Kalau kita lihat hal-hal yang dimaksud di kalangan pengusaha dan politik Indonesia, jangkauannya sudah begitu luas. Banyak mereka memiliki latar belakang yang menarik seperti Adies Kadir, Wakil Ketua DPR RI yang kemarin terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Kemudian, sekarang kalangan pengusaha dan politik Indonesia ini menunjukkan hal-hal berikut:
Seorang politisi atau kepala negara sering kali kita rasakan bahwa mereka memiliki latar belakang yang cukup kompleks. Banyak dari mereka memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan bisnis mereka dengan cara-cara unik dan tidak seperti orang lain, bahkan terkadang dengan cara melanggar aturan.
Dalam kasus Adies Kadir, dia memulai karier sebagai site manager pada tahun 1992 di PT Lamicitra Nusantara Tbk. Dia kemudian melanjutkan ke posisi project manager di PT Surya Inti Permata Tbk selama kurang lebih setahun. Setelah itu, Adies menjadi direktur utama di PT Adi Jayatek pada tahun 1999-2005.
Ia juga dipercaya sebagai general manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk, yang merupakan latar belakang penting bagi Adies dalam menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Sementara itu, jika kita mengamati porsi harta kekayaan yang dimiliki Adies Kadir saat ini, maka dia termasuk di kategori orang kaya. Berdasarkan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHKPN) pada awal menjabat di lembaga DPR RI unit kerja Golkar, total harta kekayaannya adalah sebesar Rp14,3 miliar, yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp6,4 miliar.
Kemudian, sekarang kalangan pengusaha dan politik Indonesia ini menunjukkan hal-hal berikut:
Seorang politisi atau kepala negara sering kali kita rasakan bahwa mereka memiliki latar belakang yang cukup kompleks. Banyak dari mereka memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan bisnis mereka dengan cara-cara unik dan tidak seperti orang lain, bahkan terkadang dengan cara melanggar aturan.
Dalam kasus Adies Kadir, dia memulai karier sebagai site manager pada tahun 1992 di PT Lamicitra Nusantara Tbk. Dia kemudian melanjutkan ke posisi project manager di PT Surya Inti Permata Tbk selama kurang lebih setahun. Setelah itu, Adies menjadi direktur utama di PT Adi Jayatek pada tahun 1999-2005.
Ia juga dipercaya sebagai general manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk, yang merupakan latar belakang penting bagi Adies dalam menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Sementara itu, jika kita mengamati porsi harta kekayaan yang dimiliki Adies Kadir saat ini, maka dia termasuk di kategori orang kaya. Berdasarkan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHKPN) pada awal menjabat di lembaga DPR RI unit kerja Golkar, total harta kekayaannya adalah sebesar Rp14,3 miliar, yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp6,4 miliar.