Polda Metro Akan Kembali Periksa Roy Suryo Cs dengan KUHP Baru

Polda Metro Kembali Mengusir Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi Dengan KUHP Baru

Kemarin, Polda Metro Jaya menangkap lima tersangka kasus penyebaran berita bohong terkait ijazah palsu Presiden Jokowi. Tersangka ini antara lain Eggi Sudjana, Kurnia Tri Royani, M Rizal Fadillah, Rustam Effendi, dan Damai Hari Lubis.

Menurut Kombes Budi Hermanto, pemanggilan kali ini akan menerapkan KUHP dan KUHAP baru. Di bulan Januari 2026 dijadwalkan untuk penyesuaian padanan penerapan KUHP baru. Tersangka yang akan dipanggil tersebut akan menjawab pertanyaan dari penyidik dan juga akan diajak untuk memberikan klarifikasi terkait kasusnya.

Selain tersangka, tim penyidik juga akan melakukan pemanggilan ahli yang diajukan Roy Suryo cs. Penyelidikan ini dilakukan setelah penyidik menyelesaikan gelar perkara khusus sebagaimana permintaan dari tersangka Roy Suryo beberapa waktu lalu.

Budi juga mengatakan bahwa sedang dalam pembahasan penyidik bersama pengawasan penyidik dan pengawasan lainnya dari internal Polri terkait pengajuan uji forensik independen ijazah Jokowi yang diajukan tersangka Roy Suryo dan kawan-kawan.

Tersangka ini dijerat dengan Pasal 310 dan/atau Pasal 311 dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 27A jo Pasal 45 Ayat 4 dan/atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45A Ayat 2 UU ITE.
 
Sudah nggabung kembali siapa aja yang bikin spekulasi tentang Jokowi... kalau gak ada kebenaran, maka pasti aja akan jatuh 🤦‍♂️. tapi sayangnya, Polri masih bingung sama uji forensik... moga-moga bisa segera diresolusi ya 🤞. nggak mau lagi tahu siapa yang benar dan siapa yang salah... ini cuma kasus ijazah palsu aja, kalau ada lagi konflik, tapi kalau tidak, maka kita harus fokus sama Polri untuk menangani kasus ini dengan lebih cepat 🕰️.
 
Wah, ternyata kasus ijazah palsu Jokowi gede banget! Polda Metro nggak bisa ngerti dulu siapa siapa yang bilang kira-kira tentang ijazahnya, tapi sekarang sudah jelas siapa saja yang ikut main. Eggi Sudjana, Kurnia Tri Royani, M Rizal Fadillah, Rustam Effendi, dan Damai Hari Lubis, mereka semua harus jawab soal kasus ini.

Aku pikir benar-benar gokil kalau Roy Suryo bilang kira-kira tentang ijazah Jokowi. Aku juga senang kalau tim penyidik ini bisa menyelesaikan gelar perkara khusus sekarang, mereka harusnya jujur siapa yang bilang kira-kira soal ijazah itu.

Aku rasa ini juga penting banget kalau diadakan uji forensik independen tentang ijazah Jokowi. Kita tidak bisa nggak tahu siapa yang bilang kira-kira dan siapa yang benar-benar mengaku tentang ijazah itu.
 
Maksudnya kasus ini jadi bukti kalau tak jarang ada yang coba bikin kerusuhan dengan membuat cerita palsu, kira-kira gini happen di sekolah juga, ya? Kalau aja ada yang bubar cerita nggak berdasar itu bisa dibawa ke pengadilan, bukannya cuma kalimat nggak jelas? Atau aja sekarang kalau ada uji forensik kaya kayaknya kalimat nggak jelas itu bisa bukti siapa?
 
ini kasusnya kayaknya serius banget, polda metro jaya udah tangkap lima orang yang dianggap tersangka kasus ijazah palsu jokowi ini, kayaknya penipuan itu tidak akan bisa berlaku lagi 😅. aku senang lihat polri akhirnya bergerak tindak atas kejahatan ini, tapi mungkin masih perlu penyesuaian untuk mengatasi kesalahan yang terjadi dalam kasus ini 🤔. aku harap penegakan hukum ini bisa memberikan contoh bagi orang-orang yang ingin melakukan hal yang tidak benar, dan juga memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kebenaran akan dihormati 💯.
 
kaget banget dengar kasus ijazah palsu Jokowi ini ternyata ada banyak orang yang ikut terlibat, baik sebagai penyebar berita atau karena diajak uji forensik. sayangnya masih banyak orang yang punya niat jahat dan mau membantu orang lain dalam melakukan kesalahan semacam ini. tapi gampang banget untuk menghentikan semuanya, hanya butuh kepedulian dan konsistensi dari pihak berwajib.
 
🤔 siapa bilang dia jadi presiden kalau ga punya ijazah palsu? ini bikin aku penasaran, bagaimana caranya bisa bukti ijazah palsunya? gak ada sumber apa lagi dari pihak yang melihatnya? 📝
 
Gak percaya dulu kalau ada yang nge-bullshit tentang ijazah Jokowi 😂. Tapi ternyata bukannya kejahatan kecil aja, tapi masih bisa ngajak polisi cari-cari 🕵️‍♂️. Kalau udah ada uji forensik independen, itu artinya polisi gak perlu ragu-ragu lagi 🤔. Tapi gak sabar-sabaran aja, udah ada tersangka yang harus dijawab 😬. Semoga kasus ini bisa selesai cepat-cepat, dan siapa pun yang salah pasti buktikan dia dan jadi penjahat formal 🚔.
 
Gak bakalan menutup mata sih, tapi kalau Polda Metro benar-benar ingin nyatain kasus ini, mungkin harus ada bukti yang kuat kan? Tersangka ini gak bakal langsung dihukum karena kalau gak ada bukti yang cukup, siapa tau kebenaran di balik kasus ini kemudian keluar dan tersangka ini menjadi korban kesalahpahaman sih. Dan juga kayaknya harus ada transparansi dalam proses penyelidikan ini agar tidak terjadi kesalahan lagi seperti sebelumnya.
 
Makasih banget informasinya tentang kasus ini, tapi nggak yakin apa yang terjadi di balik cerita ini 🤔. Penangkapan lima orang tersangka ini bisa jadi cuma penjaga keamanan, bukan penjahat sebenarnya. Dan siapa tahu uji forensik independen yang diajukan tidak efektif? Semua terlalu cepat dan cepat banget 🕰️. Aku lebih suka ketika kasus ini dijalankan dengan benar-benar transparan, tidak ada salah pahaman sama sekali.
 
ini kabar gembira deh, Polda Metro Jaya akhirnya ngambil tindakan nyata terhadap kasus ijazah palsu Jokowi 🙌. Maksudnya, bukan cuma sekedar ngomong ngomong, tapi sekarang mereka benar-benar mengambil langkah tindak dan menerapkan KUHP yang baru 🕵️‍♀️. Saya pikir ini sangat positif, karena kalau tidak ada tindakan nyata, maka kasus ini akan terus berlanjut dan membuat banyak orang kecewa 😔. Tapi saya juga penasaran apa yang sebenarnya terjadi di balik kasus ini 🤔. Dan saya harap bahwa semua yang terlibat dalam kasus ini dapat menjelaskan apa yang terjadi dan memberikan klarifikasi tentang kasus ini 💬.
 
Gampangnya Polda Metro bisa menangkap 5 orang yang justru bikin rasa penasaran sih, ngapain aja kasus ijazah palsu Jokowi ini? Ternyata ada yang lagi cari cara untuk buktikan sih 🤔. Mungkin karena takut uji forensik di luar sana sih, jadi langsung ajak ke pengadilan sih. Saya rasa mereka masih bingung ngapain aja kasus ini.
 
kembali
Top