Polda Yogyakarta, Interpol Buru WN China Penipuan Love Scamming di Sleman
Sebagai hasil operasi penangkapan yang dilaksanakan oleh Polres Yogyakarta, seorang Warga Negara Cina (WN) diperiksa di Mapolresta Yogyakarta. Foto: KM/riski adrian/kompas.com
Yogyakarta, CNN Indonesia - Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah kejahatan, Polres Yogyakarta, bersama Interpol telah berhasil menangkap enam orang tersangka yang diduga melancarkan praktik penipuan online model love scamming di Sleman, DIY.
Saat ini, PNCT-PT Altair Trans Service terus mempekerjakan karyawan sebagai agen. Foto: Kompas.com
Menurut Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian, kejahatan ini dilakukan oleh seorang WN China yang telah menggunakan jasa perusahaan penyedia tenaga kerja PT Altair Trans Service untuk mempercepat praktik penipuan online tersebut. Penyebabnya adalah agen yang dipekerjakan memiliki keahlian dalam berinteraksi dengan pengguna aplikasi kencan.
Dalam operasinya, perusahaan ini juga telah meraup keuntungan dengan nominal fantastis sebesar Rp30 miliar per bulan. Menurut kasus ini, para agen ini dibayar per bulannya Rp2,4 juta hingga Rp3,5 juta dan bonus berdasarkan asesmen performa dengan kisaran nominal Rp1 juta sampai Rp5 juta tiap bulan/orang.
Sementara itu, pendapatan bulanan pemilik PT Altair Trans Service ini adalah total potongan senilai Rp750 ribu dari setiap karyawan per bulannya. Itu pun belum termasuk jatah bonus.
Sebagai hasil operasi penangkapan yang dilaksanakan oleh Polres Yogyakarta, seorang Warga Negara Cina (WN) diperiksa di Mapolresta Yogyakarta. Foto: KM/riski adrian/kompas.com
Yogyakarta, CNN Indonesia - Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah kejahatan, Polres Yogyakarta, bersama Interpol telah berhasil menangkap enam orang tersangka yang diduga melancarkan praktik penipuan online model love scamming di Sleman, DIY.
Saat ini, PNCT-PT Altair Trans Service terus mempekerjakan karyawan sebagai agen. Foto: Kompas.com
Menurut Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian, kejahatan ini dilakukan oleh seorang WN China yang telah menggunakan jasa perusahaan penyedia tenaga kerja PT Altair Trans Service untuk mempercepat praktik penipuan online tersebut. Penyebabnya adalah agen yang dipekerjakan memiliki keahlian dalam berinteraksi dengan pengguna aplikasi kencan.
Dalam operasinya, perusahaan ini juga telah meraup keuntungan dengan nominal fantastis sebesar Rp30 miliar per bulan. Menurut kasus ini, para agen ini dibayar per bulannya Rp2,4 juta hingga Rp3,5 juta dan bonus berdasarkan asesmen performa dengan kisaran nominal Rp1 juta sampai Rp5 juta tiap bulan/orang.
Sementara itu, pendapatan bulanan pemilik PT Altair Trans Service ini adalah total potongan senilai Rp750 ribu dari setiap karyawan per bulannya. Itu pun belum termasuk jatah bonus.