Inka Williams, Model Bali yang Bikin Dunia Jatuh Cinta. Seorang model internasional dari Bali yang dipanggil sebagai "Gigi Hadid dari Bali" karena kesamaannya dengan model ternama itu.
Pada tahun 2025, Inka mulai menarik perhatian dunia setelah dikabarkan berpacaran dengan aktor Channing Tatum. Pasangan ini mengeluarkan kemunculan bersama di pesta pra-Oscar, debut karpet merah di Los Angeles dan London, serta unggahan romantis di media sosial.
Namun, Inka bukan sosok sembarangan itu sendiri. Ia lahir di Melbourne, Australia dari orang tua berdarah Prancis dan Australia, namun dibesarkan di Bali, Indonesia. Ini yang membuatnya menjadi model Bali yang kaya akan energi dan estetika alam.
Menurut Inka, tumbuh besar di Bali telah menjadikan dirinya menjadi orang yang sangat penyayang. Ia merasa sangat terhubung dengan budaya dan energi pulau ini. Menurutnya, "Tumbuh besar di Bali telah membuat saya orang yang sangat penyayang".
Inka juga merupakan pengusaha muda yang sukses. Ia mendirikan merek fashion She Is I pada 2019, sebuah brand yang terinspirasi dari warisan desain sang ibu dan berfokus pada busana berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan lintas generasi.
Filosofi hidupnya menekankan pentingnya cinta, keseimbangan, dan koneksi dengan diri sendiri, sesama, dan alam. Menurut Inka, "Tingkatkan getaran hidup Anda dengan CINTA, jalani hidup Anda sepenuhnya, dan bersikap baiklah kepada diri sendiri dan orang lain".
Pada tahun 2025, Inka mulai menarik perhatian dunia setelah dikabarkan berpacaran dengan aktor Channing Tatum. Pasangan ini mengeluarkan kemunculan bersama di pesta pra-Oscar, debut karpet merah di Los Angeles dan London, serta unggahan romantis di media sosial.
Namun, Inka bukan sosok sembarangan itu sendiri. Ia lahir di Melbourne, Australia dari orang tua berdarah Prancis dan Australia, namun dibesarkan di Bali, Indonesia. Ini yang membuatnya menjadi model Bali yang kaya akan energi dan estetika alam.
Menurut Inka, tumbuh besar di Bali telah menjadikan dirinya menjadi orang yang sangat penyayang. Ia merasa sangat terhubung dengan budaya dan energi pulau ini. Menurutnya, "Tumbuh besar di Bali telah membuat saya orang yang sangat penyayang".
Inka juga merupakan pengusaha muda yang sukses. Ia mendirikan merek fashion She Is I pada 2019, sebuah brand yang terinspirasi dari warisan desain sang ibu dan berfokus pada busana berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan lintas generasi.
Filosofi hidupnya menekankan pentingnya cinta, keseimbangan, dan koneksi dengan diri sendiri, sesama, dan alam. Menurut Inka, "Tingkatkan getaran hidup Anda dengan CINTA, jalani hidup Anda sepenuhnya, dan bersikap baiklah kepada diri sendiri dan orang lain".