Prajurit TNI Bantu Cukur Rambut Gratis Anak Pengungsi Bencana di Tapanuli Utara

Prajurit TNI Bantu Cukur Rambut Gratis Anak Pengungsi Bencana di Tapanuli Utara

Dalam upaya kepedulian terhadap kondisi sosial dan psikologis anak-anak yang terdampak bencana, prajurit TNI dari Kodim 0210/Tapanuli Utara membantu menyediakan layanan cukur rambut gratis bagi anak-anak warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di posko pengungsian Desa Sibalanga dan Desa Parsingkaman, Minggu (4/1/2026).

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan psikologis anak-anak yang terdampak bencana. "Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan psikologis anak-anak yang terdampak bencana," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (4/1/2026).

Selain membantu menjaga kerapian, layanan cukur rambut gratis ini juga bertujuan agar anak-anak pengungsi dapat memulai kembali aktivitas belajar dengan lebih baik. Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang hari pertama sekolah pada Senin (5/1/2026).

Asrul menjelaskan bahwa anak-anak pengungsi yang akan memasuki semester baru diharapkan dapat tampil lebih rapi dan siap secara mental. Hal ini dinilai penting untuk menumbuhkan kembali semangat serta kepercayaan diri mereka saat kembali ke lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI membantu masyarakat, khususnya anak-anak agar tetap merasakan perhatian dan kebersamaan di tengah situasi sulit setelah bencana. Kehadiran TNI di tengah masyarakat terdampak bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempercepat proses pemulihan kehidupan warga.

Salah satu anak pengungsi, Bendris Sitompul, mengaku senang dan antusias setelah mendapatkan potong rambut gratis dari prajurit TNI. Ia merasa tampil lebih rapi dan semakin bersemangat untuk kembali bersekolah.
 
gak ada masalah kalau anak-anak pengungsi di Tapanuli Utara harus membayar biaya cukur rambut sendiri dulu, kan? siapa yang bilang bahwa mereka bisa gratis aja? kalau mau tahu benar-benar pentingnya cukur rambut, mending buat program pemerintah yang jelas dan transparan, bukan hanya doang TNI saja yang bikin kegiatan kebawaan.
 
πŸ€” apa sih makna ini? TNI mau membantu anak-anak pengungsi dulu, nanti mereka mau kembali bekerja dan bayar pajak. Itu bagus, tapi kita harus lihat di balik apa? Mungkin ada agenda lain yang tidak kita ketahui. Mereka ingin membuat anak-anak ini menjadi 'tangga' untuk pemerintah, sehingga mereka tidak akan meminta bantuan lagi πŸ€‘. Dan siapa yang mengatur kegiatan ini? Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, tapi kita tidak tahu siapa yang sebenarnya mengawasi belakangnya πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ.
 
[Diagram sederhana tentang kepedulian masyarakat]

Mau sih apa yang bikin anak-anak pengungsi senang banget setelah mendapatkan potong rambut gratis? Mungkin karena mereka merasa dihargai dan dikejar. TNI memang sudah lama membantu masyarakat, tapi sekarang mereka juga membantu dengan cara yang keren, yaitu memberikan layanan cukur rambut gratis!

[ASCII art rambut]

Tapi serius, apa yang bikin anak-anak merasa tidak nyaman? Mungkin karena mereka harus tinggal di tempat yang tidak nyaman dan tidak aman. TNI sudah membantu dengan membangun posko pengungsian yang nyaman dan aman.

[Kartu diagram tentang pentingnya pendidikan]

Dan apa yang bikin anak-anak merasa tidak percaya diri? Mungkin karena mereka harus kembali ke sekolah setelah lama berada di tempat lain. TNI sudah membantu dengan memberikan layanan yang membuat mereka tampil lebih rapi dan siap!

[Kartu diagram tentang pentingnya kebersamaan]

Tadi aku lihat kejadian anak pengungsi yang merasa senang dan antusias setelah mendapatkan potong rambut gratis dari prajurit TNI. Mungkin karena mereka merasa dihargai dan dikejar, tapi sekarang mereka juga merasa nyaman dan percaya diri.

[Kartu diagram tentang pentingnya bantuan sosial]
 
Aku suka banget sama aksi ini 🀩! Seperti apa yang diharapkan, prajurit TNI memang sudah membuat perbedaan nyata bagi anak-anak pengungsi di Tapanuli Utara. Potong rambut gratis sih cuma kecil tapi bisa memberikan perasaan lebih aman dan bahagia buat mereka πŸ€—. Aku juga senang lihat ada prajurit yang terus nantang diri untuk membantu masyarakat, apalagi kalau itu anak-anak lagi. Mereka harus dipuji, kayaknya bisa menjadi contoh bagus bagi kita semua! πŸ’ͺ
 
ini kayaknya gampang banget kan? tapi apa yang salah dengan orang-orang yang mau membantu anak-anak pengungsi ini? di masa bencana seperti ini, kita harus bisa berbagi dan mengurangi masalahnya. aku rasa pria itu asrul kurniawan harahap benar-benar memiliki hati yang baik dan ingin membantunya anak-anak yang terdampak oleh bencana, jadi kita harus sangat menghargainya πŸ™
 
Wahhh 🀩, aku penasaran banget kenapa ada kegiatan seperti ini! Sepertinya anak-anak pengungsi di Tapanuli Utara sangat membutuhkan bantuan dari prajurit TNI ini. Mereka membantu cukur rambut gratis dan memberikan semangat untuk kembali belajar. Saya pikir itu sangat romantis 🌟, tapi juga benar-benar perlu! Karena setelah bencana seperti ini, anak-anak pengungsi pasti merasa kehilangan semua yang mereka miliki. Jadi, kehadiran TNI di sana memang sangat penting untuk memberikan rasa aman dan semangat kembali ke hidup normal. Saya harap ini bisa menjadi contoh bagi semua pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana! πŸ’–
 
ini udah aja lama banget kalau anak-anak pengungsi di Tapanuli Utara masih harus tampil nggak rapi dulu apa khasiat bercerai-raid dengan rambut yang panjang? kayaknya kegiatan ini agak penting banget jangan sampai kita abaikan karena udah ada yang membutuhkannya, dan kalau aku sendiri mau bantu semakin banyak kegiatan seperti ini πŸ™.
 
apakah udh lama banjir di Tapanuli Utara?? aku pikir banjir itu udh basi, kenapa masih ada anak pengungsi? πŸ€” apa yang bikin anak-anak terlupakan setelah bencana?? aku ingin tahu lebih banyak tentang situasi di Desa Sibalanga dan Parsingkaman, bagaimana caranya pemerintah dan organisasi-organisasi lokal bisa menghubungkan anak-anak pengungsi dengan layanan yang dibutuhkan? 🀝
 
Aku rasa ini sangat bagus banget! πŸ€— Kita harus bersyukur atas para prajurit yang selalu siap membantu orang lain, terutama anak-anak yang terdampak bencana. Mereka benar-benar peduli dan ingin membantu mereka pulih kembali dari kesulitan. 😊 Aku harap layanan ini bisa menjadi contoh bagi kita semua untuk berbagi dan membantu orang lain, terutama di masa-masa sulit seperti ini. πŸ’–
 
Banyak sekali aku sengaja aja lihat kegiatan ini, rasanya kayaknya sangat penting banget bagi anak-anak pengungsi! 🀝

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemenko Sosid), jumlah anak pengungsi di Tapanuli Utara saat ini sudah mencapai 1.234 orang, dan keterampilan rambut mereka hanya 45% πŸ˜‚.

Namun, kalau lihat data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud), jumlah lulusan SD di Tapanuli Utara yang belum masuk sekolah lagi sekitar 234 orang 🀯.

Itu artinya, jika semua anak pengungsi ini mendapatkan layanan cukur rambut gratis, maka itu akan menghasilkan biaya sebesar Rp 5.000.000,- per bulan, atau sekitar Rp 60.000.000,- per tahun πŸ€‘.

Kalau dihitung dari perspektif keuangan, itu berarti kita butuh dana sekitar Rp 10.400.000.000,- untuk membantu semua anak pengungsi ini πŸ‘₯!

Aku rasa itu biaya yang wajar banget jika dibandingkan dengan biaya yang akan dihasilkan oleh anak-anak tersebut setelah mereka kembali bersekolah dan bekerja πŸ€‘πŸ’ͺ.

Dan kalau kita lihat dari data keamanan, seperti data dari Polri tentang jumlah kasus kekerasan terhadap anak-anak di Indonesia, kita bisa melihat bahwa itu masih sangat tinggi 😱.

Dengan demikian, kegiatan ini benar-benar membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak-anak πŸ“š!

Aku rasa ini bukan hanya sekedar kegiatan, tapi juga pelajaran berharga bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap anak-anak 🀝.
 
Wah, sepertinya aksi ini memang sangat bermanfaat banget! Anak-anak pengungsi itu pasti merasa gembira bisa mendapatkan potongan rambut gratis dari prajurit TNI. Ini juga menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya sekedar kata-kata, tapi juga terwujud dalam tindakan nyata. Saya pikir ini sangat bagus contoh bagaimana lembaga-lembaga penting seperti TNI bisa menjadi bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. 😊
 
Bener lah kan? Tapi aku juga pikir, tidak ada masalah jika anak-anak pengungsi harus terus dihantam oleh cuaca buruk. Dan aku juga setuju bahwa mereka perlu memulai kembali aktivitas belajar, tapi aku rasa pilihan cukur rambut gratis itu kayak gak perlu. Aku pikir wajah mereka sudah bagus banget pas terkena cuaca luar biasa! πŸ˜‚

Tapi, aku juga tidak salah lagi... memang anak-anak pengungsi butuh perlindungan dan kepedulian dari pemerintah dan TNI. Dan aku rasa, cara yang salah itu kayak gak masalah kalau mereka ingin menjadi lebih siap secara mental dan tampil rapi di sekolah. Aku hanya harap, TNI tidak terlalu banyak uang untuk hal-hal seperti ini... karena biayanya pasti terus naik, kan? πŸ€‘
 
Saya penasaran sih apa yang salah dengan cara ini πŸ˜’. Mereka bilang ingin membantu anak-anak pengungsi tetapi sebenarnya mereka hanya memberikan layanan cukur rambut gratis aja, apakah itu benar-benar membantu kesehatan mental anak? πŸ€”
 
Gue pikir ini bagian dari program yang baik banget, yaitu program TNI membantu warga masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak bencana. Mereka membutuhkan perhatian dan kebersamaan di tengah situasi sulit setelah bencana. Kegiatan ini juga bisa meningkatkan semangat serta kepercayaan diri anak-anak pengungsi, sehingga mereka lebih siap untuk kembali ke lingkungan sekolah.

Gue senang melihat bahwa prajurit TNI berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena mereka memang memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kebersamaan masyarakat. Selain itu, program ini juga bisa menjadi contoh bagi organisasi lain untuk mengikuti jejak yang baik ini.

Namun, gue berharap bahwa program ini tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi bagian dari solusi yang lebih permanen untuk masalah sosial dan psikologis yang dihadapi oleh anak-anak pengungsi.
 
aku pikir hal ini super luar biasa, gak usah ngomong tentang apa-apa kalau kita bisa membantu anak-anak yang terdampak banjir dengan cara sederhana seperti potong rambut gratis. itu bukan sekedar kepedulian, tapi juga contoh bagus bahwa mereka dihargai sebagai individu. kenyataannya banjir bukan hanya memberikan dampak pada fisik kita, tapi juga psikologis. kayaknya hal ini sangat penting untuk mengembalikan semangat dan kepercayaan diri mereka.
 
Aku pikir wajah anak pengungsi di Tapanuli Utara sangat penting, tapi juga paling sedikit seseorang yang peduli dengan kehidupan mereka. Jadi aja TNI ikuti apa yang sudah ada di Jakarta, gimana sih mereka punya contoh buat anak-anak? πŸ€”

Saya rasa ini cara yang bagus sekali untuk bantu anak pengungsi kembali bersekolah, tapi kalo tidak ada orang tua sapa yang bakal ngawasin mereka? Kita harus tahu lebih banyak tentang situasi di Tapanuli Utara.
 
Saya pikir ini sangat penting banget, kita harus bisa merasakan perhatian dari pihak yang lebih kuasa, terutama saat bencana seperti ini terjadi. Tapi, sayangnya masih banyak sekali yang belum mendapatkan perhatian yang sama. Mereka yang kalah, yang tidak punya uang, yang jauh dari rumah... Bagaimana mereka bisa merasa aman? Itu yang harus kita ubah.
 
ini udah apa lagi yang bisa dibicarakan sih, kalau ada bencana alam itu kayaknya harus sambil membantu juga ya... seperti ini aja di Tapanuli Utara, TNI udah membantu cukur rambut gratis anak pengungsi banjir & longsor... aku senang lihat adanya kepedulian seperti ini... banyak yang bilang kalau ada bencana itu masih banyak yang kalah tidak bisa beradaptasi... tapi kalau semua seseorang berduka pahit, toh kita punya kesempatan untuk membantu... aku harap semuanya kembali normal dan anak-anak bisa fokus bersekolah tanpa ada beban...
 
kembali
Top