Dalam kasus korupsi Malaysia, nama Perdana Menteri Anwar Ibrahim tiba-tiba muncul dalam email kasus Jeffrey Epstein. Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengumumkan edisi baru dari dokumen mereka yang berisikan pertukaran email antara tokoh-tokoh dunia.
Dalam unggahan di platform X, Anwar Ibrahim membagikan tanggapan atas pemberitaan itu. Ia menulis bahwa ia baru tahu bahwa ada orang luar yang mencoba mengatur pertemuan dan bahkan menyebut namanya dalam email terkait kasus Epstein. Ia menegaskan rasa syukurnya karena seperti disebutkan dalam email itu, peristiwa tersebut terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Anwar menekankan bahwa ia sama sekali tidak memiliki hubungan dengan pihak-pihak yang terlibat, termasuk Epstein. Ia juga menyatakan bahwa ia baru mengetahui tentang pihak luar yang ingin bertemu dan siap mengutip namaannya dalam email.
Nama Anwar Ibrahim tampil di antara beberapa tokoh dunia yang namanya muncul dalam dokumen Epstein yang dirilis DOJ. Selain itu, ada beberapa nama yang juga muncul seperti Bill Clinton, Pangeran Andrew, Donald Trump, dan Bill Gates.
Dalam unggahan di platform X, Anwar Ibrahim membagikan tanggapan atas pemberitaan itu. Ia menulis bahwa ia baru tahu bahwa ada orang luar yang mencoba mengatur pertemuan dan bahkan menyebut namanya dalam email terkait kasus Epstein. Ia menegaskan rasa syukurnya karena seperti disebutkan dalam email itu, peristiwa tersebut terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Anwar menekankan bahwa ia sama sekali tidak memiliki hubungan dengan pihak-pihak yang terlibat, termasuk Epstein. Ia juga menyatakan bahwa ia baru mengetahui tentang pihak luar yang ingin bertemu dan siap mengutip namaannya dalam email.
Nama Anwar Ibrahim tampil di antara beberapa tokoh dunia yang namanya muncul dalam dokumen Epstein yang dirilis DOJ. Selain itu, ada beberapa nama yang juga muncul seperti Bill Clinton, Pangeran Andrew, Donald Trump, dan Bill Gates.