Roy Suryo dkk Hadirkan Ahli Saraf untuk Diperiksa Polisi

Tersangka kasus Jokowi, Roy Suryo dkk menghadirkan tiga ahli saraf untuk memperkuat kesan bahwa kasus ini tidak layak. Ahli bedah saraf Zainal Muttaqin mungkin menolak sebagai "Dokter Tifa", sedangkan ahli komunikasi Henri Subiakto dianggap sebagai orang ketiga, seperti yang dikatakan pengacara tersangka Refly Harun.

Zainal Muttaqin akan menjelaskan bahwa ilmu neuroscience dokter Tifauziah Tyasuma dapat digunakan untuk menilai perilaku seseorang, seperti yang dituangkan dalam "Jokowi's Whita Paper". Sementara itu, Henri Subiakto akan menjelaskan keterlibatan Roy Suryo dalam kontribusinya membuat Undang-Undang ITE dan menyangkal kesan bahwa pasal sangkaan kepada Roy Suryo cs tidak tepat.

Ahli pengukuran Geodesi Tono Saksono dianggap sebagai orang kedua, seperti yang dikatakan Refly. Ia akan menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh terutama Rismon Sianipar dan Roy Suryo adalah sesuatu yang "proven" atau telah terbukti.

Refly Harun memastikan bahwa sejumlah ahli lain juga disiapkan untuk dihadirkan sebagai saksi, termasuk Rocky Gerung dan Aiman Wicaksono. Ia juga menyatakan bahwa permasalahan utama adalah tidak tahu tempat dan lokasi kejahatan apa yang dipersoalkan sampai hari ini.
 
Wow 🀯! Ahli bedah saraf Zainal Muttaqin ini memang nge-reffleksikan ilmu dokter Tifauziah Tyasuma ya... tapi siapa tahu benar-benar bisa digunakan untuk menilai perilaku Jokowi aja, masih ngasih keraguan kayaknya πŸ€”.
 
Oiya, jangan salah paham aja, kalau terus2 orang-orang berbicara tentang kasus Jokowi itu. Kalo benar2nya ada tiga ahli saraf yang mau bantu menjabatkan apa-apa, maka kita harus menerima dan tidak terlalu kritis lagi. Tapi, perlu diingat kalau masih banyak hal yang harus dibongkar dan diungkapkan, bukan hanya sekedar dianggap sebagai "dokter Tifa" aja. Ahli bedah saraf Zainal Muttaqin pasti punya alasan yang bagus mengapa dia tidak mau menjadi saksi, tapi kita juga harus tahu siapa nanti yang benar2nya bertanggung jawab atas hal ini. Dan apa yang salah dengan pasal sangkaan kepada Roy Suryo itu? Minta maaf kalau terlalu serius, tapi kita harus fokus pada apa yang sebenarnya penting, ya! πŸ˜ŠπŸ‘
 
Eh, apa kegunaan ahli saraf itu ya? Membuat kasus Jokowi semakin panjang lebar aja πŸ€”. Saya pikir kalau giliran kita cari tahu siapa yang benar-benar terlibat dalam kesalahannya. Tapi, yang penting masih banyak hal yang tidak jelas tentang peristiwa ini... Hmm, apakah ada orang yang suka makan es krim di sini? Saya suka es krim stroberi, gimana dengan kamu? πŸ¦πŸ‘Œ
 
Hahaha, ga capek banget lihat orang-orang yang mau dijadikan saksi untuk kasus Jokowi! πŸ™„ Tiga ahli saraf itu pasti sih diutaruh oleh team terduga kasus ini untuk membuatnya terkesan tidak layak. πŸ˜‚ Zainal Muttaqin, ahlinya bedah saraf yang sering diajak jebakan ini kayaknya nanti akan bilang aja bahwa dokter Tifauziah Tyasuma bisa menebak perilaku orang, tapi siapa tahu aja kalau dia hanya ngasih cerita yang salah 🀣. Sementara itu Henri Subiakto, ahlinya komunikasi yang punya latar belakang parpol ini kayaknya akan bilang bahwa pasal sangkaan kepada Roy Suryo cs tidak tepat, tapi siapa tahu aja kalau dia hanya ngasih cerita yang salah lagi πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Gue nyesel aja kalau si Jokowi benar-benar tidak terlibat dengg pasal itu, tapi tapi, ilmu neurosience sih bisa digunakan untuk analisis perilaku orang, jadi kalau ada bukti yang kuat, mungkin gue percaya... tapi, masih kurang ya... dan apa sih dengan "Dokter Tifa" itu? Gue rasa Zainal Muttaqin sih lebih serius dulu, tapi sekarang sih jadi pengacara si Jokowi. Hmm, masih bingung... πŸ€”πŸ‘€
 
Kasus Jokowi itu kayaknya masih belum jelas, tapi ada satu hal yah, saya pikir kalau kita fokus pada bukti-bukti apa yang benar, maka kasus ini bisa diselesaikan dengan cepat 😊. Tapi apa yang bikin aku curiga adalah siapa yang memilih ahli-ahli untuk diceritakan, tapi bukan tentang faktanya sendiri πŸ€”. Saya rasa penting buat kita tidak terjebak dalam drama-drama ini, tapi fokus pada solusi ya? πŸ™
 
Maksudnya apa sih? Kalau dokter Tifa benar-benar ada, kenapa gak jadi dugaan kita ya? πŸ˜’ Apalagi kalau mereka tiba-tiba datang dan mengatakan "kita tidak salah" πŸ™„. Saya penasaran nih bagaimana ilmu neurosains bisa digunakan untuk menilai perilaku orang, tapi rasanya masih terlalu banyak keraguan. Bagaimana kalau mereka bukan cuma "dokter Tifa" yang dipaksa keluar dari kandang? πŸ˜• Mereka masih bisa memperkuat kesan bahwa kasus ini tidak layak. Saya lebih suka mendengarkan jawaban dari orang lain yang jujur, daripada mereka yang terlihat "dokter Tifa" aja πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Mau tahu apa yang salah dengan kasus Jokowi ini? Mereka mau menggunakan ilmu pengetahuan untuk membenar-benarkan tindakannya, tapi siapa nanti jadi saksi utama? πŸ€” Ahli bedah saraf Zainal Muttaqin bisa menjadi "Dokter Tifa" apa lagi, tapi siapa yang memberinya kepercayaan?

Dan apa itu dengan ahli komunikasi Henri Subiakto? Mereka mau berbagi pendapatnya tentang Roy Suryo, tapi bagaimana caranya mereka tahu sebenarnya apa yang terjadi? πŸ€·β€β™‚οΈ

Sekarang lagi orang lainnya yang mau bergabung, seperti Geodesi Tono Saksono dan Rocky Gerung. Mereka bisa memberikan informasi yang "proven" apa lagi, tapi siapa nanti jadi orang yang salah dalam penilaian ini? πŸ€¦β€β™‚οΈ

Dan Refly Harun yang memastikan semua ini benar-benar benar. Tapi aku rasa permasalahan utamanya adalah tidak ada kepastian apa-apa di sini. Siapa nanti jadi korban dari kesalahpahaman ini? πŸ€•
 
Hmmm, apa yang terjadi di sini? Kalau benar-benar ada tiga ahli saraf yang mau berbicara tentang kasus Jokowi, tapi apa yang mereka katakan sih? Ada yang bilang bahwa dokter Tifa memang bisa membantu menilai perilaku seseorang, tapi buat apa kalau tidak ada bukti nyata? Kemudian ada orang yang bilang bahwa pasal sangkaan kepada Roy Suryo cs tidak tepat, tapi siapa sih yang benar-benar tahu apa itu? Kalau saya jadi polling, saya rasa orang Indonesia masih agak keberantasan dalam memandang kasus ini... πŸ€”πŸ‘€
 
Maksudnya sih, kalau kita lihat jelas, ternyata kasus Jokowi itu udah banyak yang berbicara, tapi siapa yang benar-benar tahu apa yang terjadi? πŸ€” Ahli bedah saraf itu, Zainal Muttaqin, mungkin nggak asing lagi ya, tapi apa yang dia katakan tentang dokter Tifauziah Tyasuma kayaknya kayak teka-teki, sih. Apa artinya bisa menilai perilaku seseorang dengan ilmu neuroscience? πŸ€·β€β™‚οΈ

Sementara itu, ahli komunikasi Henri Subiakto yang dikatakan sebagai orang ketiga, tapi siapa yang tahu benar-benar ada di baliknya? Dia bilang kontribusinya dalam membuat Undang-Undang ITE kayaknya tidak terkait dengan pasal singa Roy Suryo, tapi gimana caranya bisa jadi? πŸ€”

Dan ahli pengukuran Geodesi Tono Saksono yang disebutkan sebagai orang kedua, mungkin ini sih yang benar-benar penting. Dia bilang apa yang dilakukan Rismon Sianipar dan Roy Suryo kayaknya sudah terbukti atau proven, tapi gimana caranya bisa jadi? πŸ€·β€β™‚οΈ

Dan yang paling nggak jelas lagi, Refly Harun yang bilang banyak ahli disiapkan untuk dihadirkan sebagai saksi, tapi siapa yang tahu benar-benar siap atau tidak. Yang pasti adalah permasalahan utama sih, siapa yang tahu lokasi kejahatan itu? πŸ€”
 
Gue rasa ga ada satu hal yang jelas di sini, siapa yah yang benar dan siapa yah yang salah? Ahli bedah saraf Zainal Muttaqin bisa ngatai ilmu neuroscience dokter Tifauziah Tyasuma, tapi gue rasa ga ada bukti nyata sih. Dan ahli komunikasi Henri Subiakto kayaknya tryan prove Roy Suryo tidak salah, tapi gue masih ragu. Sementara itu, Geodesi Tono Saksono kayaknya justru membuat konfusi lagi dengan kata-katanya tentang apa yang dilakukan oleh Rismon dan Roy. Gue rasa perlu ada bukti yang lebih jelas sebelum siapa yah yang dianggap benar atau salah. πŸ€”
 
Kalau siapa yang suka nonton drama bisa bayangkan, ternyata Jokowi punya team ahli saraf sendiri 🀯! Mereka buat kesan bahwa kasus Jokowi nggak layak banget, tapi aku pikir kalau sih ada apa apa di baliknya. Zainal Muttaqin seperti "Dokter Tifa" yang bisa menebak perilaku orang, tapi aku penasaran apakah dia memang benar-benar ahli atau hanya ngeliat-ngeliatan πŸ€”. Sementara itu, Henri Subiakto nggak sabar-sabar membela Roy Suryo, tapi aku rasa kalau sih dia juga tidak sepenuhnya benar. Geodesi Tono Saksono seperti orang yang punya alat ukur untuk memastikan apa yang dilakukan oleh terutama Rismon Sianipar dan Roy Suryo itu benar-benar "proven" atau tidak, tapi aku penasaran kalau sih ada bukti nyata di baliknya πŸ’‘.
 
Maksudnya sih, kalau kita lihat dari sisi ilmu pengetahuan ya, ada yang jelas banget! Zainal Muttaqin kayak gue bisa membantu bukti ilmiah untuk kasus Jokowi, dan Henri Subiakto kayaknya bisa menjelaskan dengan tepat apa itu kontribusi Roy Suryo dalam membuat Undang-Undang ITE. Tapi gue masih penasaran, siapa yang bilang kalau pasal sangkaan kepada Roy Suryo cs tidak tepat kayaknya? Gue rasa ini semua tentang cara cari bukti dan bukan tentang siapa yang salah atau tidak.
 
ini kasus jokowi apa sih... πŸ€” diagram ini:

+---------------+
| Kasus Jokowi |
+---------------+
|
|
v
+---------------+ +---------------+
| Tiga ahli | | Ahli bedah |
| Saraf | | Zainal Muttaqin|
+---------------+ +---------------+
| |
| |
v v
+---------------+ +---------------+
| Ilmu neuro | | Keterlibatan |
| Dokter Tifauziah| | Roy Suryo |
+---------------+ +---------------+

ini aku pikir salah satu ahli bedah neuro di Indonesia ini, tapi siapa sih dokter tifa? πŸ€·β€β™‚οΈ

saya bayangkan konsep ilmu neuroscience yang bisa digunakan untuk menilai perilaku orang, seperti yang dituangkan dalam "Jokowi's Whita Paper" itu, apa kegunaannya sih? πŸ€”

dan ahli komunikasi Henri Subiakto yang dianggap sebagai orang ketiga, tapi aku pikir dia harus lebih jelas dalam menjelaskan keterlibatan Roy Suryo dalam membuat Undang-Undang ITE itu. πŸ“

saya juga penasaran dengan apa yang dilakukan oleh terutama Rismon Sianipar dan Roy Suryo itu, apa bukti-bukti yang ada sih? πŸ€”
 
Kasus Jokowi sih masih nggak jelas banget ya... Mereka ingat ahli saraf, ahli komunikasi, dan pengukuran geodesi untuk menjelaskan kesan kalau kasus ini tidak layak... Tapi ayo, kita lihat dari mana asal informasinya... Zainal Muttaqin sih seperti "Dokter Tifa" yang bisa menilai perilaku seseorang... tapi kenapa ada yang bilang kalau pasal sangkaan terhadap Roy Suryo cs tidak tepat? Geodesi Tono Saksono kayaknya jadi orang kedua yang membantu... tapi apa yang dibawa oleh Rismon Sianipar dan Roy Suryo sih "proven" aja? Kenapa ada yang bilang kalau kasus ini nggak jelas banget? πŸ€”πŸš«
 
ini gampang banget dijadikan viral, siapa sih yang tak suka dengan Jokowi? tapi jangan lupa bahwa ada orang lain juga yang ikut campur, seperti Roy Suryo sendiri. kan kalau dia bukan korban, kenapa dia ikut ajak ahli-ahlinya? dan apa sih dengan "Dokter Tifa" ini, siapakah dia? saya rasa kasus ini makin jadi komedi, hehe πŸ˜‚
 
Gue rasa kasus Jokowi kaya cerita film aja, tapi gue penasaran apa yang dibawa oleh ahli-ahlinya ini πŸ€”. Zainal Muttaqin bilang dokter Tifauziah Tyasuma bisa menilai perilaku orang tujuh kali lipat lebih baik daripada dokter biasa. Lehaaas πŸ˜‚, gue rasa si dokter Tifauziah gak punya dokter yang dipilih, tapi kayaknya dia suka jalan pintas πŸ€·β€β™‚οΈ.

Henri Subiakto bilang pasal Roy Suryo tidak tepat, tapi gue rasa ini seperti mencari alibi yang berat. Aku rasa pasal tersebut sudah cukup jelas, tapi gue rasa Roy Suryo suka jalan panjang πŸ™„.

Gue penasaran apa yang dibawa oleh Geodesi Tono Saksono πŸ˜…. Gue rasa ini seperti mencari bukti yang bisa membantu kasus Jokowi. Tapi, gue rasa ada kesan bahwa semua ahli-ahlinya ini suka jalan pintas πŸ€·β€β™‚οΈ.

Saya rasa gue akan menunggu lagi apa yang dihadirkan oleh ahli-ahli ini 😊.
 
kembali
Top