Pemerintah Indonesia meluncurkan pernyataan resmi terkait penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat. Kemlu RI menyatakan bahwa Pemerintah AS harus menahan diri dan mengedepankan dialog dengan pihak yang terlibat.
Menurut Kemlu RI, Indonesia sangat peduli terhadap setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan di Venezuela. Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas setiap tindakan yang dapat menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional dan mengganggu stabilitas serta perdamaian kawasan.
Kemlu RI juga menegaskan pentingnya komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka. Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB serta hukum humaniter internasional.
Kemlu RI menekankan perlindungan terhadap warga sipil dan keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama. Indonesia berharap bahwa semua pihak dapat menjalin dialog yang positif dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi di Venezuela.
Menurut Kemlu RI, Indonesia sangat peduli terhadap setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan di Venezuela. Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas setiap tindakan yang dapat menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional dan mengganggu stabilitas serta perdamaian kawasan.
Kemlu RI juga menegaskan pentingnya komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka. Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB serta hukum humaniter internasional.
Kemlu RI menekankan perlindungan terhadap warga sipil dan keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama. Indonesia berharap bahwa semua pihak dapat menjalin dialog yang positif dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi di Venezuela.