Polisi Bantah Siksa dan Minta Uang Rp300 Juta ke Ammar Zoni

Polisi Bantah Pemerasan Kasus Narkoba Rp300 Juta Ammar Zoni

Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan menegaskan bahwa pemukulan dan penyiksaan terhadap Terdakwa pengedar narkoba Ammar Zoni tidak terjadi. Ia bantah juga pernyataan Ammar yang menyebut diminta uang senilai Rp300 juta dengan dalih untuk membiarkan kasusnya tidak dilanjutkan.

Pengky menjelaskan bahwa penyidikan kasus tersebut sudah dilakukan pada Januari 2025. Sedangkan, katanya, dirinya baru menjalani serah terima jabatan sebagai Kapolsek Cempaka Putih pada 12 Juni 2025.

Terdakwa Ammar Zoni sendiri mengaku mengalami intimidasi dan kekerasan fisik saat diperiksa penyidik. Ia menyebut mendapat pemukulan hingga penyetruman, sehingga Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dibuat dalam kondisi tertekan.

Namun, Pengky menjelaskan bahwa dugaan kekerasan dan intimidasi oleh oknum penyidik telah diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Paminal) Polda Metro Jaya. Ia menyebut, keterangan dari enam orang penyidik Polsek Cempaka Putih tidak menunjukkan adanya kekerasan atau intimidasi terhadap Ammar Zoni.

Dilansir dari pengakuan Kompol Pengky, terdapat kesesatan dalam BAP yang dibuat atas nama Ammar. Ia menjelaskan bahwa semua pemeriksaan terhadap enam terdakwa dilakukan di Rutan Selamba, bukan di Polsek Cempaka Putih.

Tidak ada bukti adanya aliran dana Rp300 juta yang masuk ke kepolisian Cempaka Putih, menurut Pengky. Ia mempersilakan jika dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap penyidik yang menangani perkara tersebut.

Sebelumnya, Ammar Zoni mengaku diminta membayar Rp300 juta oleh penyidik kepolisian dengan dalih agar kasusnya tak dilanjutkan. Namun, Pengky menjelaskan bahwa pemukulan dan penyiksaan terhadap Terdakwa pengedar narkoba Ammar Zoni tidak terjadi.
 
Saya pikir ini sangat salah paham dari kedua belah pihak 🤔. Polisi benar-benar mengatakan bahwa tidak ada pemukulan dan penyiksaan terhadap Ammar, tapi dia sendiri juga mengaku pernah mengalami intimidasi dan kekerasan fisik saat diperiksa penyidik 😕. Sementara itu, pengakuan dari enam orang penyidik Polsek Cempaka Putih tidak membantah adanya kekerasan atau intimidasi terhadapnya.

Itu juga aneh banget kalau ada kesesatan dalam BAP yang dibuat atas nama Ammar, dan semua pemeriksaan dilakukan di Rutan Selamba, bukan di Polsek Cempaka Putih. Saya pikir perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap penyidik yang menangani perkara tersebut 🚔.

Saya rasa ini kasus yang rumit dan memerlukan penanganan yang lebih hati-hati dari kedua belah pihak. Kita harus selalu mencari kebenaran dan tidak membuat tuduhan tanpa bukti 💡.
 
Pagi kawan 🌞, kalau ngomong soal kasus Ammar Zoni, aku rasa polisi Cempaka Putih gak sabar-sabar duduk di atas kebenaran. Pengky malah bantu-bantu Ammar ngeluhin nyawa, tapi siapa tahu lagi apa benarnya? 🤔 Aku pikir Polsek Cempaka Putih harus lebih jujur, sih. Kalau ternyata ada kesalahan dalam BAP, mending buktikan dulu kalau tidak ada kekerasan terhadap Ammar Zoni. Tapi siapa tahu lagi, apa-apa aja yang terjadi di dalam ruangan polisi... 🤷‍♂️
 
Gue pikir apa yang bikin polisi mau menyangkal hal ini? Apakah karena mereka rasa salah atau apa? 🤔 Gue bayangkan kalau gue dalam posisi mereka, mesti jalan seperti itu kan? Tapi siapa tau, mungkin ada alasan lain yang kita tidak ketahui. Yang pasti, ini kasus yang cukup menarik dan gue ingin tahu lebih lanjut tentang apa yang terjadi di balik panggung ini 🚨 Gue rasa harus ada pembahasan lebih lanjut dan transparansi dari pihak yang berwenang agar kita bisa memahami apa yang terjadi di kasus ini.
 
AKHIRNYA KALO POLISI BANTAH MEREKAP AKAH PEMERASAAN KASUS NARKOBA AMMAR ZONI! APA KAH PENGKY SUKMAWAN NYA COBANG TEPAT ATAU GA? SAI KAHI YA, JADI AKAN TERUS DILAJUKAN. TAPI PENYIDIK KEPOLISIAN YA GAK PILIH AJA-aja DI KOTAMAYOR, DEH!
 
Gue pikir kalo pengky suka ngomong sambil bilang sisi dirinya jujur tapi gue ga percaya, siapa bilang kalau semua penyidik di Polsek Cempaka Putih kan jujur? Gue punya teman yang polisi, dan dia bilang banyak kasus seperti ini di mana penyidiknya bisa saja tidak mau ngakui karena malu atau makan uang dari korupsi. Mungkin gue ngomong terlalu banyak, tapi kalau pengky benar-benar jujur, maka kita harus percaya. Tapi aku masih ragu, kalau bukan karena biayanya gede, siapa bilang kalau ada kasus narkoba yang tidak ada uang?
 
Aku pikir ini kalau pemeriksaan di Rutan Selamba sudah dilakukan dengan benar-benar transparan? Membaca BAP dari Terdakwa yang dipertaruhkan dalam kondisi tertekan, aku rasa ini tidak bisa diterima. Bagaimana caranya dugaan kekerasan dan intimidasi oleh oknum penyidik pun bisa dihilangkan dengan begitu saja?

Aku juga penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi saat Ammar Zoni diperiksa di Rutan Selamba itu. Apakah benar-benar semua pemeriksaan dilakukan di sana ataukah ada yang tersembunyi? Aku rasa perlu ada koreksi dan pengecekan lebih lanjut tentang kejadian ini.
 
Eh kaya! Apa yang terjadi dengan kasus ini, kayaknya terlalu banyak konflik antara korban dan polisi. Aku pikir kalau Polsek Cempaka Putih harus ngambil waktu untuk memperjelas hal ini dan buktikan bahwa tidak ada pemukulan atau penyiksaan terhadap Ammar Zoni 🤔. Tapi, aku juga paham kalau kesesatan dalam BAP itu penting banget, kalau tidak nanti kasusnya bisa berakhir dengan salah informasi 📝. Aku rasa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dari apa yang terjadi di sana... dan aku harap ada jaminan bahwa penyidik tidak akan menanggung konsekuensi atas kesalahan mereka 😒
 
Pengky bikin aku jujur, siapa tau buktinyanya kalau ada kekerasan yang dilakukan oleh penyidik. Tapi apa lagi, kasus ini udah berlangsung selama 2 bulan, dan belum ada bukti nyata bahwa Ammar Zoni dibukukan Rp300 juta. 🤑👮

Lihat aja grafik di bawah, rata-rata kasus narkoba di Indonesia tahun 2024 ini udah mencapai Rp150 juta. Jadi kalau Ammar Zoni diminta membayar Rp300 juta, itu bukan hal yang aneh kan? 🤔

Tapi apa yang aku ingin bilang adalah, pengakuan dari Kompol Pengky lebih percaya diri daripada pengakuan dari Ammar Zoni. Kita harus menunggu lagi hasilnya siapa tahu. 🕰️

Apa keberadaan dugaan kekerasan dan intimidasi oleh oknum penyidik yang udah dikinvestigasi oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Paminal) Polda Metro Jaya? Kita harus menunggu hasilnya. 🤞
 
Gue rasanya kalau kapolsek itu punya masalah dengan korban narkoba, apalagi kalau korban bilang ada kekerasan saat diperiksa. Gue pikir siapa yang bilang korban tidak dikejutkan itu, mending cari tahu sendiri apa yang terjadi. Kalau si kapolsek masih penyangkalan, mungkin bnyaknya ada yang tersembunyi. Kalau kenyataannya terdakwa bilang benar-benar ada kekerasan, kapolsek itu harus jujur dan cari tahu apa yang sebenarnya terjadi 🤔
 
kembali
Top