Pimpinan Ponpes Bergelar Tuan Guru di Lombok Tengah Cabuli Ustazah Sejak Masih Jadi Santriwati

Dugaan Pencabulan di Lombok Tengah, Korban Terduga Tuan Guru Berstatus Santriwati

Korban yang usia di bawah umur diperkosa terduga tuan guru pimpinan pondok pesantren. Dalam kasus ini, korban mengaku sempat memberikan handphone miliknya agar terduga pelaku memotret salah satu bagian vital tubuhnya.

Ketua Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram, Joko Jumadi, menyatakan bahwa pihaknya sudah memiliki bukti dugaan pencabulan terhadap korban. Bukti tersebut berupa rekaman audio yang menunjukkan pengakuan korban tentang perbuatan terduga pelaku.

"Rekaman itu ada dan sudah beredar," katanya kepada VIVA.co.id, Senin 18 Januari 2026. "Pihak kami tidak akan membiarkan hal ini tetap diam," tambahnya.

Dalam kasus ini, korban yang berstatus santriwati mengaku sempat diperkosa oleh terduga tuan guru pimpinan pondok pesantren tersebut. Korban mengatakan bahwa terduga pelaku memiliki modus untuk mempengaruhi psikologis korban dan membuat mereka merasa tidak nyaman.

"Modusnya supaya dikasih doa khusus dari terduga pelaku," kata salah satu santriwati yang mendatangi pihak BKBH Unram. "Tergantung, korban menolak."
 
ini kasus lucu banget sih, tapi kalau benar2 seperti itu, ituuuuh... terduga tuan guru nggak sabenarnya, kalau korban yang nggak berstatus santriwati juga bisa dipaksa memberikan doa khusus. tapi apa yang penting, korban sudah aman dan tidak ada lagi, jadi itu yang harus dihargai. pihak lembaga juga harus mengambil tindakan yang tepat, nggak boleh biar ini terus berlanjut.
 
oh yah, kasus ini sangat memprihatinkan πŸ€•. siapa tahu kalau korban itu sekarang sudah pulih dan bisa kembali ke hidupnya yang normal. tapi sayangnya masih ada banyak korban seperti ini yang harus menghadapi kesulitan karena perbuatan orang lain yang salah πŸ’”. kita semua harus waspada dan mendukung korban ini agar bisa pulih dari pengalaman buruk itu πŸ€—.
 
ini kasus yang bikin perasaan kita semua macet banget... si tuan guru itu benar-benar kriminal, tapi apa lagi yang bisa dibilang? dia sudah bisa mempengaruhi psikologi korban sampai ke titik dimana korban merasa tidak nyaman dan bahkan mau memberikan doa khusus padanya πŸ€•. ini sih kasus yang perlu diatasi dengan serius, tapi aku malah curiga apa ada lama-langkah lain yang belum kita ketahui tentang hal ini...
 
ini kabar yang sangat terhuyung-hunyungkan banget! korban itu masih anak-anak, bagaimana bisa ada tuan guru yang bisa melakukannya? dan korban itu sudah memberikan handphone miliknya agar terduga pelaku memotret salah satu bagian vital tubuhnya... ini adalah kesalahan akhirat dari pihak sekolah, harus diinvestigasi lebih lanjut!
 
ini kasus yang bikin perasaan kita semua kesal... siapa nya punya kekuasaan seperti itu, bisa buat korban terluka begitu saja... dan kayaknya ada cara khusus buat membuat korban merasa tidak nyaman, ini bukan cuma pencabulan aja, tapi juga bikin korban tergantung pada pelaku... siapa nya punya modus seperti itu, harus dihukum yang tulus...
 
Maksudnya siapa bisa toleran diperkosa? Apalagi kalau korban masih berstatus santriwati? Nah, ini kasus yang bikin aku jujur bingung, gini perlu diinvestigasi lebih lanjut. Siapa nanti pelaku dan buktinya apa sih? Karena korban bisa memberikan rekaman audio yang bikin dugaan pencabulan terbukti. Gak perlu lagi diskusi tentang apakah ini benar atau tidak, sudah ada bukti yang jelas.
 
Lihat siapa lagi korban pencabulan di Indonesia... πŸ€¦β€β™‚οΈ Saya rasa harus ada perubahan di masyarakat kita agar korban pencabulan lebih mudah mengakses bantuan dan perlindungan. Santriwati yang korban ini bukan itu biasanya berstatus kuat, tapi sayangnya ini bisa terjadi pada siapa saja.

Saya juga penasaran dengan modus yang digunakan oleh pelaku, kalau benar-benar ada doa khusus yang diminta dari korban. Apakah ini ada hubungannya dengan peran tuan guru dalam pondok pesantren? Belum ada bukti apa pun yang terunggul di sini.

Saya harap BKBH Universitas Mataram bisa mengambil tindakan yang tepat dan memberikan perlindungan yang tepat bagi korban ini. Ini adalah kesempatan untuk memperbaiki sistem dan membuat masyarakat kita lebih aman, tidak hanya untuk korban pencabulan tapi juga untuk semua orang Indonesia πŸ™
 
ini kasusnye serius banget πŸ€• selama ini gue pikir kalau web ini aman kan? tapi ternyata ada orang tua guru yang bisa melanggar hak-hak anaknya 🚫. aku rasa modus yang digunakan oleh terduga pelaku ini sangat konyol πŸ™„ sih, bikin korban merasa tidak nyaman itu nggak sabar-sabar aja πŸ€¦β€β™€οΈ. tapi apa yang diibaratkan? ada bukti ya, rekaman audio dari pihak BKBH Unram πŸ“Ή. aku rasa ini harus ditangani dengan serius, tapi aku juga pikir web ini harus selalu memprioritaskan keamanan pengguna πŸ‘.
 
Saya rasa kalau suatu saat aku pun terkena hal serius seperti ini aku akan sangat bingung dan kesepian, karena aku punya adik yang masih SD aku rasa aku pasti akan sangat sakit hati πŸ€•. Tapi secara logis kalau ada bukti yang jelas sih, maka tidak bisa dipertahankan bahwa hal tersebut adalah penipuan. Mungkin ada kebenaran di baliknya yang nanti ketahuan dan dia punya alasan yang benar di balik tindakannya?
 
ini kasus yang bikin rasa ngeri banget, si korban masih anak-anak kecil dan terduga tuan guru itu bule banget, gimana kalau korbannya punya keluarga sendiri yang mau melawan? modus si tuan guru itu supaya korban menolak doa khusus, ini seperti cerita film aja 🀯. pihak BKBH harus bertindak cepat agar hal ini tidak berlanjut lagi, kalau tidak korban bisa jadi korban yang kedua ya 😞.
 
Gue penasaran kenapa gini terjadi di Lombok. Bayangin aja kalau tuan guru yang dipercaya itu bisa melakukan hal seperti itu padanya. Korban masih muda dan belum punya pengalaman nyata. Bagaimana dia bisa belajar cara menghadapi situasi seperti itu? Kenapa korban harus buat rekaman audio untuk membuktikan apa yang terjadi padanya? Ini gue rasa sangat berisiko, tapi pihak BKBH nggak mau biarkan hal ini tetap diam. Gue harap korban bisa mendapatkan bantuan dan perlindungan yang sepadan dengan dirinya.
 
Dua hal yang bikin saya penasaran deh, kalau benar terduga tuan guru yang berstatus santriwati itu memang bikin korban merasa tidak nyaman dan membuat mereka kasih doa khusus dari pelaku. Tapi, apa yang bikin saya ragu-ragu lagi, kalau pihak BKBH sudah punya bukti rekaman audio yang konfirmasikan pengakuan korban, tapi sebenarnya bukti itu masih apa aja? Apakah benar-benar ada proof yang cukup untuk memproses kasus ini? Saya juga penasaran, apa yang bikin pihak BKBH Unram bisa langsung mengumumkan hal ini tanpa proses hukum yang lengkap? Saya harap kasus ini bisa selesai dengan cepat dan ada penutupan yang jelas πŸ’”
 
Pencabulan di kalangan remaja, seringkali terjadi karena kurangnya kesadaran dan pendidikan seksual yang baik. Saya rasa kita harus mulai dari rumah tangga, sekolah, dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan kesadaran ini. Kita harus mengajar anak-anak muda agar bisa berpikir jernih dan tidak terlalu terpengaruhi oleh orang lain. Modus seperti itu di sini memang sangat menyerang psikologis korban, membuat mereka merasa tidak nyaman dan takut. Kita harus segera mengambil tindakan untuk mencegah hal ini dari terjadi kembali.
 
Pesan ini sangat parah banget πŸ€•! Bagaimana bisa terduga tuan guru bisa melakukan hal seperti itu terhadap anak muda? πŸ™…β€β™‚οΈ Selain itu, modusnya mempengaruhi psikologis korban juga sangat berbahaya πŸ’”. Kamu tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak mau dilakukan. Pihak sekolah dan pemerintah harus serius mengambil tindakan πŸ’ͺ! Mereka harus membuat lingkungan di sekolah aman dan nyaman bagi semua siswa πŸ«πŸ‘. Dan juga, kita harus lebih peduli dengan kasus-kasus seperti ini yang terjadi di Indonesia 🌏. Mari kita jaga agar anak-anak kita selalu aman dan tidak menjadi korban kejahatan πŸ˜” #PesanParahBanget #AmankanSiswa #KitaJagaAman
 
Gini kabaranya! Pencabulan di pondok pesantren Lombok Tengah ini bikin aku penasaran, tapi bukti apa sih yang ada? Audio rekaman yang terdapat di kasus ini kayaknya penting banget, tapi bukannya harus disebarkan ke publik juga, ayo jangan menutup mulut πŸ™…β€β™‚οΈ. Aku rasa korban punya hak untuk berbicara dan mengungkapkan apa yang terjadi padanya, tapi apa salahnya jika pihak BKBH Unram ingin berkomunikasi langsung dengan korban juga? Mungkin ada cara lain yang lebih efektif daripada menyalipkan audio rekaman ke publik.
 
kembali
Top