Valentino Garavani, raja mode Italia yang memanjatkan puncak kesuksesannya di dunia fashion pada 1970-an dan 1980-an. Ia meninggal dunia pada Senin (19/1/2026) dalam usia 93 tahun.
Rumah mode Valentino Garavani, salah satu rumah mode mewah Italia terkenal, dibuka oleh Valentino sendiri pada tahun 1960 di Via Condotti, Roma. Di era itu, Valentino menjadi simbol keanggunan modern setelah mengakui pengakuan dari klien-klien berprofil tinggi seperti Elizabeth Taylor dan Jacqueline Kennedy Onassis. Koleksi monokrom hitam putihnya sangat mempengaruhi gaya mode pada saat itu.
Valentino berkesempatan untuk menciptakan warna merah yang terkenal sebagai "Valentino Red" dan menjadi identitas visual rumah mode Valentino, ikon romantisme dalam sejarah fashion.
Selama lebih dari enam dekade bersama pasangan hidupnya Giancarlo Giammetti, Valentino membangun kerajaan mode global. Pada 1970-an dan 1980-an, desainnya menjadi pilihan utama kalangan bangsawan, selebritas Hollywood, dan elite internasional.
"Kami mencintai keindahan itu bukan kesalahan kami. Dan saya tahu apa yang diinginkan perempuan: mereka ingin merasa cantik," ucap Valentino dikutip Reuters.
Valentino menjual perusahaannya pada 1998 namun tetap aktif secara kreatif hingga penutup karier terakhirnya pada 2008.
Rumah mode Valentino Garavani, salah satu rumah mode mewah Italia terkenal, dibuka oleh Valentino sendiri pada tahun 1960 di Via Condotti, Roma. Di era itu, Valentino menjadi simbol keanggunan modern setelah mengakui pengakuan dari klien-klien berprofil tinggi seperti Elizabeth Taylor dan Jacqueline Kennedy Onassis. Koleksi monokrom hitam putihnya sangat mempengaruhi gaya mode pada saat itu.
Valentino berkesempatan untuk menciptakan warna merah yang terkenal sebagai "Valentino Red" dan menjadi identitas visual rumah mode Valentino, ikon romantisme dalam sejarah fashion.
Selama lebih dari enam dekade bersama pasangan hidupnya Giancarlo Giammetti, Valentino membangun kerajaan mode global. Pada 1970-an dan 1980-an, desainnya menjadi pilihan utama kalangan bangsawan, selebritas Hollywood, dan elite internasional.
"Kami mencintai keindahan itu bukan kesalahan kami. Dan saya tahu apa yang diinginkan perempuan: mereka ingin merasa cantik," ucap Valentino dikutip Reuters.
Valentino menjual perusahaannya pada 1998 namun tetap aktif secara kreatif hingga penutup karier terakhirnya pada 2008.