Pertemuan Prabowo dengan Rosan di Hambalang, Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun Bakal Terwujud
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani baru saja bertemu di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu memicu harapan bahwa proyek hilirisasi Rp100 triliun yang telah dibahas sebelumnya nantinya akan terwujud.
Menurut sumber yang dikutip dari Instagram Sekretariat Kabinet, pertemuan itu membahas perkembangan lima titik proyek hilirisasi yang akan dilakukan oleh Danantara Indonesia. Proyek-proyek tersebut akan melibatkan investasi sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun.
Salah satu proyek yang dijadwalkan adalah Waste to Energy, yaitu mengubah sampah menjadi energi seperti listrik, panas, atau bahan bakar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah terbuka dan memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat.
"Sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi," tulis Sekretariat Kabinet dalam unggahan Instagram tersebut.
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani baru saja bertemu di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu memicu harapan bahwa proyek hilirisasi Rp100 triliun yang telah dibahas sebelumnya nantinya akan terwujud.
Menurut sumber yang dikutip dari Instagram Sekretariat Kabinet, pertemuan itu membahas perkembangan lima titik proyek hilirisasi yang akan dilakukan oleh Danantara Indonesia. Proyek-proyek tersebut akan melibatkan investasi sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun.
Salah satu proyek yang dijadwalkan adalah Waste to Energy, yaitu mengubah sampah menjadi energi seperti listrik, panas, atau bahan bakar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah terbuka dan memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat.
"Sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi," tulis Sekretariat Kabinet dalam unggahan Instagram tersebut.