Presiden Prabowo Subianto mengisyaratkan bahwa bonus bagi atlet Indonesia yang berprestasi di Asian Games mungkin akan lebih besar dibandingkan dengan SEA Games. Ia mengatakan bahwa capaian di SEA Games sudah cukup bagus, namun perlu ditingkatkan lagi untuk mencapai prestasi yang lebih baik di ajang empat tahunan tersebut.
"Tingkat persaingan Asian Games jauh lebih berat daripada SEA Games," kata Prabowo. "Kita sudah memberikan benchmark yang agak berat dengan medali emas SEA Games seharga Rp1 miliar, maka bagaimana dengan Asian Games?"
Presiden juga mengaku bahwa pemerintah belum dapat memastikan besarinya bonus bagi atlet yang berprestasi di Asian Games. Ia menyebut perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Namun, Prabowo tetap komitmen untuk memberikan apresiasi yang layak kepada atlet Indonesia yang memiliki prestasi baik di tingkat Asia Tenggara, Asia maupun Olimpiade. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada atlet-atlet itu dari hati-hati dan berharap muncul di Asian Games dengan terhormat serta di Olympic Games dengan terhormat.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, melaporkan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua di SEA Games ke-33 Thailand. Ia menyebut bahwa capaian ini merupakan pencapaian yang baik bagi atlet-atlet Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan prestasi di ajang Asian Games 2026 di Jepang.
"Indonesia menempati ranking dua di Asia, tentu tidak sebagai tuan rumah. Kalau tuan rumah biasanya juara umum," kata Erick.
Erick juga melaporkan bahwa atlet Indonesia telah mencetak target perolehan medali yang lebih tinggi daripada awalnya. Dari target awal 80 medali emas, Indonesia berhasil mengoleksi 91 emas, disertai 111 perak dan 131 perunggu.
"Tingkat persaingan Asian Games jauh lebih berat daripada SEA Games," kata Prabowo. "Kita sudah memberikan benchmark yang agak berat dengan medali emas SEA Games seharga Rp1 miliar, maka bagaimana dengan Asian Games?"
Presiden juga mengaku bahwa pemerintah belum dapat memastikan besarinya bonus bagi atlet yang berprestasi di Asian Games. Ia menyebut perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Namun, Prabowo tetap komitmen untuk memberikan apresiasi yang layak kepada atlet Indonesia yang memiliki prestasi baik di tingkat Asia Tenggara, Asia maupun Olimpiade. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada atlet-atlet itu dari hati-hati dan berharap muncul di Asian Games dengan terhormat serta di Olympic Games dengan terhormat.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, melaporkan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua di SEA Games ke-33 Thailand. Ia menyebut bahwa capaian ini merupakan pencapaian yang baik bagi atlet-atlet Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan prestasi di ajang Asian Games 2026 di Jepang.
"Indonesia menempati ranking dua di Asia, tentu tidak sebagai tuan rumah. Kalau tuan rumah biasanya juara umum," kata Erick.
Erick juga melaporkan bahwa atlet Indonesia telah mencetak target perolehan medali yang lebih tinggi daripada awalnya. Dari target awal 80 medali emas, Indonesia berhasil mengoleksi 91 emas, disertai 111 perak dan 131 perunggu.