Pemerintah Indonesia memanggil 10 universitas terkemuka di Inggris untuk bekerja sama mendirikan dua belas institusi pendidikan tinggi baru di tanah air. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak 24 pimpinan perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk membantu mendirikan dua belas universitas baru dengan fokus pada bidang pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi.
"Jadi kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia," ujarnya saat pertemuan dengan 24 pimpinan universitas.
Tentu saja ini akan berbeda dari lulusan yang hanya sekitar 9 ribu orang tiap tahun. Pemerintah berencana membangun dua belas universitas baru, dan tidak mengutupkan kemungkinan beberapa di antaranya dapat terbuka juga untuk menampung mahasiswa lain.
"Dan kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan seluruh kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia," katanya.
"Jadi kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia," ujarnya saat pertemuan dengan 24 pimpinan universitas.
Tentu saja ini akan berbeda dari lulusan yang hanya sekitar 9 ribu orang tiap tahun. Pemerintah berencana membangun dua belas universitas baru, dan tidak mengutupkan kemungkinan beberapa di antaranya dapat terbuka juga untuk menampung mahasiswa lain.
"Dan kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan seluruh kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia," katanya.