Pemerintah Prabowo Subianto mempertimbangkan untuk membentuk lembaga pengelolaan dana umat yang akan mengelola potensi keuangan dari masyarakat muslim Indonesia secara profesional dan berdampak. Rencana ini didasarkan pada laporan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar tentang besarnya potensi dana umat, yang menunjukkan bahwa jika dikelola dengan baik, potensi tersebut bisa mencapai Rp500 triliun dalam satu tahun.
Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi komitmennya untuk menyediakan lahan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta bagi lembaga-lembaga Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah ini dimaksudkan agar institusi umat Islam memiliki tempat yang representatif di jantung ibu kota.
Prabowo juga menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umara sebagai kunci kemajuan bangsa. Ia menyatakan kebahagiaan dan kebanggaannya atas terwujudnya sinergi tersebut dalam acara hari itu. Dia berpendapat bahwa perdamaian yang hanya bisa dicapai dengan bersatunya ulama dan umara merupakan syarat fundamental bagi keberhasilan dan kemakmuran suatu bangsa.
Jadi, lembaga pengelolaan dana umat ini akan menjadi wadah bagi masyarakat muslim Indonesia untuk mengelola potensi keuangan mereka secara profesional dan berdampak. Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah Prabowo Subianto untuk meningkatkan kemajuan bangsa melalui persatuan antara ulama dan umara.
Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi komitmennya untuk menyediakan lahan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta bagi lembaga-lembaga Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah ini dimaksudkan agar institusi umat Islam memiliki tempat yang representatif di jantung ibu kota.
Prabowo juga menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umara sebagai kunci kemajuan bangsa. Ia menyatakan kebahagiaan dan kebanggaannya atas terwujudnya sinergi tersebut dalam acara hari itu. Dia berpendapat bahwa perdamaian yang hanya bisa dicapai dengan bersatunya ulama dan umara merupakan syarat fundamental bagi keberhasilan dan kemakmuran suatu bangsa.
Jadi, lembaga pengelolaan dana umat ini akan menjadi wadah bagi masyarakat muslim Indonesia untuk mengelola potensi keuangan mereka secara profesional dan berdampak. Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah Prabowo Subianto untuk meningkatkan kemajuan bangsa melalui persatuan antara ulama dan umara.