Presiden RI Prabowo Subianto mengajak seluruh unsur bangsa Indonesia untuk bersatu dalam memimpin dan menjaga persatuan. Menurut dia, kerukunan antarpemimpin adalah kunci bagi kemajuan bangsa.
Dia mengatakan bahwa catatan sejarah membuktikan bahwa tidak ada bangsa yang kuat jika para pemimpinnya tidak bersatu. Meskipun perbedaan pandangan dalam sistem demokrasi wajar, tetapi di akhir setiap proses politik, para pemimpin harus mengedepankan persatuan demi kepentingan bangsa dan negara.
Menurut Prabowo, kesejahteraan mustahil dicapai tanpa kondisi damai, sementara perdamaian sulit terwujud jika elite bangsa terus bertikai. Ia menekankan pentingnya menjaga kesatuan bangsa dan mengedepankan musyawarah dalam memimpin.
Prabowo juga menyebutkan bahwa kerukunan antarpemimpin akan membawa perdamaian dan kemakmuran nasional. Dia berharap pemimpin-pemimpin dapat berpikir untuk kepentingan bangsa Indonesia, bukan memiliki dendam, rasa benci, atau dengki.
Terdapat banyak contoh di sejarah bahwa kerukunan antarpemimpin adalah kunci bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, Prabowo mengajak semua unsur bangsa untuk bersatu dan menjaga persatuan demi kepentingan negara dan bangsa Indonesia.
Dalam pidato di hadapan ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Prabowo menekankan pentingnya kesatuan dalam memimpin. Ia berharap semua pemimpin dapat berpikir untuk kepentingan bangsa Indonesia dan tidak memiliki dendam atau rasa benci yang mengganggu proses politiek.
"Boleh kita bertanding, bersaing, berbeda. Tapi di ujungnya semua pemimpin harus rukun, harus menjaga persatuan," kata Prabowo.
Dia mengatakan bahwa catatan sejarah membuktikan bahwa tidak ada bangsa yang kuat jika para pemimpinnya tidak bersatu. Meskipun perbedaan pandangan dalam sistem demokrasi wajar, tetapi di akhir setiap proses politik, para pemimpin harus mengedepankan persatuan demi kepentingan bangsa dan negara.
Menurut Prabowo, kesejahteraan mustahil dicapai tanpa kondisi damai, sementara perdamaian sulit terwujud jika elite bangsa terus bertikai. Ia menekankan pentingnya menjaga kesatuan bangsa dan mengedepankan musyawarah dalam memimpin.
Prabowo juga menyebutkan bahwa kerukunan antarpemimpin akan membawa perdamaian dan kemakmuran nasional. Dia berharap pemimpin-pemimpin dapat berpikir untuk kepentingan bangsa Indonesia, bukan memiliki dendam, rasa benci, atau dengki.
Terdapat banyak contoh di sejarah bahwa kerukunan antarpemimpin adalah kunci bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, Prabowo mengajak semua unsur bangsa untuk bersatu dan menjaga persatuan demi kepentingan negara dan bangsa Indonesia.
Dalam pidato di hadapan ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Prabowo menekankan pentingnya kesatuan dalam memimpin. Ia berharap semua pemimpin dapat berpikir untuk kepentingan bangsa Indonesia dan tidak memiliki dendam atau rasa benci yang mengganggu proses politiek.
"Boleh kita bertanding, bersaing, berbeda. Tapi di ujungnya semua pemimpin harus rukun, harus menjaga persatuan," kata Prabowo.