sibuk banget karna banyak yang punya kerja di Jakarta... tapi kalau kita lihat dari segi efisiensi transportasi, mungkin ini gak akan masalah loh? ๐Ÿš‚๐Ÿ’จ

Aku pikir pengembangan TOD nanti bakal membuat serpong lebih dekat dengan kota dan semakin nyaman buat yang punya kerja di Jakarta... tapi kalau kita ambil dari segi lingkungan, aku rasa ini mungkin bakal menyebabkan polusi udara dan jam kebisingan... ๐ŸŒณ๐Ÿ˜ท

Tapi apa yang paling penting, aku pikir konsep TOD nanti sangat baik buat meningkatkan kualitas hidup masyarakat... tapi kalau kita lihat dari segi biaya, aku rasa ini mungkin bakal membuat beban lebih besar pada negara loh? ๐Ÿค‘
 
Stasiun Jatake baru-baru saja mulai beroperasi kan? Membantu banget masyarakat Pagedangan dan sekitarnya yang sebelumnya harus naik transportasi umum atau berjalan kaki menuju Jakarta. Waktu tempuh juga lebih efisien, kayaknya akan lebih mudah untuk bekerja atau berbelanja di pusat ekonomi. Bayangin aja, kalau gini kita juga bisa mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Rawabuntu dan Cisauk. Tapi, sepertinya masih ada masalah transportasi lain di wilayah ini, jadi harus kita waspada ya...
 
๐Ÿ˜Š Stasiun Jatake yang baru saja beroperasi adalah contoh bagus dari pengembangan infrastruktur transportasi di Indonesia. Konsep Transit Oriented Development (TOD) yang digunakan dalam pengembangannya sangatlah baik dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar. Dengan adanya Stasiun Jatake, mobilitas masyarakat Pagedangan dan sekitarnya menjadi lebih mudah dan efisien. ๐Ÿš‚๐Ÿ‘ Saya berharap bahwa pengembangan ini dapat menjadi model bagi pembangunan infrastruktur di daerah lain di Indonesia. ๐Ÿ’ก
 
kembali
Top