Rupiah Dibuka Melemah, Rp16.760 per Dolar AS, Apa Sumbernya?
Rupiah turun melemah dalam perdagangan hari ini dengan nilai Rp16.760 per dolar AS. Nilai rupiah terakhir dipecahkan melepas 6 poin atau 0,04 persen dari level Rp16.754 pada penutupan hari sebelumnya.
Sementara itu, mata uang kawasan Asia lainnya juga bergerak bervariasi dalam perdagangan pagi ini. Yen Jepang (JPY) naik 0,33 persen, dolar Hongkong (HKD) melemah 0,03 persen, dolar Singapura (SGD) melemah 0,05 persen, dolar Taiwan (TWD) melemah 0,2 persen, dan Won Korea (KRW) melemah 0,33 persen.
Sementara itu, mata uang negara-negara Eropa bergerak bervariasi terhadap dolar. Euro (EUR) melemah 0,04 persen, Pound Sterling (GBP) melemah 0,04 persen, Franc Swiss (CHF) melemah 0,06 persen, Krona Swedia (SEK) menguat 0,08 persen, dan Kron Denmark (DKK) menguat 0,04 persen.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan nilai rupiah akan melemah pada hari ini. Meskipun akan sempat mengalami fluktuasi. "Sedangkan untuk perdagangan besok [hari ini], mata uang rupiah fluktuatif. Namun ditutup melemah direntang Rp16.750- Rp16.780," sebutnya.
Kenaikan nilai rupiah juga dipengaruhi oleh sentimen domestik, yaitu Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang masih berada di level ekspansi atau 52,6 pada Januari 2026.
Rupiah turun melemah dalam perdagangan hari ini dengan nilai Rp16.760 per dolar AS. Nilai rupiah terakhir dipecahkan melepas 6 poin atau 0,04 persen dari level Rp16.754 pada penutupan hari sebelumnya.
Sementara itu, mata uang kawasan Asia lainnya juga bergerak bervariasi dalam perdagangan pagi ini. Yen Jepang (JPY) naik 0,33 persen, dolar Hongkong (HKD) melemah 0,03 persen, dolar Singapura (SGD) melemah 0,05 persen, dolar Taiwan (TWD) melemah 0,2 persen, dan Won Korea (KRW) melemah 0,33 persen.
Sementara itu, mata uang negara-negara Eropa bergerak bervariasi terhadap dolar. Euro (EUR) melemah 0,04 persen, Pound Sterling (GBP) melemah 0,04 persen, Franc Swiss (CHF) melemah 0,06 persen, Krona Swedia (SEK) menguat 0,08 persen, dan Kron Denmark (DKK) menguat 0,04 persen.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan nilai rupiah akan melemah pada hari ini. Meskipun akan sempat mengalami fluktuasi. "Sedangkan untuk perdagangan besok [hari ini], mata uang rupiah fluktuatif. Namun ditutup melemah direntang Rp16.750- Rp16.780," sebutnya.
Kenaikan nilai rupiah juga dipengaruhi oleh sentimen domestik, yaitu Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang masih berada di level ekspansi atau 52,6 pada Januari 2026.