Pramono Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Pengendara di Tengah Macet dan Banjir Jakarta
Korban yang meluluh-lunasi di tengah macet dan banjir Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, saksi terjun dari sebuah bengkel dekat lokasi melihat mobil berhenti di tengah jalan. Saksi kemudian melaporkan ke petugas lalu lintas.
Anggota lantas yang datang ke lokasi sempat mendorong mobil karena diduga mogok. Namun, kendaraan tidak bergerak lantaran rem tangan masih aktif. Keberadaan korban terungkap ketika polisi mencoba mengetuk kaca dan membuka pintu mobil, namun pengemudi tidak merespons.
Pengemudi tersebut ditemukan duduk dengan kepala tertunduk di depan setir, mengenakan kaos abu-abu dan celana jenas biru. "Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadanya sudah tidak berdetak," ujar Pramono.
Korban yang meluluh-lunasi di tengah macet dan banjir Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, saksi terjun dari sebuah bengkel dekat lokasi melihat mobil berhenti di tengah jalan. Saksi kemudian melaporkan ke petugas lalu lintas.
Anggota lantas yang datang ke lokasi sempat mendorong mobil karena diduga mogok. Namun, kendaraan tidak bergerak lantaran rem tangan masih aktif. Keberadaan korban terungkap ketika polisi mencoba mengetuk kaca dan membuka pintu mobil, namun pengemudi tidak merespons.
Pengemudi tersebut ditemukan duduk dengan kepala tertunduk di depan setir, mengenakan kaos abu-abu dan celana jenas biru. "Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadanya sudah tidak berdetak," ujar Pramono.