Polda Metro Jaya Terus Menguji Kasus DJ Donny, 12 Saksi Diperiksa
Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kasus dugaan teror yang dilaporkan oleh DJ Donny ternyata memiliki bukti nyata. Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Polda Metro Jaya telah memeriksa 12 orang saksi yang mengetahui, mendengar, atau secara langsung mengalami peristiwa tersebut.
Kombes Iman Imanuddin dari Direreskrimum Polda Metro Jaya menyatakan bahwa proses penyelidikan berlangsung dengan penuh tangan, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan berbagai petunjuk dan dokumen pendukung. "Kami terus akan melakukan pendalaman, pengumpulan alat bukti dengan upaya maksimal sehingga bisa lebih terang permasalahannya," katanya.
DJ Donny melaporkan dugaan teror bom molotov ke Polda Metro Jaya beberapa minggu lalu. Ia menegaskan bahwa pecahan kaca dan pecahan bom molotov masih ada di rumahnya, yang merupakan bukti nyata dari peristiwa tersebut.
Pada saat itu, Donny juga melampirkan rekaman CCTV sebagai barang bukti pelapornya. Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pria yang melempar bom molotov ke rumahnya.
Menurut Donny, sebelum teror bom molotov ini, dia dan keluarganya juga sempat menerima paket berisi bangkai ayam yang dikirim ke rumahnya. Ayam tersebut dipotong kepalanya dan diiris-iris bagian tubuhnya.
Polda Metro Jaya akan terus mengejar kasus ini hingga selesai, dengan tujuan untuk menghentikan peristiwa pidana tersebut secara utuh.
Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kasus dugaan teror yang dilaporkan oleh DJ Donny ternyata memiliki bukti nyata. Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Polda Metro Jaya telah memeriksa 12 orang saksi yang mengetahui, mendengar, atau secara langsung mengalami peristiwa tersebut.
Kombes Iman Imanuddin dari Direreskrimum Polda Metro Jaya menyatakan bahwa proses penyelidikan berlangsung dengan penuh tangan, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan berbagai petunjuk dan dokumen pendukung. "Kami terus akan melakukan pendalaman, pengumpulan alat bukti dengan upaya maksimal sehingga bisa lebih terang permasalahannya," katanya.
DJ Donny melaporkan dugaan teror bom molotov ke Polda Metro Jaya beberapa minggu lalu. Ia menegaskan bahwa pecahan kaca dan pecahan bom molotov masih ada di rumahnya, yang merupakan bukti nyata dari peristiwa tersebut.
Pada saat itu, Donny juga melampirkan rekaman CCTV sebagai barang bukti pelapornya. Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pria yang melempar bom molotov ke rumahnya.
Menurut Donny, sebelum teror bom molotov ini, dia dan keluarganya juga sempat menerima paket berisi bangkai ayam yang dikirim ke rumahnya. Ayam tersebut dipotong kepalanya dan diiris-iris bagian tubuhnya.
Polda Metro Jaya akan terus mengejar kasus ini hingga selesai, dengan tujuan untuk menghentikan peristiwa pidana tersebut secara utuh.