Prabowo Minta Skema Penerimaan Beasiswa Dirombak, Ini Tujuannya

Presiden Prabowo Subianto menginginkan skema penerimaan beasiswa dihitung ulang dengan tujuan untuk memperbanyak beasiswa yang dirasakan oleh masyarakat. Pendirian ini dilaporkan kepada Bapak Presiden dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang menyatakan bahwa skema tersebut akan dihitung ulang dan diperbarui untuk meningkatkan alokasi beasiswa.

Menurut Prasetyo, saat ini ada sekitar 9,9 juta mahasiswa sedang menempuh pendidikan, tetapi hanya 1,1 juta yang baru mendapatkan beasiswa. Hal ini membuat Presiden Prabowo Subianto berharap dapat meningkatkan alokasi beasiswa hingga mencapai di atas 80 persen, terutama untuk jurusan-jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Presiden tersebut juga menekankan pentingnya memperbanyak beasiswa agar dapat dirasakan oleh masyarakat. Dengan demikian, pendidikan yang lebih baik dapat menjadi kenyataan bagi banyak orang di Indonesia.
 
Maksudnya gimana kalau kita buat sistem beasiswa yang lebih adem banget? Seperti itu aja, tidak perlu keterlibatan Mensesneg dan apa-apa, kita coba aja hitung ulang. Alokasi 80% itu asyik, tapi bagaimana jika kita harus memastikan bahwa semua mahasiswa STEM bisa mendapatkan beasiswa? Kita gak perlu pusing, cukup buat sistem yang adem dan sederhana. Yang penting, banyak masyarakat Indonesia yang bisa menikmati pendidikan yang lebih baik 🤔💡
 
Aku pikir ini langkah yang tepat dari pemerintah untuk meningkatkan alokasi beasiswa. Masing-masing mahasiswa yang memiliki potensi besar pasti butuh dukungan dana seperti ini. Kalau bisa sekitar 80 persen, itu berarti banyak mahasiswa di Indonesia yang akan mendapatkan kesempatan untuk belajar di kampus-kampus terbaik dengan beasiswa ini. Misalnya aku tahu teman aku yang suka matematika dan ingin belajar ke universitas Nusantara tapi gak bisa karena beasiswanya tidak cukup, kalau ada semacam beasiswa seperti ini pasti dia bisa belajar di sana.
 
Saya pikir ini keputusan yang bagus banget! Beasiswa itu sangat penting buat mahasiswanya, tapi sekarang malah ada masalah pengalokasian ya... 80 persen aku juga rasa cukup realistis bisa dicapai, tapi sebenarnya siapa yang tahu? Mungkin dengan strategi yang tepat dan kerja sama dari berbagai pihak, itu bisa tercapai 🤞
 
Buat apa sih kalau aja bisa semuanya mendapatkan beasiswa? Sepertinya masih banyak sumber daya yang ada di negri ini. Makin banyak beasiswa, makin banyak mahasiswa yang bisa lulus dan nanti kerjaan, tapi kayaknya masih banyak juga yang harus jadi pengusaha sendiri, apa tidak?
 
ini gak usah ngeluluin siapa pun yang udah lulus beasiswa kaya gitu, apa-apa aja duitnya diterima kalau kita bisa menyelesaikan pendidikan ya... tapi apa keberadaan 9 juta mahasiswa di Indonesia masih jadi masalah kan? toh gak ada jawabannya sih, kalau tidak mau ambil beasiswa toh gak bakanya aja mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih baik...
 
kembali
Top