Venezuela Kembali Berputar Sinyal Setelah Serangan AS. Wapres Delcy Rodriguez Dijadikan Presiden Interim, Tapi Siapa Sih Ia?
Pernyataan Donald Trump berujung pada penculikan Nicolas Maduro dan istrinya Celia Flores oleh militer Amerika Selatan (AS) lewat serangan udara yang menewaskan puluhan jiwa termasuk masyarakat sipil. Puncaknya, Delcy Rodriguez ditempatkan sebagai presiden Venezuela sementara pemerintahan AS mengambil alih kekuasaan di Caracas.
Delcy Rodriguez lahir pada 27 Mei 1953 di Caracas, dan sejak kecil ia dipengaruhi oleh ayahnya, Jorge Antonio Rodriguez, aktivis kiri yang sempat jadi dalang dalam kasus penculikan Owen-Illinois Inc. pada 1976. Delcy sendiri pernah menjadi mahasiswa dan aktivis serikat Asosiasi Pengacara Perburuhan Venezuela. Lalu, ia menjabat sebagai koordinator umum Kantor Wakil Kepresidenan Venezuela dan Direktur Urusan Internasional di Kementerian Energi dan Pertambangan.
Pada 2013, Delcy Rodriguez ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi selama pemerintahan Nicolas Maduro. Lalu, ia diberi tugas sebagai Menteri Luar Negeri, serta Ketua Majelis Konstituen Nasional (ANC). Kala itu, ia juga menjabat kepala Badan Intelijen Bolivarian (SEBIN) yang berada di bawah komando wakil presiden.
Pernyataan Delcy Rodriguez menghadapi gugatan dari para lawannya, termasuk Donald Trump, yang menyebutnya sebagai "penjahat" dan memberi ancaman bahwa dia akan menerima perlakuan serupa seperti Maduro. Namun, Delcy Rodriguez juga sempat menunjukkan respons keras terhadap operasi militer AS tersebut.
Sementara itu, Delcy Rodriguez dianggap sebagai tangan kanan Maduro dalam pemerintahan dan ideologis. Tapi apa itu arti dari itu?
Pernyataan Donald Trump berujung pada penculikan Nicolas Maduro dan istrinya Celia Flores oleh militer Amerika Selatan (AS) lewat serangan udara yang menewaskan puluhan jiwa termasuk masyarakat sipil. Puncaknya, Delcy Rodriguez ditempatkan sebagai presiden Venezuela sementara pemerintahan AS mengambil alih kekuasaan di Caracas.
Delcy Rodriguez lahir pada 27 Mei 1953 di Caracas, dan sejak kecil ia dipengaruhi oleh ayahnya, Jorge Antonio Rodriguez, aktivis kiri yang sempat jadi dalang dalam kasus penculikan Owen-Illinois Inc. pada 1976. Delcy sendiri pernah menjadi mahasiswa dan aktivis serikat Asosiasi Pengacara Perburuhan Venezuela. Lalu, ia menjabat sebagai koordinator umum Kantor Wakil Kepresidenan Venezuela dan Direktur Urusan Internasional di Kementerian Energi dan Pertambangan.
Pada 2013, Delcy Rodriguez ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi selama pemerintahan Nicolas Maduro. Lalu, ia diberi tugas sebagai Menteri Luar Negeri, serta Ketua Majelis Konstituen Nasional (ANC). Kala itu, ia juga menjabat kepala Badan Intelijen Bolivarian (SEBIN) yang berada di bawah komando wakil presiden.
Pernyataan Delcy Rodriguez menghadapi gugatan dari para lawannya, termasuk Donald Trump, yang menyebutnya sebagai "penjahat" dan memberi ancaman bahwa dia akan menerima perlakuan serupa seperti Maduro. Namun, Delcy Rodriguez juga sempat menunjukkan respons keras terhadap operasi militer AS tersebut.
Sementara itu, Delcy Rodriguez dianggap sebagai tangan kanan Maduro dalam pemerintahan dan ideologis. Tapi apa itu arti dari itu?