Resmi! Pertamina Gabungkan 3 Sub Holding Bisnis Hilir Jadi Satu

Pertamina Mengintegrasikan Bisnis Hilir Dalam Satu Entitas, Meningkatkan Efisiensi dan Ketersediaan Energi di Indonesia

Jakarta, Pertamina (Persero) telah mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu, dengan menyatukan tiga Sub Holding yang bergerak di sektor hilir menjadi Satu. Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS) telah bergabung menjadi Sub Holding Downstream.

Dengan terintegrasinya rantai pasok hilir, Pertamina memastikan ketersediaan energi yang lebih andal di Indonesia. Integrasi ini akan menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan, mengintegrasikan proses pengolahan bahan bakar di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk yang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing Perusahaan. "Ketika kilang, distribusi, dan logistik serta pemasaran bekerja sebagai satu sistem, kita dapat menghilangkan redundansi, mempercepat layanan, dan menghadirkan pasokan energi yang andal dari Sabang sampai Merauke," kata Simon.

Pertamina juga menargetkan transformasi dalam lini bisnisnya, khususnya yang terkait dengan peningkatan pelayanan ke masyarakat. Integrasi ini tidak akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat maupun terhadap mitra bisnis dan pekerja, sebaliknya menargetkan penyediaan energi yang semakin handal untuk masyarakat melalui peningkatan kolaborasi lintas divisi serta memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa dan generasi mendatang dengan semangat Energizing Indonesia.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
 
ini gini, kalau pemerintah mau konsolidasi perusahaan Pertamina, tapi apa keuntungannya sih? apalagi kalau ada masalah di kilang, berapa aja biaya yang dijangkau? sekarang Pertamina punya satu entitas, tapi apakah efisiensi bisa meningkat? ataukah hanya justru membuat birokrasi semakin tektur?
 
Lalu apa nih, kalau Pertamina menggabungkan bisnis hilir di bawah satu entitas? Maksudnya apa sih? Jadi, Pertamina punya 3 divisi, yaitu PPN, KPI, dan PIS. Sekarang di gabung, jadi menjadi 1 entitas aja. Ternyata hal ini bisa membuat efisiensi energi meningkat dan pasokan energi di Indonesia lebih stabil. Sama-sama baik lah, kalau sudah ada efisiensi dan ketersediaan energi yang andal di Indonesia. Tapi, harusnya juga ada penjelasan lebih lanjut tentang bagaimana caranya mereka bisa mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas. Mungkin ada cara-cara yang cerdas untuk mengatasi kesalahannya, gak? 🤔
 
Kasih kabar, aku pikir ini gampang banget ya Pertamina mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas. Aku senang melihat mereka bisa meningkatkan efisiensi dan ketersediaan energi di Indonesia. Sepertinya ini akan membantu Pertamina menjadi lebih kompetitif di pasar. Aku juga senang melihat mereka berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission 2060. Semoga ini bisa membuat perbedaan besar bagi Indonesia dan bangsa kita yang akan datang 🌿💚
 
Gue pikir ini bakal membuat PT Pertamina lebih kuat lagi... tapi juga gue khawatir, siapa nanti yang menguasai segala hal di dalam bisnis hilir? Gue ingat kalau beberapa tahun lalu, PT Caltex sudah melakukan hal serupa dan hasilnya gak ada jaminan... apakah Pertamina punya strategi yang lebih baik dari itu? 🤔👀
 
ini penting banget ya, integrasinya buat Pertamina semakin handal di pasaran, semoga bisa meningkatkan efisiensi dan ketersediaan energi di Indonesia 🌟. integrasi ini juga akan membantu mengurangi redundansi di rantai pasokan, sehingga pelayanan ke masyarakat bisa lebih cepat dan andal 💨. dan yang terpenting lagi, integrasi ini berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission 2060 🌎. semoga Pertamina bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain di Indonesia yang ingin bertransformasi dalam bisnisnya 😊.
 
kembali
Top