Prabowo Serukan 'Gentengisasi', Airlangga Ungkap Studi Pemanfaatan Fly Ash

Pemerintah menetapkan rencana serius untuk mengganti atap rumah berbahan seng dengan genteng, karena biaranya sudah terhitung dan memang pemerintah mau membayakannya dari APBN. Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian, mengatakan bahwa ini merupakan bagian dari program Prabowo yang disebut 'Gentengisasi'.
 
Maksudnya kaya banget ya? Pemerintah mau ganti atap seng dengan genteng, tapi siapa bilang itu baik-baik saja? Seng itu sudah tua, tapi apa salahnya jadi yang lebih mahal lagi? Dan buat siapa nih? Mereka yang punya uang kaya banget? Semua orang lain harus tunggu di luar ruangan karena atap genteng itu akan lembab dan cepat rusak. Saja-saja ini, pemerintah mau beli-beli siapa tahu dari APBN aja. Makasih, kan ya?
 
Aku pikir ini konyol banget! Gentengisasi? Apa kegunaannya sih? Semua orang udah paham, seng lebih tahan lama daripada genteng. Saya rasa itu hanya cara biar pemerintah bisa bilang mereka sudah melakukan sesuatu yang baik. Aku curious, kapan nanti orang akan bingung kenapa atap rumahnya mulai retak? Mungkin setelah 5 tahun udah tahu, kalau bukan!
 
Maksudnya apa kalau pemerintah mau ganti atap seng dengan genteng? Aku pikir itu salah keputusan. Seng itu lebih kuat dan tahan lama daripada genteng, jadi nanti siapa yang harus repai jika terjadi kerusakan? Nah, tapi aku juga tahu kalau pemerintah mau membayanya dari APBN, mungkin tujuan bukan untuk memperbaiki bangunan, melainkan untuk menghemat uang. Aku nggak setuju dengan ide ini, aku lebih suka jika pemerintah fokus pada perbaikan infrastruktur dan layanan publik yang lebih penting daripada ganti atap dengan genteng.

Aku juga penasaran bagaimana kalau terjadi bencana alam atau kerusakan akibat gempa, siapa yang akan bertanggung jawab? Aku rasa pemerintah harus lebih bijak dan fokus pada hal-hal yang lebih penting untuk kemajuan bangsa.
 
aku rasa ini salah strategi sih, pemerintah harus fokus pada masalah penting seperti keteraksesan infrastruktur dan jaringan listrik yang berkualitas. kalau udah ada biaya yang sudah terhitung, kenapa tidak digunakan untuk hal-hal yang benar-benar perlu? aku pikir ini lebih seperti main game politik daripada memikirkan tentang kebutuhan rakyat. tapi, aku juga paham bahwa kenyamanan dan kepuasan warga rumah adalah hal yang penting 🙏. mungkin kita harus bisa melihat dari segi positif, nih? kalau pemerintah mau mengganti atap dengan genteng itu berarti mereka ingin membuat warga merasa nyaman dan aman di rumahnya. tapi aku masih ragu apa daya ganti seng itu akan lebih baik daripada biaya yang harus dibayarkan dari APBN 🤔
 
Mengganti seng dengan genteng? Itu kayak ngerasa dia memakai mainan anak kecil aja... Bagaimana kalau biaranya sih ada kekurangan teknologi, kok pemerintah mau serius2 aja. Airlangga Hartarto tapi sih udah jadi biasa banget kayaknya. 'Gentengisasi' yang serius2? Nyangkah dia mantap, kayak kalau masih lagi ngasuh si kecil...
 
Gue pikir kalau ganti atap dengan genteng itu nggak usaha banget. Dulu kalau ada masalah sama seng, pemerintah sampe lama nunggu pengusaha yang punya bisnis seng terus-terusan, sekarang kembali meminta duit sama APBN. Kalau ganti atap dulu, kalo ada masalah, siapa yang harus nggak tahu bagaimana cara? Semua bisa bawa sendiri. Genteng juga nggak jelas bagaimana caranya ngerakanya sih? Gue pikir ini sama sekali tidak bijak.
 
Mungkin aja kan jadi ide yang baik nih... tapi pemerintah harus tahu kalau genteng udah ada sejak lama, dan banyak juga yang masih bisa bertahan lama. Seng itu mah mahal banget! Aku rasa kalau pemerintah harus lebih fokus pada proyek-proyek yang penting, bukan cuma tentang biaya saja.

Tapi aku tidak bermaksud mengancam aja... Airlangga Hartarto tahu apa yang terbaik untuk negara ini, dan aku percaya dia akan membuat keputusan yang tepat. Yang penting adalah pemerintah harus transparan tentang rencana-rencananya, agar kita semua bisa memahami mengapa mereka memilih genteng sebagai opsi atap.

Aku rasa kalau pemerintah juga harus mempertimbangkan faktor lingkungan, seperti bagaimana cara mengurangi limbah yang dihasilkan dari penggunaan genteng. Tapi aku tidak akan menuduh pemerintah lagi... saya hanya ingin memberikan pendapatku sebagai netizen yang peduli 😊
 
hehe aku pikir ini nanti kaya project besar banget aja... kenapa pemerintah harus ganti seng dengan genteng? kalau sudah ada biayanya, apa manapun juga bisa di bayar dari APBN kan? tapi aku rasa ini sama sekali tidak efisien... bagaimana caranya pasti biar semua rumah punya atap genteng seperti itu? dan bagaimana biar biaya baka itu dipertahankan nanti? aku lebih suka caranya yang terus menerus aja, jangan ganti banget aja...
 
ini aja, kalau pemerintah mau biarkan rumah seng terus terpurun, itu kayaknya tidak masuk akal, ya. karena kayaknya sudah ada biaya yang terhitung dari APBN, maka giliran kita harus merawatnya dengan baik juga. tapi aku penasaran, apa sih konsepsinya nih dari 'Gentengisasi' itu? bukan justru kayakanya kita harus mengganti genteng dengan material yang lebih tahan lama seperti seng ya?
 
ini gini ceritanya, pemerintah ngerasa ingin mengganti seng dengan genteng di rumah-rumah kita, tapi kira-kira apa maksudnya ya? kalau udah terhitung, kayaknya sudah ada budgetnya dari APBN, jadi kenapa harus genteng aja? aku rasa ini cuma program politis aja buat Pluko (Prabowo) ngasih akses ke dana bagi warga, tapi bagaimana kalau efeknya gini? biaya konstruksi kayaknya bakal naik drastis, dan siapa yang akan jadi korban ini? aku rasa pemerintah harus berbicara lebih jujur tentang rencananya, apa yang diharapkan dari perubahan ini?
 
kaya keren gitu nih, tapi aku pikir ganti seng dengan genteng buat apa sih? kalau kayaknya biar jadi prioritas aja dari APBN, gimana kalau di daerah yang suhu tinggi atau curah hujan banyak? akhirnya harus bayar lagi karena gentengnya bocor aja... 😒 aku rasa ada kebaikan pada pemerintah, tapi ganti seng dengan genteng kayak apa nih? klo serius aja, keren banget kalau bisa menghemat biaya, tapi ini buat siapa aja? 🤔
 
[Image of a seng roof with a red X marked through it]

[ GIF: orang yang sedih dengan ekspresi "wahhh, aku tidak bisa mengganti atap rumahku"]

[Gambar genteng dengan teks di bawahnya: "Sama-sama biar rakyat tidak perlu khawatir"]

[GIF: Ayam yang sedang menikmati genteng-nya]

[Meme tentang orang yang suka genteng dengan teks di atasnya: "Aku suka genteng, tapi aku juga suka uang"]
 
Aku pikir ini kebijakan yang sengaja, kan? Mereka buat atap genteng dengan biaya APBN, kalau kayaknya kayak aja orang tidak mau pake. Tapi, aku tahu atap seng lebih mahal dan panjang umurnya. Akan tetapi, kalau kita lihat data dari tahun 2010-2024, konsumsi batu bara turun drastis sebesar 45% 📉. Mungkin ini rencana untuk mengurangi kebutuhan energi yang digunakan untuk pengerjaan atap genteng? Aku masih bingung, tapi aku akan nantip pengumuman lebih lanjut tentang program 'Gentengisasi' 😂. Sementara itu, menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), produksi genteng di Indonesia meningkat sebesar 25% pada tahun 2020-2024 📈. Mungkin ini rencana untuk mempromosikan industri genteng? Aku akan menunggu informasi lebih lanjut tentang program ini, dan aku rasa kita harus melihat data yang dibuat oleh Pemerintah terlebih dahulu sebelum mau menganggap ini kebijakan yang baik 😊.
 
aku pikir kalau ganti seng dengan genteng itu nggak jadi prioritas ya... biaranya sudah terhitung dan di bayarin oleh rakyat aja, tapi apa khasiatnya? aku suka atap rumahnya seng, makin kuat dan tidak cepat lama. plus seng itu lebih sehat banget jika udah lelah terkena hujan, tapi kayaknya pemerintah lagi ngeremehi prioritas rakyat aja... yang jadi tujuan dari 'Gentengisasi' apa? membuat konsumen semakin kaya dengan membayar biaya atap genteng yang mahal? aku pikir nggak perlu, aku mau bayar pajak yang seimbang, tapi kalau ada prioritas lain ya...
 
aku kira kalau nanti semuanya akan lebih mudah, aja kayaknya seng itu bisa lama banget. tapi kenapa harus ubah dengan genteng? aku udah liat ibuku di rumah punya atap genteng yang sudah lama, jadi apa yang bedanya? aku rasa pemerintah mau bayar duit dari APBN ya, kayaknya birokrasi nih yang bikin masalah. aku khawatir kalau nanti kualitas atap genteng gak bagus, kayaknya ada masalah di masa depan.
 
kembali
Top