Pemerintah Membatasi Kebijakan BI, Mengatakan Thomas Tidak Mengintervensi.
Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, menempatkan Wamenkeu Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak dianggap bentuk intervensi kebijakan sentral. Purbaya menyatakan dirinya bermain sesuai aturan dan menggunakan praktik terbaik global dalam bank sentral.
"Dalam permainan ini, saya cukup pintar untuk memahami apa itu," ujar Purbaya saat menjadi pembicara di Indonesia Economic Summit di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Ia juga mengatakan bahwa keputusan Thomas tidak dapat dilihat sebagai intervensi. Menurutnya, yang perlu dipertimbangkan adalah apakah BI bebas beroperasi secara independen atau tidak.
Purbaya menyebutkan, krisis imbas pandemi Covid-19 pada 2021 menjadi titik balik di mana bentuk intervensi terhadap independensi BI muncul. Seseorang pernah menggagas untuk membubarkan BI. Sedangkan masuknya Thomas dalam BI disebut bukan bentuk intervensi.
"Pemerintah tidak memilih dan memaksakan kebijakan kepada bank sentral," kata Purbaya. Ia juga menyatakan dirinya bermain sesuai aturan, menggunakan praktik terbaik global dalam bank sentral.
Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, menempatkan Wamenkeu Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak dianggap bentuk intervensi kebijakan sentral. Purbaya menyatakan dirinya bermain sesuai aturan dan menggunakan praktik terbaik global dalam bank sentral.
"Dalam permainan ini, saya cukup pintar untuk memahami apa itu," ujar Purbaya saat menjadi pembicara di Indonesia Economic Summit di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Ia juga mengatakan bahwa keputusan Thomas tidak dapat dilihat sebagai intervensi. Menurutnya, yang perlu dipertimbangkan adalah apakah BI bebas beroperasi secara independen atau tidak.
Purbaya menyebutkan, krisis imbas pandemi Covid-19 pada 2021 menjadi titik balik di mana bentuk intervensi terhadap independensi BI muncul. Seseorang pernah menggagas untuk membubarkan BI. Sedangkan masuknya Thomas dalam BI disebut bukan bentuk intervensi.
"Pemerintah tidak memilih dan memaksakan kebijakan kepada bank sentral," kata Purbaya. Ia juga menyatakan dirinya bermain sesuai aturan, menggunakan praktik terbaik global dalam bank sentral.