Prabowo Ogah Terlibat Penertiban Izin Usaha: Takut Ada Teman

Presiden Prabowo Subianto menuntut agar aparat penegak hukum dan anak buahnya di kabinet Merah-Putih jangan tak segan-segan menindak perusahaan yang terbukti melanggar aturan. Ia menyatakan daftar perusahaan tersebut tidak perlu dilaporkan kepadanya, karena khawatir penegakan hukum dapat terpengaruh jika pemilik perusahaan memiliki relasi pribadi dengan dirinya atau kader Partai Gerindra.

"Nggak mau lihat itu, karena nggakut ada teman saya di situ, atau ada Gerindra," kata Prabowo saat menghadiri panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Cilebar, Karawang. Ia juga menyatakan bahwa selama menjabat sebagai presiden, ia kerap menghadapi upaya suap dan tekanan kepentingan.

"Aku satu tahun saja jadi Presiden, geleng geleng kepala juga saya, berapa kali saya mau disogok," kata Prabowo. Ia menegaskan sikapnya untuk tetap menegakkan aturan sesuai kepentingan bangsa dan negara tanpa terlibat dalam kepentingan lain.

Prabowo menceritakan bahwa ia pernah menerima daftar puluhan perusahaan yang diduga melanggar aturan dan akan dicabut izinnya. Namun, ia memilih menolak untuk melihat daftar tersebut karena khawatir terpengaruh. Ia menegaskan keputusan pencabutan izin diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Agung.

"Yang melanggar tindak saja, sederhana," ujar Prabowo.
 
Gini yang jadi masalah kalau apan pemerintah yang mengatur aturan banget tapi sendiri juga terlalu jaga-jaga ๐Ÿค”. Jangan sampe jadi contoh bagaimana pemerintahan harus berjalan, siapa yang tahu kan kalau ada teman kalian yang diperlakukan tidak adil ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Nah aku pikir lebih baik kalau kita sibuk-bisik mencari solusi sendiri, misalnya dengan membuat sistem pengawasan yang lebih transparan dan jujur ๐Ÿ“Š. Itu yang akan membuat semua orang merasa aman dan percaya diri ๐Ÿ˜Š.
 
Sekarang ini kayaknya apa yang bikin Prabowo Subianto jadi Presiden itu? Saya pikir dia justru harus lebih bijak, tapi nggak bisa juga nih... Saya paham bahwa dia tidak ingin terlibat dengan kepentingan lain, tapi nggak berarti dia harus menutup mata juga. Saya rasa ada solusi yang lebih baik dari situasi ini, seperti membuat sistem pengawasan yang lebih transparan dan jujur. Jadi, aparat penegak hukum tidak perlu khawatir tentang relasi pribadi dengan Prabowo, karena mereka bisa fokus pada tugasnya yang harus dijalankan.
 
Gue pikir nggak boleh banget Presiden Prabowo buat katanya kalau dia nggak mau menonton daftar perusahaan yang duga melanggar aturan. Kalau begitu dia punya hubungan pribadi dengan pemilik perusahaan, itu bukan masalah apa-apa! Gue rasa itu sama seperti ketika gue jawa banget karena ada tindakan korupsi di kantor, tapi gue nggak mau nolak untuk menonton apalagi.

Besar-besaran dia bilang bahwa dia ingin menegakkan aturan, tapi kalau dia punya kesempatan untuk melihat daftar perusahaan yang duga melanggar hukum, mungkin dia jadi "geleng geleng kepala" juga... Apalagi dia pernah menghadapi upaya suap dan tekanan kepentingan? Gue rasa itu sama seperti ketika gue menonton acara suap di kantor, tapi gue bilang, "Wah, ini nyata banget!"
 
Kepada Bapak Presiden Subianto, aku rasa jadi Presiden seorangpun nggak mudah kok ๐Ÿ™. Ia harus menangani banyak tekanan dan upaya suap tapi tetap jaga integritasnya. Aku yakin kalau siapa pun di masa depan akan diuji kekuatan karakternya. Mari kita doang dukung dan mendukung tugasnya untuk menjaga keadilan dan ketelatenan pemerintahan Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’ช
 
Gue pikir nih apa yang salah dengan Prabowo? Gue sendiri di SMA, kalau ada perusahaan yang melanggar aturan, gue akan langsung melaporkannya ke wali sekolah atau pihak ombudsman. Tapi gue tahu kalau Prabowo selalu khawatir terpengaruh oleh relasi pribadi, itu tidak adil sama sekali! Gue bayangkan jika di sekolah ada perusahaan yang melanggar aturan, gue akan langsung mengadakan aksi mahasiswa untuk meminta penegakan hukum. Tapi Prabowo malah memilih menolak melihat daftar perusahaan yang melanggar aturan karena khawatir terpengaruh... itu tidak jadi prinsipnya sebagai presiden, kan? ๐Ÿค”๐Ÿ’ผ
 
ini udah lama ya Presiden Prabowo masih nggak mau lihat daftar perusahaan yang melanggar aturan karena khawatir ada relasi dengan Gerindra atau teman-temannya. tapi apa gunanya dia menjadi Presiden kalau dia tidak mau menegakkan hukum? padahal itu adalah tanggung jawabnya sebagai pemimpin negara.

saya pikir lebih baik jika dia nggak menolak untuk melihat daftar tersebut dan sebaliknya langsung menindak perusahaan yang melanggar aturan. karena kalau dia tidak mau tindakan, maka bagaimana mungkin dia bisa memperbaiki masalah ini?
 
hehe, apa sih arti sih kalau giliran perusahaan yang nggak sesuai dengan aturan? kenapa harus cuma perusahaan sih yang harus dipikirkan? aku pikir juga gampang banget kalau siapapun punya temen di dalam pemerintahan, apalagi kalau punya hubungan dengan Prabowo ๐Ÿค”

saya pikir lebih baik kalau ada sistem yang jelas dan tidak ada kecurangan apa pun, tapi nggak pernah terjadi di Indonesia loh ๐Ÿ˜‚. aku rasa Presiden harus berani untuk mengambil keputusan yang benar, bukan yang hanya dipengaruhi oleh relasi atau temen-temennya ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ

mudah-matinya aja kalau kita lihat dari perspektif perusahaan, tapi bagaimana dengan konsumen? Mereka nggak pernah tahu kalau perusahaan yang mereka beli produk itu telah melanggar aturan apa pun ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Aku rasa harus ada kebijakan yang lebih jelas dan transparan dalam hal ini, donk! ๐Ÿ’ก
 
gue penasaran kalo prabowo bilang kalau dia mau disogok tapi jangan lihat daftar perusahaan yang melanggar hukum, siapa tau ada hubungan dengan temannya atau gerindra ๐Ÿค”. tapi apa sih caranya kalau dia tidak mau lihat daftar itu, dan gue rasa ini salah strategi, karena seharusnya dia harus fokus untuk menegakkan aturan dan hukum, bukan hanya menutup matanya ๐Ÿ‘Ž.
 
gak sabar banget sih dengarkan kata-kata prabowo ๐Ÿ™„. kalau nanti ada perusahaan yang terbuka pakai sistem korupsi, nggak peduli kalau bukti-buktinya sudah jelas, apa punya relasi dengan gerindra atau apa. itulah kekecewaan orang Indonesia di era ini ๐Ÿ’”. harusnya siap-siap untuk menghadapi korupsi dan pecahan logam ๐Ÿค‘, tapi nggak percaya diri sih. prabowo itu nggak mau menerima bahwa korupsi adalah masalah yang serius dalam negara kita, padahal banyak perusahaan yang terbukti melanggar aturan karena tekanan dari kader gerindra ๐Ÿค. harusnya ada kebijakan yang kuat untuk menghadapi korupsi, bukan hanya kata-kata yang nggak diambil tindakan ๐Ÿ’ช
 
Kita lihat lagi bagaimana Pria Kepuas ๐Ÿ˜’ itu cari cara untuk menghindari tanggung jawab. Kalau bukannya cari solusi yang tepat, dia lihat gampangnya menerima daftar perusahaan yang melanggar aturan dan jadi "nggak mau lihat" ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Nah, kira-kira bagaimana kalau kita semua lihat kebenaran di depan wajah? Kita harus sabar-sabaran tunggu sampai Pria Kepuas ini lihat kebenaran sendiri ๐Ÿค”.
 
Gue pikir kapan-kapan Jokowi harus masuk ke dalam kasus suap dulu, tapi sayangnya gue rasa dia udah terlalu banyak bawa-bawa. Maka dari itu, Presiden Subianto ini udah benar-benar paham apa yang harus dilakukan. Aparat penegak hukum harus bebas menindak perusahaan yang melanggar aturan, tapi sayangnya gue rasa ada keterlibatan Gerindra yang membuat gue ragu-ragu.

Gue pikir apa yang perlu dilakukan adalah membuat sistem kepatuhan yang lebih baik dan transparan. Jadi kalau ada perusahaan yang melanggar aturan, mereka harus menyadari bahwa tidak ada relasi rahasia yang bisa menghalangi penegakan hukum. Gue rasa ini adalah langkah positif dari Presiden Subianto yang ingin membangun negara yang lebih baik untuk semua orang.
 
kembali
Top