Pernyataan Muka-Muka Adik Jeffrey Epstein: "Kakaku Tewas karena Bunuh Diri, Tapi Saya Rasa Ini Gagal"
Sejak kematiannya pada bulan Juli 2019 di dalam sel penjara New York, Mark Epstein, adik mantan financier kontroversial Jeffrey Epstein, terus mengekspresikan ketidakpercayanya akan versi bunuh diri yang diberitakan oleh Departemen Kehakiman. Menurutnya, foto-foto otopsi dan laporan dari DOJ (Departemen Justisi Amerika Serikat) tidak menunjukkan bukti-bukti yang cukup untuk mendukung kesimpulan tersebut.
Mark, yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang properti dan manajemen investasi, mengatakan bahwa kecuragianya terhadap versi bunuh diri itu tidak hanya disebabkan oleh ketidakakuratan foto-foto otopsi, tetapi juga karena beberapa masalah lain yang dia sebutkan. Menurutnya, ada beberapa kesempatan dimana pihak berwenang harus mengambil tindakan lebih lanjut untuk menyelidiki kematian kakaknya.
"Jika Anda melihat semua bukti, termasuk otopsi, foto-foto tubuhnya, laporan DOJ yang omong kosong dan penuh dengan ketidakakuratan, Anda tidak akan pernah sampai pada kesimpulan bahwa ini adalah bunuh diri. Tapi berdasarkan apa?" kata Mark kepada The Guardian (22/1/2024).
Sejak kematiannya pada bulan Juli 2019 di dalam sel penjara New York, Mark Epstein, adik mantan financier kontroversial Jeffrey Epstein, terus mengekspresikan ketidakpercayanya akan versi bunuh diri yang diberitakan oleh Departemen Kehakiman. Menurutnya, foto-foto otopsi dan laporan dari DOJ (Departemen Justisi Amerika Serikat) tidak menunjukkan bukti-bukti yang cukup untuk mendukung kesimpulan tersebut.
Mark, yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang properti dan manajemen investasi, mengatakan bahwa kecuragianya terhadap versi bunuh diri itu tidak hanya disebabkan oleh ketidakakuratan foto-foto otopsi, tetapi juga karena beberapa masalah lain yang dia sebutkan. Menurutnya, ada beberapa kesempatan dimana pihak berwenang harus mengambil tindakan lebih lanjut untuk menyelidiki kematian kakaknya.
"Jika Anda melihat semua bukti, termasuk otopsi, foto-foto tubuhnya, laporan DOJ yang omong kosong dan penuh dengan ketidakakuratan, Anda tidak akan pernah sampai pada kesimpulan bahwa ini adalah bunuh diri. Tapi berdasarkan apa?" kata Mark kepada The Guardian (22/1/2024).