Presiden Prabowo Subianto serius menanggapi kritik yang menguduh dirinya ingin kembali menghidupkan militerisme dalam pemerintahannya. Ia menyatakan terima kasih atas kritik tersebut, bahkan meminta para pakar untuk mengkaji batas-batas kepemimpinannya.
Kritik dan koreksi sebenarnya adalah hal yang baik, kata Prabowo. Namun, ia juga menekankan pentingnya tidak berubah menjadi fitnah. "Koreksi silakan, kritik bagus, tetapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah," ujarnya.
Prabowo memilih untuk tidak memperbesar tudingan tersebut dan menekankan pentingnya sikap memaafkan demi menjaga persatuan nasional. Ia menyampaikan nilai-nilai agama Nasrani yang menekankan pengampunan sebagai fondasi kehidupan bersama.
"Di ajaran Nasrani harus memaafkan," ucapnya. "Forgive us our trespasses as we forgive those who trespass against us." Prabowo menegaskan nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia yang menjunjung persatuan dalam keberagaman.
Ia juga mengingatkan agar tidak membiarkan kritik menjadi alasan untuk meningkatkan ketidak percayaan dan perpecahan di masyarakat. "Saya ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, saya ingin persatuan daripada perpecahan," pungkas Prabowo.
Kritik dan koreksi sebenarnya adalah hal yang baik, kata Prabowo. Namun, ia juga menekankan pentingnya tidak berubah menjadi fitnah. "Koreksi silakan, kritik bagus, tetapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah," ujarnya.
Prabowo memilih untuk tidak memperbesar tudingan tersebut dan menekankan pentingnya sikap memaafkan demi menjaga persatuan nasional. Ia menyampaikan nilai-nilai agama Nasrani yang menekankan pengampunan sebagai fondasi kehidupan bersama.
"Di ajaran Nasrani harus memaafkan," ucapnya. "Forgive us our trespasses as we forgive those who trespass against us." Prabowo menegaskan nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kebangsaan Indonesia yang menjunjung persatuan dalam keberagaman.
Ia juga mengingatkan agar tidak membiarkan kritik menjadi alasan untuk meningkatkan ketidak percayaan dan perpecahan di masyarakat. "Saya ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, saya ingin persatuan daripada perpecahan," pungkas Prabowo.