Pipa Gas di Riau Meledak, Banyak Korban Terluka!
Sekitar 10 orang mengalami luka-luka dan beberapa bangunan serta kendaraan terbakar setelah meledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Ledakan tersebut terjadi pada Jumat kemarin saat api menyembur hingga ketinggian 15 meter karena adanya kebocoran pipa gas bawah tanah.
Kepala Kepolisian Resor Inhil AKBP Farouk Oktora mengatakan bahwa enam korban luka bakar sedang menjalani penanganan medis secara intensif. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka ringan karena terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang membumbung tinggi.
Selain korban luka, lima truk dan lima sepeda motor yang sedang terparkir di kios pinggir jalan lintas Sumatra hancur akibat terbakar. Api tidak merembet lebih jauh ke permukiman utama warga yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat pipa yang bocor.
Arus lalu lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dan Jambi sempat ditutup untuk keamanan saat api menyembur. Namun, situasi saat ini sudah aman dan jalur lintas timur Sumatra telah dibuka kembali secara normal.
Insiden bermula sekitar pukul 16.00 WIB kemarin ketika warga mendengar suara dentuman keras. Tak lama setelah itu, api menyembur akibat adanya kebocoran pipa gas bawah tanah tersebut.
Sekitar 10 orang mengalami luka-luka dan beberapa bangunan serta kendaraan terbakar setelah meledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Ledakan tersebut terjadi pada Jumat kemarin saat api menyembur hingga ketinggian 15 meter karena adanya kebocoran pipa gas bawah tanah.
Kepala Kepolisian Resor Inhil AKBP Farouk Oktora mengatakan bahwa enam korban luka bakar sedang menjalani penanganan medis secara intensif. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka ringan karena terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang membumbung tinggi.
Selain korban luka, lima truk dan lima sepeda motor yang sedang terparkir di kios pinggir jalan lintas Sumatra hancur akibat terbakar. Api tidak merembet lebih jauh ke permukiman utama warga yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat pipa yang bocor.
Arus lalu lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dan Jambi sempat ditutup untuk keamanan saat api menyembur. Namun, situasi saat ini sudah aman dan jalur lintas timur Sumatra telah dibuka kembali secara normal.
Insiden bermula sekitar pukul 16.00 WIB kemarin ketika warga mendengar suara dentuman keras. Tak lama setelah itu, api menyembur akibat adanya kebocoran pipa gas bawah tanah tersebut.