Prabowo menyampaikan keprihatinannya atas musibah bencana alam yang melanda daerah di Sumatra Utara, Barat, dan Aceh. Ia mendoakan agar para korban banjir diringankan duka dan penderitaannya.
Menurut Presiden RI, musibah ini terjadi pada saat yang sama, sehingga kita harus berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diringankan duka dan penderitaan mereka. Pemerintah tidak tinggal diam dan bergerak cepat sejak hari pertama kejadian. Ia mengatakan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan lewat jalur darat maupun udara untuk memastikan bantuan segera sampai ke warga terdampak bencana.
Tapi, kondisinya sangat berat. Banyak yang terputus dan cuaca juga masih tidak memungkinkan. Kadang-kadang helikopter dan pesawat kita sulit untuk mendarat. Namun, pemerintah telah mengirimkan bantuan melalui tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400. Ia memastikan pengiriman bantuan akan dilakukan secara terus menerus dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
Keempat pesawat itu terbang mengirimkan bantuan pada pagi hari ini. Mereka diterbangkan dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Sekab Men Teddy Indra Wijaya menyebut data dari para kepala daerah dijadikan dasar pemerintah pusat menentukan jenis bantuan yang dikirimkan pada pagi ini.
Bantuan yang diterbangkan terdiri dari peralatan darurat hingga kebutuhan vital bagi evakuasi dan pemulihan cepat. Ia menyebutkan bahwa tenda sebanyak sekitar 150, perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64, genset, alat bantu listrik, kemudian yang terpenting juga alat komunikasi diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi kesana agar sinyal komunikasi bisa dimulai kembali. Kemudian juga bahan makanan siap saji, tim medis dari TNI, dan juga dari Kementerian Kesehatan.
Pemerintah RI sangat peduli dengan musibah ini dan akan terus bergerak untuk membantu para korban.
Menurut Presiden RI, musibah ini terjadi pada saat yang sama, sehingga kita harus berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diringankan duka dan penderitaan mereka. Pemerintah tidak tinggal diam dan bergerak cepat sejak hari pertama kejadian. Ia mengatakan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan lewat jalur darat maupun udara untuk memastikan bantuan segera sampai ke warga terdampak bencana.
Tapi, kondisinya sangat berat. Banyak yang terputus dan cuaca juga masih tidak memungkinkan. Kadang-kadang helikopter dan pesawat kita sulit untuk mendarat. Namun, pemerintah telah mengirimkan bantuan melalui tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400. Ia memastikan pengiriman bantuan akan dilakukan secara terus menerus dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
Keempat pesawat itu terbang mengirimkan bantuan pada pagi hari ini. Mereka diterbangkan dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Sekab Men Teddy Indra Wijaya menyebut data dari para kepala daerah dijadikan dasar pemerintah pusat menentukan jenis bantuan yang dikirimkan pada pagi ini.
Bantuan yang diterbangkan terdiri dari peralatan darurat hingga kebutuhan vital bagi evakuasi dan pemulihan cepat. Ia menyebutkan bahwa tenda sebanyak sekitar 150, perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64, genset, alat bantu listrik, kemudian yang terpenting juga alat komunikasi diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi kesana agar sinyal komunikasi bisa dimulai kembali. Kemudian juga bahan makanan siap saji, tim medis dari TNI, dan juga dari Kementerian Kesehatan.
Pemerintah RI sangat peduli dengan musibah ini dan akan terus bergerak untuk membantu para korban.