Presiden Prabowo Subianto memangka untuk melengkapi Kopdes Merah Putih dengan pabrik genteng. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan genteng sebagai atap rumah di Indonesia, bukan seng yang mudah berkarat.
Pertimbangan dari Presiden Prabowo adalah bahwa alat-alat yang dibutuhkan untuk memproduksi genteng relatif murah. Selain itu, bahan baku genteng yang terbuat dari tanah yang dicampur dengan limbah batu bara dan abu juga menjadi pertimbangannya.
Presiden Prabowo berharap program gentengisasi dapat mendorong atap-atap rumah di Indonesia menggunakan genteng pada tiga tahun ke depan. Dia ingin mewujudkan Indonesia yang indah, kuat, dan bahagia.
Sementara itu, gentengisasi juga diharapkan dapat memperlihatkan kebangkitan nasional dari latar belakang seng yang sudah usang. Rumah-rumah beratap seng dianggap cenderung mudah berkarat dan panas.
Di masa depan, Presiden Prabowo ingin Indonesia tidak lagi terkena dampak karat, yang merupakan lambang degenerasi.
Pertimbangan dari Presiden Prabowo adalah bahwa alat-alat yang dibutuhkan untuk memproduksi genteng relatif murah. Selain itu, bahan baku genteng yang terbuat dari tanah yang dicampur dengan limbah batu bara dan abu juga menjadi pertimbangannya.
Presiden Prabowo berharap program gentengisasi dapat mendorong atap-atap rumah di Indonesia menggunakan genteng pada tiga tahun ke depan. Dia ingin mewujudkan Indonesia yang indah, kuat, dan bahagia.
Sementara itu, gentengisasi juga diharapkan dapat memperlihatkan kebangkitan nasional dari latar belakang seng yang sudah usang. Rumah-rumah beratap seng dianggap cenderung mudah berkarat dan panas.
Di masa depan, Presiden Prabowo ingin Indonesia tidak lagi terkena dampak karat, yang merupakan lambang degenerasi.