Realisasi Pembiayaan Utang APBN 2025 Capai Rp 736,3 T

Kementerian Keuangan melaporkan bahwa realisasi pembiayaan utang dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 telah mencapai Rp 736,3 triliun. Ini mencapai 94,9 persen dari target utang sepanjang 2025 sebesar Rp 775,9 triliun.

Pembiayaan dilakukan lewat penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman. Tujuan pembiayaan anggaran adalah menutup defisit, pembiayaan investasi dan mendukung pengelolaan kas negara yang efisien.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, realisasi total pembiayaan anggaran adalah Rp 744 triliun. Dijelaskan bahwa ini dibagi menjadi pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun atau 94,9 persen dari APBN dan pembiayaan non-utang sebesar Rp 7,7 triliun.

Namun, ada perubahan yang dilakukan oleh investor terhadap SBN. Perlu diingat bahwa turunnya imbal hasil atau yield obligasi pemerintah tersebut disebabkan oleh permintaan investor yang meningkat dan pasar keuangan domestik yang solid serta kinerja perekonomian.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto memastikan bahwa utang pemerintah masih dalam level aman dengan risiko dan portofolio yang terkelola dengan baik. Ia juga menyatakan bahwa Kementerian Keuangan akan melaporkan realisasinya bulan depan.

Jumlah investor SBN retail yang terus bertambah, yaitu sebesar 1.018.925, menunjukkan minat masyarakat terhadap investasi SBN.
 
Sudah waktunya kita bincang tentang kebijakan fiskal ini 🤔. Aku pikir realisasi Rp 736,3 triliun itu sudah bagus, tapi perlu diingat bahwa ini masih dalam target sebesar Rp 775,9 triliun. Aku juga penasaran dengan apa yang menyebabkan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah turun 🤑. Tapi aku rasa itu bisa dipahami karena investor Indonesia sangat berminat untuk berinvestasi di pasar keuangan domestik 💪. Yang penting adalah utang pemerintah tetap dalam level aman dan Kementerian Keuangan harus terus melaporkan realisasi-nya dengan jelas 📊.
 
Banyak banget ya sih, apa lagi lagi kita harus berutang triliunan rupiah... 😂 Memang pas untuk meningkatkan pengelolaan kas negara dan investasi, tapi bagaimana caranya nih? Jangan cuma terus berutang aja... Mungkin kementerian keuangan bisa mencoba memperbanyak sumber pendapatan kita ya... 🤔
 
[img: Gif pesan kesedihan dengan bahasa Indonesia "Harganya naik banget sih" 😭💸]

[img: Lirik kartun tentang orang sedang ketinggalan tren, dengan latar belakang Indonesia 🤦‍♂️]

[img: Screenshot aplikasi investasi dengan mata yang besar dan ekspresi "kuat" 🤑]
 
aku kira apa itu Surat Berharga Negara (SBN) apa sih? bagaimana cara menginvestasikannya 🤔 aku baru mulai belajar tentang hal ini dan mau tahu lebih lanjut tentang SBN di mana aku bisa coba membaca informasi yang lebih lengkap tentangnya 😅
 
Gak sabarnya, bro! 🤯 Kementerian Keuangan ini terus banget ngeluarkan utang! Rp 736 triliun lagi... Gak masalah kalau kita butuhnya, tapi harus diingat bahwa kita harus bisa membayar utang itu nanti.

Aku pikir keren juga kalau kita bisa menutup defisit ini dengan baik. Jadi kita jangan biarkan kas negara kita terus tergantung pada utang! 🤦‍♂️ Aku suka banget ketika suatu kebijakan bisa diimplementasikan dengan baik dan memberikan hasil yang positif.

Tapi aku juga curhat, apa sebabnya imbal hasil obligasi pemerintah turun begitu cepat? Mungkin karena investor kira-kira kita tidak bisa membayar utang nanti... Tapi itu harus diterima, bro. Kita harus belajar untuk mengelola kas dan utang dengan baik! 💸
 
Maaf, aku pikir Rp 736,3 triliun itu masih terjangkau, tapi Wakil Menteri Keuangan bilang 94,9 persen dari target utang sepanjang 2025 itu benar-benar mencapai targetnya? Apa ada yang salah dengan aku? Aku pikir ini semua masuk akal, tapi aku juga pikir Rp 744 triliun itu masih bisa ditandingi. Dan apa artinya jika realisasi total pembiayaan anggaran adalah Rp 744 triliun, di mana sumbernya? Apa ada perubahan yang tidak aku ketahui? Aku juga penasaran dengan jumlah investor SBN retail yang terus bertambah itu, tapi bagaimana ini mempengaruhi nilai SBN?
 
Maksud sih kalau gini. Pemerintah udah punya target utang Rp 775,9 triliun tapi sekarang sudah mencapai Rp 736,3 triliun. Tapi apa yang penting, uangnya masih dalam keamanan, kan? 🤞
Tapi apa sih arti jika imbal hasil SBN turun? Menurutku, itu bukanlah masalah besar ya. Pemerintah udah punya strategi untuk mengelolanya dengan baik. Dan investor yang terus bertambahnya juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih percaya dengan investasi SBN, hehe! 📈
 
kembali
Top