Prabowo Ogah Terlibat Penertiban Izin Usaha: Takut Ada Teman

Kabinet Presiden Jokowi dan Merah-Putih ini dipimpin oleh Prabowo Subianto yang selalu meminta aparat penegak hukum untuk menindak perusahaan pelanggar. Meskipun demikian, ia tidak mau menilai daftar perusahaan tersebut sendiri karena takut ada teman atau kader Partai Gerindra terlibat.

Sebagai Presiden, Prabowo mengalami berbagai tekanan dan upaya suap selama setahun menjabat. Ia sering menghadapi geleng gelung kepala dari orang-orang yang ingin mendapatkan keuntungan dari pemerintahannya.

"Berapa kali saya mau disogok," kata Prabowo saat merayakan swasembada pangan di Cilebar, Karawang, Rabu (7/1/2026).

Tentu saja ia tidak akan menindak perusahaan yang melanggar aturan karena ini adalah tanggung jawab aparat penegak hukum. Menurut Prabowo, penindakan harus sesuai dengan kepentingan rakyat dan konstitusi.

"Apa yang kurang jelas? Yang tidak paham keluar aja jadi jabatan, segera mengundurkan diri," kata Prabowo saat menerangkan pentingnya penegakan hukum yang sesuai dengan kepentingan rakyat.
 
Pokoknya gampang banget dulu. Jika Prabowo suka meminta aparat menindak perusahaan pelanggar, kenapa dia tidak mau meninjau sendiri? Gini bikin curiga dia ada hubungan dengan perusahaan yang pelanggar, deh. Dan kan dia sering mengatakan penindakan harus sesuai dengan kepentingan rakyat... tapi dia malah tidak mau tahu apa-apa.
 
Gue pikir Presiden Prabowo Subianto ini terlalu banyak meminta bantuan aparat penegak hukum untuk menindak perusahaan pelanggar, tapi ga bisa juga menilai sendiri apakah perusahaan tersebut benar-benar melanggar aturan ya? ๐Ÿค”

Lihat data ini dari Kementerian Perindustrian 2024, ada 10.000 perusahaan di Indonesia yang mendapatkan izin untuk beroperasi, tapi ada 20% saja yang tidak mendaftar ke BPOM (Badan Pengendalian Obat dan Makanan) ๐Ÿ“Š

Artinya, masih banyak perusahaan yang tidak transparan dalam operasionalnya, tapi ga bisa juga dikatakan bahwa Presiden Prabowo ini kurang berani menindak karena ada teman kader Partai Gerindra yang terlibat? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ

Lihat chart ini dari Kementerian Keuangan 2025, pendapatan kasar dari korupsi di Indonesia masih meningkat yaitu sekitar Rp 1.300 triliun, tapi ga ada tandingan yang bisa dibuat oleh pemerintah untuk menangani korupsi ini ๐Ÿ“ˆ
 
gampang banget sih, kapan dia mau menindak perusahaan melanggar, pasti ada temen-temennya di dalam pemerintah yang nggak ingin dibilang 'kalah' ๐Ÿ˜‚. tapi apa yang dia lakukan sebenarnya? mungkin dia tidak bisa menentukan siapa yang harus ditindak dan siapa yang tidak ๐Ÿค”. kayaknya dia malah menggunakan aturan sebagai alibi untuk tidak bisa menyesuaikan diri dengan situasi di lapangan ๐Ÿ™ƒ.
 
Pernyataan Prabowo Subianto tentang tidak mau menilai daftar perusahaan pelanggar karena takut ada teman atau kader Partai Gerindra terlibat, benar-benar mengkhawatirkan ya ๐Ÿ˜’. Jika itu benar, berarti ia lebih peduli dengan kepentingan partainya daripada masyarakat yang dipimpinnya.

Selama ini kita lihat Prabowo selalu menuntut perusahaan pelanggar untuk ditindak, tapi sekarang dia mengatakan bahwa penindakan harus sesuai dengan kepentingan rakyat dan konstitusi? Seperti nggak ada bedanya sama sekali ya ๐Ÿ˜‚. Jika ia benar-benar peduli dengan kepentingan rakyat, dia tidak akan ragu-ragu untuk menilai daftar perusahaan pelanggar itu sendiri.

Dan yang paling mengkhawatirkan lagi, Prabowo mengatakan bahwa jika ada yang tidak paham keluar aja jadi jabatan? Seperti nggak ada batas kewajiban untuk penegakan hukum itu. Jika Prabowo benar-benar ingin penegakan hukum yang adil dan sesuai dengan kepentingan rakyat, dia harus menunjukkan contoh yang baik sendiri ๐Ÿค”.
 
Pangkat Prabowo itu kayak ngomong-ngomong aja, tapi apa kawannya yang melanggar gini? Apa dia mau menindak atau tidak? Kalau ini bukan kebijakan penegahan hukum, tapi bagaimana caranya dia bisa tahu siapa-siapnya yang salah aja? Dia kata "tapi" kayak ngomong-ngomong, tapi apakah dia benar-benar mau menindak atau hanya ngomong-ngomong aja?

Aku pikir kalau dia mau benar-benar menindak, dia harus tahu siapa-siapnya yang melanggar. Tapi kalo dia tidak, maka giliran kita yang harus menghakimi dia kayak ngomong-ngomong aja. Aku rasa ini bukan cara yang baik untuk pemerintahan. ๐Ÿ˜
 
Hmm, saya pikir Prabowo itu keren banget ๐Ÿ˜Š. Dia benar-benar peduli dengan rakyat dan ingin menjaga agar pemerintahannya tidak terlalu korup. Saya setuju dia harus menangani perusahaan yang melanggar aturan, tapi pasti dia ingin melakukan hal tersebut dengan bijak dan takut terjerumus dalam masalah kekayaan pribadinya ๐Ÿค‘. Tapi saya rasa Prabowo ini bukan sekedar korup, ia mau belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya dan ingin membuat perubahan yang positif ๐Ÿ’ก.
 
Gak ngerti sih, kalau ada temen kader di dalam daftar perusahaan yang pelanggar, tapi dia malah jangan tindak apa-apa... Mungkin ini karena dia takut terlibat sendiri atau ga bisa mengontrol orang-orang di sekitarnya... Saya rasa penegakan hukum harus adil dan tidak hanya khusus untuk perusahaan yang ada di daftar, tapi juga termasuk temen-temen akrabnya... Tapi apa yang bisa kita lakukan sih?
 
Maksudnya apa sih? ๐Ÿค”๐Ÿ‘€ Jika dia takut ada teman atau kader partainya terlibat, tapi masih mau meminta aparat menindak perusahaan pelanggar... ๐Ÿ˜’ Ini seperti kata-kata dari 'bayangan sendiri' ๐Ÿ”ฎ. Apa yang dia maksudkan dengan 'kepentingan rakyat' sebenarnya? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ Tidak ada tanda-tandanya dia benar-benar peduli dengan masalah rakyat... ๐Ÿ˜
 
Kasus aparat menindak perusahaan pelanggar nanti gini sih... ๐Ÿค”
Apa sih yang bikin Presiden jadi begini? Mungkin ada yang ingin tekan dia, tapi kalau benar-benar apa yang terbaik untuk rakyat sih kita harus mendukung, bukan mempolanya. ๐Ÿ™„
Sudah lama sekarang aja gini caranya menindak pelanggaran... Semua dikecualikan kecuali yang tidak mau diintimidasi. Apa itu logika? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
Mungkin kita harus lihat dari perspektif aparat, tapi kalau benar-benar siapa yang nanti dipaksa menurut preferensi Presiden? ๐Ÿšจ
Aku rasa ini bukan tentang permasalahan teknis, tapi tentang bagaimana cara mengurus politik dan apa yang penting utuh untuk pemerintah. ๐Ÿค
Menindak pelanggaran bukan hanya tentang aturan, tapi juga tentang bagaimana pemerintah jujur dengan rakyatnya. ๐Ÿ—ฃ๏ธ
 
Gue pikir Prabowo itu lupa bahwa dia juga orang biasa ya... siapa tahu kalau dia sendiri terlibat dalam suap, dia pasti akan bilang hal yang sama. Tapi, gue tidak percaya kalau dia benar-benar mau menindak perusahaan pelanggar karena takut teman-temannya bisa terkena. Gue rasa Prabowo itu seperti ayah rumah tangga yang hanya peduli dengan keluarganya sendiri, bukan rakyatnya ๐Ÿ˜.
 
Hmm, kalau begitu, siapa lagi yang mau menangani geng korupsi ini? Siapa yang mau berani menghadapinya? Prabowo ini terlalu banyak dibelenggu oleh orang-orang yang ingin mencuri uang negara. Ia sendiri tidak punya kekuatan untuk menindak perusahaan-perusahaan yang melanggar. Yang jadi, adalah polisi dan kepolisian yang harus berjalan sesuai dengan instruksi Prabowo ini.
 
aku pikir kalau presiden yang sering terlibat suap itu jadi pelaku hukum juga, bisa lebih transparan dulu, nggak kaya ini cuma menindak orang lain aja, tapi bukan dia sendiri. aku rasa itu tidak adil, kita butuh pengarahan dari atasan yang benar-benar berusaha buat pemerintahannya jadi baik, tapi jangan salah fungsinya di antara aparat.
 
kembali
Top