Purbaya Ungkap Momen Prabowo Kecewa Dana TKD Diselewengkan Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pernah kecewa dengan anggaran transfer ke daerah (TKD) kerap diselewengkan oleh pemerintah daerah. Hal ini membuat anggaran TKD untuk 2026 dipangkas sangat dalam, menjadi Rp 649,99 triliun dari sebelumnya Rp 919,87 triliun.

Purbaya mengakui bahwa saat itu beliau belum menjabat sebagai menteri keuangan dan belum memahami alasan pemotongan anggaran. "Saya belum kadi menkeu saat dipotong. dasar pemotongan tidak terlalu jelas bagi saya saat itu," katanya.

Namun, Purbaya tetap menjaga optimismanya bahwa dirinya akan membantu pemerintah daerah untuk mengnormalisasi anggaran TKD pada 2026. "Kalau bagus saya hadap presiden minta anggaran pemda direvisi dan kita mampu, uang kita cukup harusnya sih," katanya.

Purbaya juga menekankan pentingnya perbaikan anggaran pemerintah untuk kembali menormalisasi anggaran TKD. "Kalau bagus saya yakin kuartal II tahun depan ekonomi lebih bagus dari sekarang. Kalau enggak saya juga dipecat," katanya.

Kekecewaan Prabowo Subianto dengan diselewengkan anggaran TKD kerap membuat beliau memutuskan untuk mengurangi anggaran TKD pada 2026. Namun, Purbaya tetap berjanji akan membantu pemerintah daerah untuk mengnormalisasi anggaran tersebut.
 
Hahaha, kayaknya kalau mau dipotong, gak usah ngewajah, deh! 😂 Siap aja duit gini, tapi siapa tahu kemana aja? 🤷‍♂️ Kita bisa yakin, kalau nggak terkontrol, ini akan jadi masalah. 😬 Yang penting, Prabowo Subianto juga sudah bilang mau ambil tindakan, kayaknya kan? 💪 Kalau tidak, gak ada yang bisa diubah ya... tapi kalau bisa, pasti kita senang, deh! 🙏
 
Pokoknya 649,99 triliun itu still terlalu minim kan? Apa pemerintah daerah tidak bisa ngelola uang ya? Semua nge-sewengkan aja... Minta minta aja apa punya uang sama gini.
 
hehehe, ngomong2an Menteri Keuangan itu kayaknya sengaja coba2 tekan kebutuhan anggaran TKD kan? 🤔 649,99 triliun dari 919,87 triliun kayaknya agak parah banget, afaik anggaran ini harus lebih banyak lagi untuk bisa ngatur kegiatan di daerah. sih kalau kita lihat chart budget yang masuk dan keluarnya ada kekurangan itu juga akan membuat pemerintahan lebih cenderung.

atau mungkin karena Prabowo Subianto kayaknya sudah capek banget sama kelewengannya, sih kayaknya dia tidak mau lagi merogoh anggaran TKD. tapi kan ngomong2an Menteri Keuangan itu bagus sekali karena nanti bisa menyesuaikan anggaran TKD dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

sayangnya kita harus lihat chart economic yang terus naik atau turun, sih kalau ekonomi kita stabil maka anggaran TKD dapat lebih stabil. tapi kayaknya kita masih harus banyak lagi perhatian untuk mengatur anggaran pemerintahan dan meningkatkan kebutuhan masyarakat di daerah. 📈📊
 
Gue rasa kalau nanti 2026 ari kita harus banget konsisten dalam mengelola dana TKD nih... biar jangan terjadi lagi seperti situasi ini... gue rasa beliau Prabowo Subianto memang kecewa tapi kita juga harus lebih bijak dalam mengelolanya ya...
 
Aku rasa ini sama kayak tahun 90an lagi, kalau tidak ada aturan, kalo bisa semua orang mau bereaksi sendiri aja. Sekarang aku lihat kalau presiden juga kesal dengan anggaran TKD dipotong, tapi aku pikir ini adalah pelajaran bagus buat kita semua. Kalau kita jangan perhatikan aturan-aturan, nanti apa yang akan terjadi? Mungkin nanti kita tidak memiliki uang lagi untuk membangun infrastruktur dan hal-hal penting lainnya. Aku harap Purbaya bisa membantu pemerintah daerah mengatasi masalah ini dan membuat anggaran TKD lebih stabil.
 
kembali
Top