Prabowo soal Politik di RI: Ingin Mengabdi, Selalu Dikuyu-kuyu

Bercanda dengan Rakyat, Tapi Dihukum Dengan Kritik

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali berbicara tentang perannya sebagai pemimpin nasional. Ia menyatakan bahwa menjadi politisi di Indonesia bukanlah hal yang mudah. Menurutnya, jika ingin mengabdi dan berbuat baik, namun selalu dikuyu-kuyukan, maka akan selalu ada kesalahan dan kejelekan yang ditemukan.

Prabowo menegaskan bahwa jabatan yang ia emban bersumber dari rakyat dan harus diabdikan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Ia juga mengaku prihatin melihat jam kerja para menterinya yang sangat terbatas, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Menurut Prabowo, menjadi politisi berarti siap menghadapi tekanan dan kritik. Namun, ia meminta para pejabat negara tidak gentar dan tetap teguh membela kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan para pemimpin bahwa kekuasaan bersifat sementara, sementara yang akan dikenang adalah nama baik dan keberpihakan kepada rakyat.

Prabowo menekankan bahwa keadilan dan kebenaran hanya dapat ditegakkan melalui kepemimpinan yang berani dan jujur. Ia meminta para pejabat memanfaatkan kepercayaan yang diberikan sebagai kesempatan untuk berbakti kepada rakyat dan negara.

"Mengapa kita menjadi politisi, ini adalah bawang putih. Kita harus mau tumbuh dari bawang putih itu," kata Prabowo dalam pidatonya di Karawang, Jawa Barat.
 
Jadi, apa artinya kalau Presiden bilang menjadi politisi bukanlah hal yang mudah, tapi kalau kita tidak bisa menghadapi kritik, maka gak bisa berkembang ya ๐Ÿค”. Aku rasa kalau dia bilang tentang tekanan dan kritik, itu juga harus bisa diatasi oleh para pejabat negara juga, gak bisa semuanya langsung meminta maaf dan berlari ๐Ÿ˜….

Dan aku kira kalau dia bilang tentang nama baik dan keberpihakan, itu bukanlah hal yang mudah untuk dicapai, tapi kalau kita bisa nantinya akan dikenang itu lebih berarti dari apa yang kita capai sekarang ๐Ÿ™. Aku pikir ada satu hal yang harus kita perhatikan, yaitu bagaimana kita memanfaatkan kepercayaan rakyat, agar kita bisa memberikan yang terbaik bagi mereka ๐Ÿค.

Dan aku kira kalau dia bilang tentang "bawang putih", itu itu doang kata yang bikin banyak sih, tapi apa itu bawa kita ke mana ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Yang penting adalah bagaimana kita bisa mengubah diri dan menjadi lebih baik dari sebelumnya, bukan hanya memakai istilah-istilah yang bikin rasa bangga ๐Ÿ˜Š.
 
Gue pikir kalau Presiden kita, Prabowo Subianto, bilang-bilang kayak gini pasti banyak orang yang akan tertawa ๐Ÿคฃ. Mereka bilang bahwa menjadi politisi bukanlah hal mudah, tapi apa sih yang salah dengan mereka? Mereka sudah terpilih untuk memimpin negara, tidak bisa lagi mengatakan "saya rasa ini bikin saya tidak nyaman" ๐Ÿ˜….

Gue rasa kalau apa yang dibutuhkan oleh menteri-menteri itu adalah pengetahuan dan kemampuan, bukan hanya kesabaran dan dedikasi. Mereka harus bisa memberikan solusi yang efektif untuk masalah-masalah di Indonesia, bukan hanya menyalahkan orang lain ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ.

Dan yang penting, kita tidak boleh lupa bahwa kekuasaan adalah sementara, namun nama baik dan keberpihakan kepada rakyat akan dikenang selamanya ๐Ÿ’ซ. Kita harus fokus pada membuat perubahan positif di Indonesia, bukan hanya berbicara-bicara ๐Ÿ“ข. #PolitikHarusDilakukanDenganAksi #BertindakUntukPerubahan #RakyatTentuMengharapkanKinerja #BawangPutihItuMaksudnyaSerius
 
Gampang aja kayaknya nongol aja sih, apa yang ada di pikiran niaga bisa dibicarakan aja... kalau ini adegan drama sama siapa sih? Gini sih Presiden yang kita punyai, sering kuyur kuyuran pas masih kecil, tapi kenapa suatu hari jadi Presiden? Saya berasumsi sih karena ada potongan kue di belakang cerita.
 
kira-kira apa yang dibicarakan oleh prabowo lagi? keren banget dia bisa mengingatkan para pejabat tentang pentingnya jujur dan berani dalam kepemimpinan ๐Ÿค

saya pikir kalau menjadi politisi bukanlah hal yang mudah, tapi ini dia yang bilang itu, padahal kita lihat dia masih banyak kesalahan dan kejelekan di sekitarnya apa? kayaknya dia butuh sedikit "bawang putih" itu sendiri ๐Ÿ˜‚

tapi ayo, jangan salah paham, saya tidak bermaksud mengkritik prabowo, tapi saya cuma ingin melihat sejauh mana dia bisa melakukan apa yang diucapkannya ๐Ÿค”. dan yang penting adalah kita semua tetap menjaga kejujuran dan integritas dalam menyuarakan pendapat kita ๐Ÿ’ฌ
 
ini nggak masuk akal sih, kalau bikin rakyat kuyup-kuyup apa artinya? rasanya seperti pelayan yang selalu harus meminta maaf dan tidak pernah menolak, gak bisa jadi semuanya benar. kalau bukan, kenapa gak ditegahin dengan kritis dari masyarakat? kayaknya bikin kita malas berbicara hak-hak yang benar karena takut terkritik.
 
Apa lagi kalimat-kalimat yang asyik dikeluarkan oleh Presiden Subianto ๐Ÿค”. Apa yang pasti sih adalah dia selalu bercanda dengan rakyat, tapi kemudian dihukum dengan kritik dari media dan masyarakat yang tidak terpikirnya ๐Ÿ˜‚.

Kalau benar-benarnya dia ingin jadi pemimpin nasional, maka harus bisa menghadapi tekanan dan kritik dari orang lain. Tapi apa yang dia buat sih? Dia selalu membicarakan hal-hal yang "mengerti" rakyat, tapi kemudian kita lihat dia tidak pernah tumbuh dari "bawang putih" itu ๐ŸŒฟ.

Dan apa dengan keadilan dan kebenaran yang dia maksud? Mau ditegakkan melalui kepemimpinan yang berani dan jujur? Tapi sih, kita lihat dia selalu mengaku prihatin, tapi kemudian kita lihat dia tidak pernah melakukan apa-apa yang benar-benarnya untuk melayani rakyat ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.
 
Gue pikir apa yang dibicarakan Prabowo lagi kali ini cukup jernih. Ia benar-benar ingin bilang bahwa menjadi politisi bukanlah hal ringan, tapi juga tidak bisa hanya berbicara tentang dirinya sendiri aja. Ia harus mau menghadapi kesalahan-kesalahan yang dilakukannya dan meminta para pejabat lain untuk juga jujur dan berani.

Gue ragu-ragu dengan kalimatnya yang "bawang putih" itu, tapi secara umum gue bisa ngerti apa yang ingin dia bilang. Ia ingin kita semua menjadi politisi yang benar-benar peduli dengan rakyat dan negara. Jadi, gue berharap para pejabat lain bisa ikut mendukung keinginannya itu dan tidak hanya jajakin diri sendiri aja. ๐Ÿ™
 
aku pikir ni kalau bukannya gue harus nggak sabar-sabar aja dengeran kritiknya sih, tapi justru aku penasaran apa lagi kritiknya yang bikin terasa sedih ๐Ÿ˜‚. aku rasa aku udah capek dengeran sama sapa-siapa yang bilang dia harus lebih transparan, tapi malah dia bilang kalau itu 'bawang putih'... apa 'bawang putih' itu nggak bisa diolah? ๐Ÿค”
 
Hampir ngeluh kok ya... kalau gini aja sih dia bilang bahwa menjadi politisi bukanlah hal yang mudah, tapi dia udah jadi politisi sekarang, apa aja yang sulit nih? Dia bilang jam kerja menterinya terbatas, tapi siapa bilang sih itu benar? Mungkin karena dia sendiri udah banyak 'makan' waktu di podium dan media.

Saya rasa apa yang perlu disadari oleh Prabowo adalah bahwa kritik dari rakyat tidak harus dianggap sebagai kejelekan, tapi sebaliknya sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik. Jangan sampai kita bilang 'bawang putih' saja dan lupa caranya. Yang penting adalah dia memahami bahwa kekuasaan bukanlah sesuatu yang abadi, tapi nama baik dan keberpihakan kepada rakyat yang akan dikenang. ๐Ÿ™„
 
Maksudnya bisa dibicarakan dengannya, tapi kenapa dia selalu mengatakan bahwa kritik dihukum? Gak jelas kan? Kita harus bisa memberikan umpan balik yang konstruktif dulu, bukan langsung menyerang. Dan gimana dengan para pejabat yang dikritiknya? Apa dia akan meminta maaf atau apa? Kita juga harus bisa menilai kinerjanya dengan objektif, tapi tidak terlalu keras. Jangan lupa juga perbedaan antara kritik dan kebencian... ๐Ÿ˜
 
Kapok, kalau gitu kayaknya Presiden itu punya wawasan yang tepat banget. Karena apa sih kalau kita mau jadi politisi tapi tidak mau menghadapi tekanan dan kritik? Kita harus tahu bahwa menjadi politisi bukanlah hal yang mudah, tapi kita harus mau berjuang untuk kepentingan rakyat. Kalau tidak, maka kita hanya akan membuat rakyat kesal dan kecewa. Saya setuju dengan kata-kata Presiden Prabowo tentang nama baik dan keberpihakan kepada rakyat yang lebih penting dari kekuasaan sementara. ๐Ÿค
 
kembali
Top