Pramono: Penertiban Atribut di Flyover Berlaku untuk Semua Partai

Pemutusan Atribut Parpol di Jakarta: Semua Partai Harus Mengikuti Aturan Baru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan sudah membuat aturan untuk larangan atribut partai politik di jembatan atau flyover Jakarta. Pramono memerintahkan kepada Satpol PP dan Wali Kota untuk memberikan pengumuman bagi partai-partai politik dan menetapkan jangka waktu yang diperbolehkan.

Pemutusan atribut parpol ini akan dilakukan terhadap semua partai, tanpa memandang apakah Partai A, B, C, atau D. Pramono menyatakan bahwa apa pun yang sudah masa izinnya lewat, segera diturunkan.

Pemutusan atribut parpol ini diambil sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menertibkan spanduk-spanduk dengan ukuran besar di sepanjang jalan. Pramono menyatakan bahwa ia benar-benar ingin menertibkan agar tidak ada lagi flyover yang digunakan sebagai tempat pasang spanduk parpol.

Pemutusan atribut parpol ini diharapkan dapat mengurangi gangguan lalu lintas di Jakarta dan membuat kota menjadi lebih rapi. Pramono menyatakan bahwa ia akan tindak lanjuti arahan Presiden untuk menertibkan spanduk-spanduk dengan ukuran besar di sepanjang jalan.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta pemerintah daerah untuk menertibkan spanduk iklan berukuran besar di sepanjang jalan sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
 
Gue pikir ini kabar baik buat rakyat Jakarta, sih ๐Ÿ™. Jembatan dan flyover gak usah dipenuhi dengan spanduk-spanduk parpol yang banyak, kok. Gangguan lalu lintas pun akan jauh lebih sedikit, dan kota Jakarta terlihat lebih rapi, kan? ๐ŸŒ†. Saya setuju dengan arahan Presiden Prabowo, itu benar-benar perlu kita lakukan. Gue harap semua partai politik bisa menerima aturan ini dan tidak memprotes, ya ๐Ÿคž.
 
Pemutusan atribut parpol ini nanti bakal bikin Jakarta lebih rapi, tapi kenapa harus serius dulu? Nanti kalo ada yang salah bakal dihukum, tapi apakah ada orang yang pikir tentang bagaimana cara caranya? Sepertinya cuma satu-satunya solusi di Jakarta.
 
Pemutusan atribut parpol di Jakarta lagi-lagi! Mau buat rapi sekali aja, tapi gini juga, kalau sudah ada masalah, keluarkan aturan baru aja! Sering-sering rasanya seperti ini. Jadi, apa yang bukan parpol juga bisa tidak ditempati? Kita lihat aja nanti bagaimana caranya sih untuk rapi Jakarta dan gangguan lalu lintas bisa menurun.
 
Aku pikir ini baik-baik aja, tapi aku rasa harus ada cara yang lebih bijak. Mereka bisa memberikan dana kepada partai-partai politik agar mereka tidak perlu menertibkan atribut parpol sendiri. Aku juga khawatir ini akan membuat banyak orang menjadi merahupah, terutama di daerah-daerah tertentu di Jakarta. Tapi aku juga paham bahwa kota harus tetap rapi dan tidak ada gangguan lalu lintas. Mungkin saja mereka bisa membuat aturan yang lebih fleksibel, jadi partai-partai politik masih bisa menertibkan atribut parpol mereka sendiri, tapi tanpa menggunakan satpol pp. Aku harap Presiden Prabowo Subianto bisa membuat keputusan yang bijak ๐Ÿ˜
 
ini kabar gembira banget, tapi aku rasa harus ada sumber teksnya sih. apa benar aturan baru ini diambil dari arahan Presiden? siapa yang nyesel nyata tentang spanduk parpol ini? kayaknya memang keren kalau lalu lintas di Jakarta makin rapi, tapi harus ada penjelasan yang jelas sih. gak bisa terus beritau-ritau tanpa tahu asal-usulnya.
 
Kalau gak ada atribut parpol, Jakarta bakal lebih rapi ya๐Ÿ˜Š. Saya senang banget kalo Presiden bisa tindak lanjuti arahan-nya dan membuat kota menjadi lebih nyaman untuk dihuni. Atribut parpol sekarang terlalu banyak, nggak ada tempat lagi nih untuk orang lain. Walaupun saya tidak setuju sama ajaran parpol, tapi kalau harus dipilih, aku pilih rapi Jakarta yang terbebas dari atribut-parpol ๐ŸŒ†๐Ÿ’ช. Saya harap semua partai politik bisa mengikuti aturan baru ini dan tidak ada lagi masalah di jalan ๐Ÿš—๐Ÿ‘.
 
Maksudnya sih apa yang terjadi di Jakarta sekarang, banyak sekali spanduk parpol sembarangan yang mengganggu lalu lintas. Saya pikir benar-benar penting untuk menertibkan hal ini agar kota menjadi lebih rapi dan aman. Semua partai harus mengikuti aturan baru ini, tidak ada kekecewaan sama sekali. Saya harap Wali Kota dan Satpol PP bisa menerapkan aturan ini dengan baik sehingga Jakarta tidak lagi menjadi saksi bagi semacam sembunyi-sembunyi spanduk parpol yang mengganggu lalu lintas ๐Ÿš—๐Ÿ’จ
 
Gue penasaran deh siapa yang ngerasa bahwa spanduk partai politik itu kayak ngeliat kayak banget di flyover Jakarta . Nah, gue setuju banget dengar gubang DKI Jakarta Pramono makin tibat-batin. Atribut parpol kayaknya harus ada aturan ya, jadi tidak ada yang bisa buat spanduk besarnya kayak itu aja di flyover. Gue bayangkan siapa ngerasa nyaman banget melihat spanduk besar itu kayak gak ada henti . Tapi, kalau kita lama-lama ngerasa itu bikin lalu lintas Jakarta panjang lebar , kita udah salah. Kita harus paham ya, gubang DKI ingin kota Jakarta tetap rapi dan aman .
 
Wahhhhh, aku rasa ini gini nih, gubernur DKI Jakarta banget-banget keras dengar ada spanduk parpol yang berukuran besar di flyover. Aku pengasuh anak-anak sekolah, kayaknya kita harus terus menjaga agar anak-anak kita bisa bermain dengan aman di kota. Tapi aku rasa ini gini juga, kalau semua partai harus mengikuti aturan baru nih, itu bagus! Aku harap tidak ada yang coba menyelewengkan aturan ini. Kita harus terus menjaga agar Jakarta tetap rapi dan aman untuk kita semua ๐Ÿ‘๐Ÿ’ช
 
iya bro, aku rasa ini masalahnya tidak bisa dihindari lagi. kalau gak ada yang tuntut, kalo ada yang tuntut, semua orang juga tuntut. tapi yang penting adalah Jakarta harus menjadi kota yang rapi dan aman, padahal Jakarta sudah terlalu berat untuk ditangani oleh satu orang, jadi aku pikir ini keputusan yang tepat dari Gubernur Pramono. tapi, aku khawatir kalau ini akan membuat partai-partai politik menjadi tidak bisa berkomunikasi dengan masyarakat, dan aku juga khawatir kalau ini akan membuat para pengguna jalan menjadi tidak sabar.
 
Saya rasa gampang aja ya nih, semua partai harus mengikuti aturan baru ini. Sama-sama kan, tidak boleh di Jakarta sih! Tapi aku penasaran kenapa Presiden Prabowo Subianto harus meminta arahan lagi? Gak perlu kan, dia sudah presiden. Aku pikir lebih baik jika semua orang bisa mengikuti aturan tanpa harus dipanggil nanti. Dan ini akan membuat Jakarta jadi kota yang rapi banget! ๐Ÿ™Œ
 
Pemutusan atribut parpol di Jakarta itu kayaknya udah bukti bahwa Presiden Prabowo Subianto benar-benar ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta. Tapi, gampang-ganjang aja, kalau Partai B dan Partai C bisa terus memasang spanduk di jalan, itu kayaknya tidak adil sama sekali!

Mereka harus mengikuti aturan baru itu juga, tidak ada perbedaan lagi. Kalo tidak, siapa yang akan bertanggung jawab? Gubernur Pramono atau Presiden Prabowo Subianto? Mungkin ada keterlibatan dari pihak Partai A dan Partai B sendiri, tapi saya ragu-ragu kalau benar-benar terjadi.

Tapi secara umum, saya setuju dengan keputusan itu. Jika kita ingin Jakarta menjadi kota yang rapi dan aman, maka kita harus mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Saya harap Partai-partai politik di Jakarta bisa menerima keputusan itu dan tidak melawan.
 
[Image: Guguat spanduk parpol yang diturunkan ] ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ๐Ÿ’จ
[Aksi Satpol PP menangkap orang yang menggantung spanduk] ๐Ÿšซ๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ
[Jembatan Jakarta dengan spanduk parpol yang dipotong] ๐Ÿ˜ฌ๐Ÿšง
[Image: Guguat orang yang sedih karena spanduk parpolnya diturunkan ] โ˜น๏ธ๐Ÿ˜”
 
ada kayak gak ada partai politik yang bisa nggak menggunakan atribut parpol di jakarta ๐Ÿ˜‚ semoga pemutusan ini bisa mengurangi kerumunan dan membuat jalan lebih rapi ๐Ÿš—๐Ÿ‘ tapi bagaimana kalau partai-partai kecil yang nggak punya sumber daya untuk buat spanduk-bijian? ๐Ÿค”
 
Makanya harus terus konsisten nih, gublo Jakarta udah mulai tegas banget dengan penanggulangan spanduk parpol di jembatan flyover. Aku pikir ini udah wajar, di Jakarta yang rapi ini diinginkan banyak orang, tapi sebelumnya harus ada kesadaran dari masing-masing partai politik. Jangan kayaknya semua partai politik yang nanti terkena paksa harus belajar dari kesalahan orang lain. Udah ada contoh yang baik dari Golkar atau APRA, yang sudah mulai mengatur spanduknya sendiri sebelum umumnya diatasi oleh gublo Jakarta.
 
hehe, apa sih yang ada di Jakarta banget! Atribut parpol di jembatan lagi dibatasi, apa kira-kira mereka pikir semuanya udah nggak perlu lagi? toh ternyata Presiden Prabowo Subianto nyamukin di belakang semuanya. aku pikir kalau siapa aja yang mau berpartai politik harus juga bisa mengelabui orang lain, tapi kira-kira mereka bayangkan jika harus tunggu 1 minggu sebelum bisa pasang spanduk lagi? wahhh, aku rasa itu kehilangan semangat. dan kan udah ada kenaikan biaya listrik yang bikin ekonomi kita sibuk banget, tapi siapa aja yang mau nggak masalahkan masalah lalu lintas?
 
Mereka punya kebijakan keren sekali banget, tapi aku khawatirnya bagaimana dengan akses informasi? Mereka malah minta semua partai harus mengikuti aturan baru, tapi apakah mereka juga akan meminta agar wartawan-wartawan tidak bisa menangkap gambar spanduk parpol yang berlebihan? Aku rasa kota Jakarta perlu jaga keseragaman dalam melakukan hal ini, biar tidak ada partai yang merasa dihina.
 
Oke, kabar baik atau tidak kabar, aku rasa ini gampang sekali diatasi. Atribut parpol yang kita lihat di jembatan-jembatan Jakarta ini kalau dibiarkan bisa jadi makin sembarangan. Kita harus tahu bahwa ini bukan soal kebebasan ekspresi, tapi soal kenyamanan lalu lintas dan rapian kota. Dengan demikian, kita tidak boleh terlalu mengejutkan atau marah, tapi fokus pada solusinya. Maka dari itu, aku yakin dengan aturan ini akan bisa mengurangi kerumunan di flyover dan membuat jalan lebih aman bagi pengemudi. Tapi, aku juga khawatir kalau semua orang tidak ikut mengikuti aturan ini, makin bikin semuanya sembarangan lagi...
 
Gak bisa dipercaya aja si Pramono. Lalu dia memutus atribut parpol di jembatan flyover Jakarta? Gini aja, kayaknya dia hanya ingin bikin korban sendiri dari partai-partai politik yang tidak mau ikut main-main. Tapi siapa tau, mungkin dia benar-benar ingin kota menjadi lebih rapi dan tidak ada lagi gangguan lalu lintas... tapi gimana caranya dia bisa melakukannya tanpa mengeluhin siapapun? ๐Ÿค”
 
kembali
Top