Badai Goretti Memeluk Eropa, Warga Gelap Gulita Terluka
Sehari ini, badai Goretti melanda wilayah Eropa utara, menyebabkan pemadaman listrik massal dan penutupan sekolah di puluhan wilayah. Seluruh Eropa terjaga nyenyak malam ini, kecuali beberapa daerah di Prancis dan Inggris yang mengalami hamburan angin kencang.
Dalam badai ini, sekitar 380.000 rumah tangga di Prancis mengalami pemadaman listrik pada Jumat (9/1/2026) waktu setempat, terutama di wilayah Normandia utara. Di Inggris, sekitar 65.000 rumah tangga juga kehilangan aliran listrik.
Gangguan ini menyebabkan perusahaan kereta api nasional Inggris memperingatkan layanan kereta akan terganggu selama beberapa hari ke depan dan meminta warga menghindari perjalanan yang tidak mendesak. Di Prancis utara, sekolah-sekolah ditutup di puluhan wilayah.
Selain itu, badai Goretti juga menyebabkan banjir mematikan di kawasan Balkan. Polisi Albania menemukan jenazah seorang pria di kota Durres setelah terseret arus banjir.
Dampak cuaca ekstrem ini sangat mencurigakan, terutama jika dibandingkan dengan musim dingin biasanya. Ahli meteorologi menyatakan bahwa kejadian seperti ini jarang terjadi dan akan semakin jarang di masa depan karena perubahan iklim.
Sehari ini, badai Goretti melanda wilayah Eropa utara, menyebabkan pemadaman listrik massal dan penutupan sekolah di puluhan wilayah. Seluruh Eropa terjaga nyenyak malam ini, kecuali beberapa daerah di Prancis dan Inggris yang mengalami hamburan angin kencang.
Dalam badai ini, sekitar 380.000 rumah tangga di Prancis mengalami pemadaman listrik pada Jumat (9/1/2026) waktu setempat, terutama di wilayah Normandia utara. Di Inggris, sekitar 65.000 rumah tangga juga kehilangan aliran listrik.
Gangguan ini menyebabkan perusahaan kereta api nasional Inggris memperingatkan layanan kereta akan terganggu selama beberapa hari ke depan dan meminta warga menghindari perjalanan yang tidak mendesak. Di Prancis utara, sekolah-sekolah ditutup di puluhan wilayah.
Selain itu, badai Goretti juga menyebabkan banjir mematikan di kawasan Balkan. Polisi Albania menemukan jenazah seorang pria di kota Durres setelah terseret arus banjir.
Dampak cuaca ekstrem ini sangat mencurigakan, terutama jika dibandingkan dengan musim dingin biasanya. Ahli meteorologi menyatakan bahwa kejadian seperti ini jarang terjadi dan akan semakin jarang di masa depan karena perubahan iklim.